CARA TUHAN TAK TERDUGA DAN PENUH KEJUTAN
RHEMA HARI INI
Yesaya 43:19a Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya?
Beberapa waktu lalu, seorang pemuda bernama Daniel mengalami masa-masa penuh kekecewaan. Ia sudah berusaha mencari pekerjaan selama berbulan-bulan, tetapi tak satu pun pintu terbuka. Setiap hari ia berdoa, “Tuhan, lakukanlah sesuatu.” Namun, ia tidak merasakan adanya perubahan. Sampai suatu hari, tanpa disangka-sangka, seorang teman lamanya menghubungi dan menawarkan kesempatan magang di sebuah perusahaan kecil. Tidak besar, tidak bergengsi, tetapi dari tempat kecil itulah peluang baru terbuka. Dalam beberapa bulan, Daniel dipromosikan karena kinerja baiknya. Ia pun menyadari bahwa jawaban Tuhan datang dengan cara yang tak pernah ia duga sebelumnya.
Kisah Daniel ini mengingatkan kita pada janji Tuhan dalam Yesaya 43:19, “Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru…” Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan tetap sama: setia, penuh kasih, dan tidak berubah dalam karakter-Nya. Namun, cara-Nya bekerja sering kali melampaui pola pikir manusia. Dia membuka jalan melalui hal-hal yang tampak kecil, sederhana, bahkan kadang tidak kita perhatikan. Ya, di balik kejadian yang tampak biasa, Tuhan sedang menumbuhkan sesuatu yang baru, sesuatu yang mungkin belum kita sadari.
Karena itu, mari membuka hati dan mata rohani kita. Jangan membatasi Tuhan hanya pada cara-cara yang kita inginkan. Izinkan Dia bekerja dengan cara-Nya sendiri; cara yang selalu baru, kreatif, dan penuh kejutan. Percayalah, ketika Tuhan berkata Dia sedang melakukan hal yang baru, maka sesuatu sedang bertumbuh dalam hidup kita, bahkan sebelum kita melihat perwujudannya. Tinggalkan cara berpikir lama di tahun yang sudah lalu, dan nantikan bagaimana Tuhan akan bekerja di tahun keajaiban baru ini. (AM)
RENUNGAN
Tuhan tidak berubah dalam kasih-Nya, tetapi CARA-NYA bekerja SELALU BARU dan PENUH KEJUTAN.
APLIKASI
1. Bagian mana dalam hidup Anda yang selama ini Anda batasi karena ingin Tuhan bekerja dengan cara yang Anda pikirkan?
2. Peristiwa kecil apa yang akhir-akhir ini mungkin merupakan tanda Tuhan sedang melakukan sesuatu yang baru?
3. Langkah iman apa yang perlu Anda ambil untuk menyambut karya Tuhan yang baru dalam hidup Anda?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, terima kasih karena kasih-Mu tidak pernah berubah. Tolong kami untuk percaya bahwa cara-Mu bekerja selalu baru dan penuh kejutan. Bukalah mata rohani kami untuk melihat karya-Mu yang sedang tumbuh dalam hidup kami. Ajari kami untuk tidak membatasi Engkau, tetapi berjalan dalam iman dan ketaatan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Tawarikh 28-29; Yohanes 17
TAHUN PEMULIHANMU SUDAH TIBA
RHEMA HARI INI
Yesaya 43:19 Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.
Malam itu, Dina duduk sendirian di kamar kecilnya. Lampu temaram menerangi layar laptop yang terbuka; email lamaran yang tak kunjung berbalas, catatan keuangan yang semakin menipis, dan hati yang terasa seperti padang gurun: kering, sunyi, dan penuh rasa gagal. Ia menatap bayangannya di cermin dan bergumam pelan, “Aku lelah… apakah jalan hidupku sudah buntu?” Di tengah keheningan itu, sebuah kenangan masa kecil tiba-tiba muncul.
Ia teringat saat berkunjung ke sebuah gua wisata. Ketika semua lampu dipadamkan, suasana menjadi gelap total. Lalu pemandu menyalakan satu lilin kecil. Ajaib! dalam kegelapan pekat, cahaya kecil itu tampak begitu terang dan menenangkan. Saat itulah Dina tersadar: Tuhan tidak menunggu semua lampu menyala untuk menunjukkan jalan. Tuhan hanya membutuhkan satu cahaya kecil untuk memulai pemulihan. Beberapa hari kemudian, kabar yang tak pernah ia bayangkan datang. Dina diterima bekerja di sebuah perusahaan yang bahkan tidak pernah ia lamar. Mereka menemukan portofolionya dari sebuah unggahan lama di internet. Di situlah Dina mengerti, jalan itu bukan ia yang membuka, Tuhanlah yang membukanya, tepat ketika hidupnya terasa paling kering.
Sering kali hidup kita pun seperti padang gurun; kering, kosong, dan seakan tak memiliki arah. Namun ayat hari ini menegaskan bahwa Tuhan sedang melakukan sesuatu yang baru, bahkan saat mata kita belum melihat apa-apa. Pemulihan tidak selalu dimulai ketika hasilnya nyata. Pemulihan dimulai ketika Tuhan bekerja diam-diam di balik layar kehidupan kita. Karena itu, mari belajar percaya kepada Tuhan dalam setiap musim hidup. Ia sanggup membuat jalan ketika tidak ada jalan. Percayalah, tahun pemulihanmu sudah tiba. (OSA)
RENUNGAN:
TAHUN PEMULIHAN Anda SUDAH TIBA.
APLIKASI
1. Apa hal-hal yang hilang dari hidup Anda sepanjang tahun lalu?
2. Bagaimana respons Anda saat mengalami kehilangan tersebut?
3. Apa langkah iman sederhana yang bisa Anda ambil untuk menegaskan bahwa Anda percaya Tuhan sedang membuka jalan baru bagi Anda?
DOA UNTUK HARI INI
"Bapa, kami bersyukur atas penyertaan-Mu sepanjang tahun lalu. Banyak hal yang telah terjadi dalam kehidupan kami, namun kami percaya bahwa tahun pemulihan kami sudah tiba. Apa yang hilang dari kami tahun lalu, Tuhan sanggup pulihkan melebihi dari apa yang sanggup kami bayangkan atau pikirkan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin."
BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Tawarikh 25-27;Yohanes 16
BENIH DARI PEMULIHAN
RHEMA HARI INI
1 Tesalonika 5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
Sepasang suami istri tengah menghadapi kesulitan ekonomi yang berat. Penghasilan suami merosot, kebutuhan terus meningkat, dan keadaan terasa semakin menghimpit. Namun sang istri tidak tinggal diam, ia mencari peluang, mencoba usaha kecil-kecilan, bahkan mengambil pekerjaan tambahan untuk membantu suaminya. Meski lelah dan penuh tekanan, ia memilih untuk tetap bersyukur dan percaya bahwa Tuhan sanggup membuka jalan. Dengan ketekunan dan hati yang penuh syukur, perlahan keadaan mereka berubah, hingga akhirnya mereka berhasil melewati masa sukar itu.
Firman Tuhan dalam 1 Tesalonika 5:18 mengingatkan bahwa kita harus selalu mengucap syukur dalam keadaan apapun. Bukan hanya mengucap syukur untuk situasi yang baik, tetapi juga dalam keadaan yang sulit sekalipun. Mengucap syukur adalah sikap iman yang membuka pintu pemulihan ilahi. Ketika kita memilih bersyukur, kita sedang menabur sebuah benih yang kelak Tuhan tumbuhkan menjadi kekuatan, pertolongan, dan pemulihan. Sama seperti pasangan suami istri itu, ucapan syukur menjadi fondasi yang menyiapkan hati mereka menerima pertolongan Tuhan pada waktu-Nya.
Hari ini, mari kita memilih untuk hidup dalam ucapan syukur, apa pun yang sedang kita hadapi. Meskipun keadaan kita terasa berat dan jalan keluar belum tampak, tetaplah mengucap syukur. Jangan biarkan tekanan hidup mencuri pujian dari mulut kita. Ucapan syukur bukanlah hasil dari keadaan baik, tetapi pilihan iman di tengah keadaan yang buruk. Ketika kita bersyukur, kita sedang menabur benih pemulihan yang Tuhan pasti tumbuhkan menjadi kemenangan. Mari jadikan ucapan syukur sebagai gaya hidup, sebab ucapan syukur adalah benih pemulihan, dan Tuhan setia menyempurkana apa yang kita tabur bagi-Nya. (LEW)
RENUNGAN:
UCAPAN SYUKUR adalah BENIH PEMULIHAN.
APLIKASI
1. Di area hidup mana Anda paling sulit mengucap syukur saat ini?
2. Hal kecil apa yang bisa Anda syukuri hari ini sebagai langkah iman?
3. Bagaimana ucapan syukur dapat mengubah cara Anda melihat masalah yang sedang Anda hadapi?
DOA UNTUK HARI INI
"Tuhan Yesus, kami memilih untuk mengucap syukur dalam segala hal. Ajari kami melihat kebaikan-Mu bahkan di tengah tekanan dan kesulitan. Bentuk hati kami agar tetap percaya bahwa ucapan syukur adalah benih yang Engkau tumbuhkan menjadi pemulihan. Pelihara kami dalam damai sejahtera-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin."
BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Tawarikh 23-24; Yohanes 15
TUTUP PINTU BAGI BELALANG
RHEMA HARI INI
Amsal 28:13 Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.
Tahun 2010, Toyota, perusahaan yang selama puluhan tahun dikenal karena kualitasnya, mengalami krisis besar. Mereka menemukan cacat serius pada jutaan kendaraan. Secara manusia, mereka bisa saja menutupinya demi menjaga nama baik dan menghindari kerugian besar. Tetapi Toyota memilih jalan yang lebih berat: mereka jujur, mengumumkan masalah itu secara terbuka, melakukan recall besar-besaran, meminta maaf, dan memperbaiki proses mereka dari dalam. Keputusan itu mahal. Tetapi justru itulah yang membalikkan keadaan. Kepercayaan publik pulih, reputasi mereka bangkit, dan mereka berdiri lebih kuat daripada sebelumnya, semua karena mereka memilih kejujuran dan pembenahan, bukan menyembunyikan.
Setiap kita merindukan pemulihan; dalam keluarga, keuangan, hubungan, kesehatan, maupun kehidupan rohani kita. Namun Firman Tuhan menegaskan satu prinsip yang tidak bisa dilewatkan: pemulihan sejati tidak dimulai dari luar, tetapi dari dalam. Amsal 28:13 mengingatkan bahwa saat kesalahan ditutup-tutupi, kerusakan justru bertambah. Apa pun yang kita sembunyikan akan terus menjadi pintu terbuka bagi “belalang,” yaitu hal-hal yang menggerogoti hidup kita. Tetapi ketika kita berani jujur, mengakui, dan meninggalkan dosa kita, maka pintu-pintu itu tertutup, dan Tuhan mulai bekerja memulihkan bagian-bagian hidup kita yang rusak.
Mungkin ada area dalam hidup kita yang selama ini kita simpan rapat-rapat. Hal kecil yang kita anggap sepele, tetapi diam-diam menggerogoti sukacita dan damai sejahtera kita. Hari ini, Tuhan mengundang kita untuk datang dan berkata apa adanya, “Tuhan, aku mau jujur. Aku mau berubah. Tutup pintu-pintu bagi belalang, dan bukakan pintu pemulihan-Mu.” Amin. (KK)
RENUNGAN:
Pemulihan datang ketika PINTU-PINTU bagi BELALANG DITUTUP.
APLIKASI
1. Hal apa yang selama ini mungkin Anda sembunyikan atau abaikan, yang justru menjadi pintu bagi “belalang” merusak hidup Anda?
2. Langkah kejujuran apa yang akan Anda lakukan hari ini untuk memulai pemulihan?
3. Pemulihan apa yang mulai Anda rasakan ketika Anda menutup pintu belakang bagi belalang?
DOA UNTUK HARI INI
"Tuhan, tunjukkanlah kepada kami setiap bagian hidup kami yang perlu dibereskan. Beri kami keberanian untuk mengaku, kerendahan hati untuk berubah, dan kekuatan untuk meninggalkan apa pun yang tidak berkenan kepada-Mu. Tutup pintu-pintu bagi belalang dan bukakan pintu pemulihan-Mu atas hidup kami. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Tawarikh 21-22; Yohanes 14
MOMEN ILAHI YANG MENGUBAHKAN
RHEMA HARI INI
Kejadian 41:14 Kemudian Firaun menyuruh memanggil Yusuf. Segeralah ia dikeluarkan dari tutupan; ia bercukur dan berganti pakaian, lalu pergi menghadap Firaun.
Abraham Lincoln lahir dari keluarga sangat miskin. Pendidikan formalnya hanya sekitar satu tahun, selebihnya ia tumbuh dengan bekerja keras, membelah kayu, menjaga ternak, dan membantu di ladang. Lincoln muda juga bergumul dengan depresi mendalam; teman-temannya bahkan harus menyembunyikan pisau cukurnya karena takut ia melukai diri sendiri. Saat masuk ke dunia politik, kegelapan hidupnya seolah masih berlanjut. Ia gagal menjadi anggota legislatif, membuka usaha tapi bangkrut dan terlilit hutang, kalah dalam pemilihan kongres, gagal menjadi senator, dan kembali kalah dalam pencalonan berikutnya. Tetapi dalam satu momen, ketika banyak orang meremehkannya sebagai “orang kampung” tanpa pendidikan, Lincoln justru memenangkan pemilihan Presiden Amerika Serikat tahun 1860. Tahun-tahun kegelapan berubah menjadi tahun-tahun kemenangan, dan sejarah mencatatnya sebagai salah satu presiden terbaik Amerika Serikat.
Yusuf pun mengalami jalan panjang kegelapan. Walaupun masa mudanya penuh kenyamanan, hidupnya berubah drastis: dijual saudara-saudaranya, difitnah, dipenjara, dan dikhianati juru minum. Tiga belas tahun penuh kesesakan dan penantian. Namun ketika waktu Tuhan tiba, semuanya berubah dalam satu momen. Dari seorang tahanan yang dilupakan, Yusuf dipanggil Firaun, dibersihkan, dipakaikan pakaian baru, dan diangkat menjadi penguasa kedua setelah Firaun. Pemulihan Tuhan bukan pemulihan biasa tetapi dahsyat, berbalik total, dan di atas segala perkiraan manusia.
Hari ini, kita diingatkan bahwa Tuhan sanggup melakukan hal yang sama dalam hidup kita. Jika kita melewati tahun-tahun kegelapan, tahun-tahun penuh kesesakan, Tuhan tidak pernah berhenti memperhatikan. Ketaatan kita, kesetiaan kita, air mata, doa, dan jeritan hati kita tidak pernah luput dari pandangan-Nya. Ketika momen ilahi itu tiba, Tuhan mampu membalikkan keadaan dalam sekejap. Berharaplah, sebab apa yang sedang Tuhan kerjakan jauh lebih besar dari yang bisa kita pikirkan atau doakan. (CG)
RENUNGAN:
Tuhan MAMPU MENGUBAH tahun-tahun kegelapan dalam satu momen ilahi.
APLIKASI
1. Di tengah situasi sulit yang sedang Anda alami saat ini, bagaimana Anda bisa menjaga hati untuk tetap setia dan taat kepada Tuhan?
2. Langkah kecil apa yang bisa Anda ambil hari ini untuk membuka hati kepada karya Tuhan, meskipun perubahan belum terjadi?
3. Area hidup apa yang paling perlu Anda serahkan sepenuhnya kepada kehendak dan waktu-Nya?
DOA UNTUK HARI INI
"Tuhan, kami datang kepada-Mu dengan hati yang percaya bahwa Engkau bekerja meski kami belum melihatnya. Tolong kami berjalan dengan iman, melangkah dengan setia, dan tetap berharap kepada-Mu. Pulihkan kekuatan kami, lembutkan hati kami, dan tuntun kami melihat kemuliaan-Mu dinyatakan atas hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin."
BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Tawarikh 19-20; Yohanes 13:21-38
TAHUN YANG DIMAHKOTAI TUHAN
RHEMA HARI INI
Mazmur 65:12 Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu, jejak-Mu mengeluarkan lemak;
George Müller, seorang penginjil dan pendiri panti asuhan Ashley Down di Bristol, Inggris, dikenal sebagai tokoh iman yang seluruh pelayanannya berdiri di atas dasar doa. Kesaksian tentang Tuhan yang menolongnya, termasuk kisah terkenal ketika persediaan makanan panti asuhan habis tetapi Tuhan menyediakan roti dan susu tepat saat sarapan, dicatat langsung oleh Müller dalam seri bukunya Narratives of the Lord’s Dealings with George Müller. Dalam catatan-catatan tersebut, ia menuliskan ratusan mujizat pemeliharaan Tuhan, yang menunjukkan bahwa Allah bukan hanya menghapus “belalang masalah”, tetapi juga memenuhi dengan kebaikan yang melimpah, bahkan pada saat-saat paling kritis.
Itulah isi Mazmur 65:12. Pemazmur melihat bahwa Tuhan bukan hanya menghentikan kesulitan, tetapi Ia memahkotai tahun, mengisinya dengan kebaikan, kelimpahan, dan jejak-jejak berkat yang berlimpah. Sama seperti Müller yang bukan hanya dilepaskan dari kekurangan, tetapi menerima pemeliharaan yang berlimpah, demikian juga Tuhan ingin memahkotai tahun-tahun kita.
Di hari-hari terakhir tahun 2025 ini, mungkin kita juga merasakan “belalang” yang menggerogoti sukacita, kekuatan, dan damai sejahtera. Namun Allah yang memelihara Müller adalah Allah yang sama yang berjalan bersama kita hingga hari ini. Ia sanggup menghentikan serangan masalah, memulihkan apa yang hilang, dan mengaruniakan tahun yang dipenuhi kebaikan dari tangan-Nya sendiri. Sambut tahun 2026 dengan hati yang percaya, sebab setiap langkah bersama Tuhan akan selalu meninggalkan jejak berkat yang tidak pernah habis. (AO)
RENUNGAN:
Tuhan tidak hanya MENGHAPUS BELALANG MASALAH, tetapi Dia juga akan MEMAHKOTAI tahunmu.
APLIKASI
1. Belalang apa yang terasa paling menggerogoti hidup Anda di tahun ini: kekuatan, sukacita, keuangan, atau hubungan?
2. Di bagian mana Anda melihat campur tangan Tuhan, meski kecil, seperti pemeliharaan tepat waktu yang dialami Müller?
3. Langkah nyata apa yang akan Anda lakukan hari ini untuk menyatakan iman akan pemeliharaan Tuhan yang ajaib?
DOA UNTUK HARI INI
"Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau Tuhan yang memulihkan dan memahkotai hidup kami dengan kebaikan-Mu. Kami percaya hanya Engkau yang sanggup menghapus setiap “belalang masalah” dalam hidup kami di tahun 2025 dan menggantikannya dengan berkat serta kekuatan baru untuk melangkah di tahun 2026. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin."
BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Tawarikh 17-18; Yohanes 13:1-20
Categories
Latest Posts