RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

20 January 2026 Tim Penulis Renungan
DASAR DARI KUAT BUKANLAH KEBERHASILAN Ingat, dasar KUATMU bukanlah keberhasilanmu. Zakharia 4:6b Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman Tuhan semesta alam. Sering kali kita merasa kuat saat hidup berjalan lancar dan keberhasilan menyertai langkah kita. Tanpa disadari, keberhasilan itu menjadi sandaran utama hidup kita. Ketika pencapaian itu hilang atau gagal kita raih, hati pun mudah goyah dan iman terasa melemah. Padahal, keberhasilan bisa berubah sewaktu-waktu, tetapi Tuhan tetap setia dan tidak pernah berubah. Firman Tuhan mengingatkan bahwa kekuatan sejati tidak bersumber dari apa yang kita capai, melainkan dari siapa yang kita percayai. Ketika Tuhan menjadi dasar hidup kita, kita tetap dapat berdiri teguh di tengah kegagalan, penolakan, dan kesulitan. Kekuatan yang berasal dari Tuhan tidak ditentukan oleh keadaan, tetapi oleh hubungan yang benar dengan-Nya. Karena itu, marilah kita memeriksa kembali dasar hidup kita. Jangan membangun iman di atas keberhasilan semata, tetapi di atas kesetiaan Tuhan. Datanglah kepada-Nya dalam setiap musim kehidupan dan bersandarlah sepenuhnya pada kasih serta kuasa-Nya, sebab di sanalah kekuatan sejati ditemukan. (SZ) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | www.gbika.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

19 January 2026 Tim Penulis Renungan
TUHAN BUKA JALAN BARU Tahun ini Tuhan akan buka JALAN YANG BARU. Ayub 5:9 “Ia melakukan perbuatan-perbuatan yang besar dan yang tak terduga, serta keajaiban-keajaiban yang tak terbilang banyaknya;” Kita mungkin pernah mendengar tentang jalan Trans-Papua, sebuah proyek besar yang membelah gunung dan hutan lebat. Banyak yang menganggapnya mustahil. Medan yang ekstrem, alam yang sulit ditaklukkan, dan keterbatasan manusia membuat proyek ini seolah tidak mungkin terwujud. Namun pada akhirnya, jalan itu terbuka. Ketika jalan itu dibangun, daerah-daerah yang terisolasi mulai terhubung. Akses antar kota membaik, kehidupan masyarakat meningkat, dan harapan baru lahir. Di tahun 2026 ini, Tuhan rindu mengerjakan hal yang sama dalam hidup kita. Ia adalah Allah yang membuka jalan di tempat yang tidak ada jalan. Jalan yang tidak kita bayangkan, jalan yang terlihat mustahil karena harus “membelah gunung dan hutan” persoalan hidup namun Tuhan sanggup mengerjakannya. Entah itu jalan pemulihan keuangan, pemulihan keluarga, kesehatan, masa depan, atau pengharapan yang sempat padam, Tuhan sanggup membuka jalan-Nya. Mari melangkah dengan iman yang lebih kuat. Saat kita percaya dan berjalan bersama Yesus, yang mustahil menjadi mungkin. Setiap jalan baru yang tak terbayangkan akan Tuhan bukakan dengan cara-Nya yang ajaib dan tepat waktu. (TS) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | www.gbika.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

17 January 2026 Tim Penulis Renungan
KETAATAN MEMBUKA JALAN Ketaatan membuka JALAN BAGI MUJIZAT; parit yang engkau gali hari ini akan dipenuhi air Tuhan esok hari. 2 Raja-Raja 3:18a “Dan itu pun Adalah perkara ringan di mata Tuhan.” Seorang ayah melihat anaknya panik karena sepeda rusak menjelang berangkat sekolah. Rantai lepas, bannya kempes, dan anak itu menangis karena merasa semuanya sudah terlambat. Sang ayah tersenyum, mengambil kunci, memompa ban, membetulkan rantai, dan dalam hitungan menit sepeda kembali normal. Bagi sang anak, masalah itu terasa besar dan menakutkan. Namun bagi ayah yang berpengalaman, itu hanyalah perkara kecil. Perbedaan sudut pandang dan kemampuan membuat masalah besar berubah menjadi sesuatu yang ringan untuk diselesaikan. Dalam 2 Raja-Raja 3:18a, Tuhan menegaskan bahwa apa yang mustahil di mata manusia sering kali hanyalah perkara ringan bagi-Nya. Bangsa Israel melihat kekeringan dan peperangan sebagai ancaman besar, tetapi Tuhan melihatnya dari sudut kuasa-Nya yang tak terbatas. Ayat ini mengajar kita bahwa keterbatasan manusia tidak pernah membatasi Allah. Ketika kita membawa masalah kepada Tuhan, kita perlu percaya bahwa Dia berdaulat penuh atas segala situasi, sekecil atau sebesar apa pun menurut kita. Mari belajar mengubah cara pandang kita terhadap masalah. Jangan membesarkan persoalan dan mengecilkan Tuhan. Datanglah kepada-Nya dengan iman, serahkan kekhawatiran, ketakutan, dan pergumulan hidup. Percayalah, bagi Tuhan tidak ada masalah yang terlalu rumit. Apa yang terasa berat hari ini, di tangan Tuhan bisa menjadi perkara yang ringan dan penuh kemenangan.(FG) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church |www.gbika.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

16 January 2026 Tim Penulis Renungan
HADIRAT TUHAN PEMBUKA JALAN HADIRAT TUHAN membuka jalan ketika semua jalan manusia tertutup. 2 Raja-Raja 3:15 “maka sekarang, jemputlah bagiku seorang pemetik kecapi. Pada waktu pemetik kecapi itu bermain kecapi, maka keekuasaan TUHAN meliputi dia.” Dalam setiap perjalanan hidup, ada masa ketika semua jalan terasa buntu. Logika mentok, usaha gagal, dan harapan menipis. Namun Alkitab mengingatkan bahwa ketika jalan manusia tertutup, hadirat Tuhan justru membuka jalan baru. Inilah kunci dari new journey dan new wonders yang Tuhan sediakan. Dalam 2 Raja-Raja 3:15, Elisa tidak langsung memberi jawaban. Ia terlebih dahulu meminta seorang pemetik kecapi. Saat kecapi dimainkan, hadirat Tuhan turun dan kuasa-Nya meliputi Elisa. Dari hadirat itulah petunjuk ilahi diberikan, dan mujizat pun terjadi. Ini menunjukkan bahwa solusi sejati tidak lahir dari kepanikan, melainkan dari hadirat Tuhan. Seperti bangsa Israel di padang gurun, Tuhan mampu mengeringkan laut dan membanjiri tanah tandus. Namun sering kali Ia menunggu satu hal: hati yang mau mencari dan tinggal dalam hadirat-Nya. Ketika kita memilih masuk ke hadirat Tuhan, maka Ia akan membuka jalan yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. (ZS) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | www.gbika.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

15 January 2026 Tim Penulis Renungan
HUJAN KEAJAIBAN DATANG Sekalipun yang engkau LIHAT kering dan kosong, tetaplah BERKATA: “Hujan keajaiban datang!” Ibrani 11:1 “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang ttidak kita lihat.” Sekalipun yang kita lihat tampak kering dan kosong, iman memanggil kita untuk tidak berhenti berharap. Ada masa ketika doa terasa hampa, usaha seakan sia-sia, dan kenyataan tidak sesuai harapan. Namun iman tidak dibangun dari apa yang terlihat, melainkan dari janji Tuhan yang tidak pernah gagal. Firman Tuhan berkata, “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat” (Ibrani 11:1). Artinya, sebelum hujan benar-benar turun, iman sudah lebih dulu percaya. Sebelum keajaiban nyata, iman sudah lebih dulu bersaksi bahwa Tuhan sedang bekerja. Karena itu, jangan biarkan apa yang kita lihat membungkam iman kita. Tetaplah berkata, “Hujan keajaiban datang!” Ucapkan janji Tuhan dengan berani, berdirilah teguh dalam iman, dan terus melangkah. Percayalah, pada waktunya Tuhan akan mengubah kekeringan menjadi kelimpahan. (MC) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | www.gbika.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

14 January 2026 Tim Penulis Renungan
KETAATAN MENGALIRKAN KEAJAIBAN Jika engkau taat di tempat yang terasa “kering”, Tuhan akan menunjukkan KEAJAIBAN YANG MENGALIR dari batu kehidupanmu. Kejadian 18:14 “Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk TUHAN? Pada waktu yang teelah ditetapkan itu, tahun depan, aku akan kembali mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara mempunyi seorang anak laki-laki.” Saat terjadi kelaparan, Ishak mendapat rhema untuk tidak pindah ke Mesir. Hal ini terdengar tidak masuk akal, karena Mesir merupakan tempat yang jauh lebih baik dibanding Gerar. Namun, Ishak tetap memilih taat kepada Tuhan dengan menabur di tanah Gerar. Berkat ketaatannya, ia menuai hasil berlipat kali ganda. Setiap kita pasti pernah mengalami masa kekeringan, baik di dalam finansial, keluarga, kesehatan, atau studi. Di tengah kondisi sulit itu, mari periksa respon hati kita: apakah kita masih setia mencari Tuhan dan taat kepada firman-Nya? Mari kita belajar untuk merendahkan diri dan mencari wajah-Nya di masa kering yang kita hadapi. Bergabunglah dalam kegerakan doa puasa di awal tahun untuk mendapat rhema khusus dari Tuhan. Melalui rhema tersebut, belajarlah untuk taat, maka keajaiban baru akan Tuhan berikan dalam hidup kita. (ES) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church |www.gbika.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel