MENGEMBALIKAN KASIH MULA-MULA DALAM KELUARGA KITA [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Wahyu 2:1-7

RHEMA HARI INI
Wahyu 2:4-5a Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan.

Abigail adalah seorang istri dari pria yang bernama Nabal. Dicatat di Alkitab, Nabal adalah seorang pria yang kasar dan jahat kelakuannya, sedangkan Abigail adalah seorang wanita cantik yang sangat bijak. Walau tidak disebutkan dalam Alkitab bagaimana awal mula pernikahan mereka dan keseharian Abigail sebagai seorang istri, tapi bisa kita bayangkan pasti tidak mudah bagi Abigail untuk mendampingi dan menjadi penolong bagi Nabal. Ada satu kejadian dalam Alkitab yang menunjukkan bagaimana Abigail tetap tetap mengasihi dan melindungi Nabal, walaupun suaminya adalah seorang yang bebal.

Saat itu Nabal berbuat jahat kepada pasukan Daud sehingga Daud menjadi marah dan berencana hendak memerangi Nabal. Ditengah situasi genting itulah Abigail bertindak menunjukkan pengabdian dan kasihnya sebagai seorang istri. Abigail mendatangi Daud dan memohon belas kasihan kepadanya supaya membatalkan niat Daud membinasakan Nabal. Abigail datang membawa persembahan dan bersujud dengan mukanya sampai ke tanah ( Samuel 25:23 ). Tindakannya ini menunjukkan bahwa Abigail tetap memiliki kasihnya yang mula-mula kepada Nabal. Meskipun menilik sifat suaminya, sangat mungkin suaminya pernah berlaku kasar dan jahat kepadanya. Dan tindakan kasih nya itulah yang membuat Daud akhirnya membatalkan niatnya menghabisi Nabal.

Hari-hari ini, ditengah situasi yang tidak menentu, kasih sudah mulai mendingin. Banyak orang sibuk memikirkan usaha dan kepentingannya sendiri-sendiri. Tapi kita anak-anak Tuhan justru ditantang untuk kembali mengobarkan kasih mula-mula kita ditengah-tengah keluarga kita. Apa yang sudah lama hilang dan tidak kita lakukan untuk menyatakan kasih kita kepada suami atau istri, anak-anak dan orangtua kita, LAKUKANLAH LAGI. Itulah yang dikehendaki Tuhan. Percayalah Firman-Nya ya dan amin. Jika kita mau berjuang melakukan lagi apa yang semula kita lakukan untuk keluarga kita, maka kebahagiaan pasti datang atas keluarga kita. Kita akan menjadi tanda ajaib di tengah-tengah situasi dunia saat ini dan nama Tuhan dipermuliakan. Haleluya!

RENUNGAN
Untuk MENGEMBALIKAN kasih yang semula, LAKUKANLAH LAGI yang semula kita lakukan UNTUK KELUARGA kita.

APLIKASI
1. Adakah hal-hal yang dulu Anda lakukan, namun sekarang tidak lagi, untuk menyatakan kasih pada keluarga Anda?
2. Bagaimana keadaan keluarga Anda? Masihkah ada kasih yang semula di dalamnya?
3. Apa komitmen Anda untuk mengembalikan kasih yang semula dalam keluarga Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, terimakasih atas keluarga yang Engkau percayakan atas kami. Terimakasih atas kasih yang Engkau curahkan di tengah-tengah kami. Kami percaya kasih itu masih ada. Mampukan kami ya Tuhan, supaya kami bisa menyatakan kasih kami kembali seperti dulu kepada keluarga kami, supaya Engkau sungguh-sungguh nyata ada dalam keluarga kami. Didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

MEWARISKAN HIDUP YANG SESUAI KEBENARAN FIRMAN TUHAN [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Amsal 20:1-30

RHEMA HARI INI
Amsal 20:7 Orang benar yang bersih kelakuannya—berbahagialah keturunannya.

Kita mungkin pernah mendengar, saat kita berusaha mengingatkan seseorang yang berbuat salah dan melanggar Firman Tuhan, jawaban yang berbunyi, “Biarkan saya! Semua akibat dari dosa yang saya lakukan akan saya tanggung sendiri akibatnya.” Hal ini sama seperti seorang pengemudi ugal-ugalan di jalan, yang tidak peduli akan keselamatan orang lain. Dia berpikir bahwa kalau sampai dia jatuh atau mengalami kecelakaan, maka dia sendirilah yang akan sakit, terluka dan menderita kerugian. Dia tidak pernah berpikir bahwa dia bisa saja menabrak orang lain atau membuat orang lain juga celaka karena berusaha menghindarinya. Siapapun yang sedang berada di jalan yang sama dengannya saat itu, menanggung resiko yang sama besarnya dengan dia.

Oleh karena itu, kita harus sangat berhati-hati dengan apa yang kita lakukan. Sebab dampaknya bukan hanya akan kita rasakan seorang diri, tetapi bisa mempengaruhi keluarga kita bahkan keturunan kita nantinya. Mereka harus ikut menanggung akibat dari dosa dan kesalahan yang kita lakukan . Benar, Tuhan kita adalah Allah yang penyayang dan pengasih. Yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa. Tapi tidak sekali-kali Tuhan membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat (Keluaran 34:6-7). Dari sinilah semua kutuk berasal, kutuk kemiskinan, sakit penyakit, perceraian, tidak bisa punya keturunan dan lain-lain.

Tentu tidak ada orang yang ingin mewariskan kutukan kepada anak cucunya. Semua pasti ingin memberi warisan yang terbaik bagi keturunannya. Dan salah satu warisan yang sangat berarti bagi anak cucu kita adalah ketika kita memiliki hidup dan kelakuan yang bersih sesuai firman Tuhan. Ini adalah warisan yang jauh lebih berharga ketimbang harta. Sebab orang yang benar dan bersih kelakuannya—berbahagialah keturunannya (Amsal 20:7). Bukan hanya kita sendiri yang akan berbahagia oleh karena kebenaran, namun anak cucu kita akan diberkati dengan kebahagiaan yang tidak biasa dari Tuhan. (PF)

RENUNGAN
Hidup yang bersih SESUAI KEBENARAN firman Tuhan merupakan WARISAN ROHANI yang SANGAT BERARTI bagi anak cucu kita.

APLIKASI
1. Jika secara jujur menilai, sudah bersihkah hidup dan kelakuan Anda?
2. Apa saja yang akan Anda rubah agar hidup Anda bersih dan sesuai kebenaran Firman Tuhan?
3. Apa yang Anda alami dan rasakan ketika Anda hidup sesuai dengan Firman Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, terimakasih Engkau sudah mengingatkan kami untuk senantiasa menjaga hidup dan tingkah laku kami. Ampuni kami jika ada dalam hidup, hati dan kelakuan kami yang kotor di mata-Mu. Bersihkan, sucikan dan kuduskanlah kami dengan kuasa darah-Mu, agar kami dapat memberi warisan yang terbaik bagi anak dan cucu kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

WARISAN YANG MEMPUNYAI NILAI KEKEKALAN

BACAAN HARI INI
Mazmur 103:1-22

RHEMA HARI INI
Mazmur 103:15-17 Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga; apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi. Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu,

Nama Aristotle Socrates Onnasis dikenal sebagai miliader paling kaya sedunia di era tahun 70-an. Onassis memiliki kerajaan bisnis kapal pesiar multinasional. Asetnya meliputi sejumlah pesawat pribadi, hotel, apartemen mewah di beberapa negara, koleksi seni bernilai super mahal, serta pulau pribadi bernilai triliunan rupiah. Saat tutup usia pada 1975, kekayaan pribadinya diperkirakan mencapai US$ 1,97 miliar atau setara Rp 22,6 triliun. Dari pernikahannya dengan Athina Livanos, lahirlah Alexander Onassis dan anak keduanya diberi nama Christina Onassis. Onassis memanjakan kedua anaknya dengan gelimangan harta. Masing-masing anaknya memiliki pesawat pribadi, properti sendiri, serta berbagai kemudahan lainnya. Kedua anaknya terbiasa hidup serba mewah sejak masih kecil.

Naas, di tahun 1973, pada usia 24 tahun, Alexander Onassis menemui ajalnya saat tengah mengendarai pesawat ke Athena. Tak tahan menerima kematian sang putra mahkota yang sangat disayanginya, 2 tahun kemudian Onassis meninggal dunia. Sedangkan Thina, sang ibu, memutuskan untuk bunuh diri di usianya yang ke-45. Christina lah sebagai anak kandung satu-satunya yang masih hidup, yang menerima warisan dari seluruh kekayaaan Onassis. Kekecewaan Christina pada ayahnya yang berselingkuh dari ibunya, ditambah kekayaan yang luar biasa, membuat Christina hidup sangat sembarangan. Sempat berganti-ganti suami dan pacar, terlibat dalam pesta pora dan kecanduan narkoba, di tahun 1988, Christina pun meninggal dunia akibat serangan jantung. Kematian Christina diduga karena dia merasa sangat kesepian, jarang makan, dan terlalu banyak mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan.

Adalah wajar jika orang tua ingin meninggalkan warisan pada anak-anaknya. Namun warisan jasmani tanpa diimbangi dengan warisan rohani dan jiwani, akan sangat mudah lenyap dan habis. Pengetahuan dan skill yang bisa di dapat dari sekolah dan kursus merupakan bekal yang sangat penting bagi masa depan mereka. Juga pernikahan orang tua yang bahagia merupakan warisan sekaligus modal yang sangat berharga untuk anak-anak kita kelak. Sebab anak yang lahir dari keluarga yang harmonis memiliki kondisi jiwa yang jauh lebih stabil dan bahagia ketimbang anak yang lahir dari keluarga yang broken. Tak perlu berkecil hati jika kita tidak bisa memberikan warisan jasmani atau warisan pendidikan. Warisan teladan kehidupan rumah tangga yang harmonis akan menginspirasi anak-anak kita untuk memiliki rumah tangga yang juga harmonis dan bahagia. (PF)

RENUNGAN
Warisan jasmani TANPA DIIMBANGI dengan WARISAN ROHANI dan JIWANI akan sangat MUDAH LENYAP dan HABIS.

APLIKASI
1. Apakah yang Anda pikirkan sebagai warisan untuk anak-anak Anda kelak?
2. Apa komitmen Anda untuk memberikan warisan pengetahuan dan skill pada anak-anak Anda?
3. Sudahkan pernikahan Anda bisa menjadi warisan jiwa yang berharga bagi anak-anak Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Bapa, terimakasih telah mengingatkan kami untuk memberikan warisan yang bernilai kekekalan bagi anak-anak kami malam hari ini. Mampukan kami untuk memberi teladan yang terbaik bagi mereka. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Dengan Mengakui Dosa, Tuhan Akan Meluruskan Kembali Jalan Kita [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Amsal 3:1-26

RHEMA HARI INI
Amsal 3:6: Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

6 tahun sudah suami bu Indi pergi meninggalkan keluarga. Pak Indi tergoda dengan seorang wanita sampai mereka memiliki seorang anak dan memilih untuk tinggal bersama wanita selingkuhannya. Saat pandemi mulai masuk ke Indonesia, usaha pak Indi mengalami kemunduran luar biasa, sampai akhirnya pak Indi harus menyerah dan menutup tempat usahanya. Menjadi pengangguran tanpa pemasukan, wanita selingkuhannya pun meninggalkan anak mereka pada pak Indi dan menikah dengan seorang pria kaya yang berhasil dipikatnya. Pak Indi sangat marah dan kecewa, tapi kemudian ia menyadari kesalahannya. Ia yang telah pergi dan melukai istri dan anak-anak yang sangat mencintainya.

Pak Indi berlutut dalam doa yang sudah lama sekali ia tinggalkan. Pada Tuhan ia mengakui dosa-dosanya, ia menangis karena tidak tahu harus berbuat apa. Akhirnya Tuhan menguatkan dan memberi pak Indi keberanian untuk menemui bu Indi. Ia meminta maaf sampai berlutut di kaki bu Indi dan mengakui semua kesalahannya. Ternyata bu Indi dan anak-anak mereka tidak dendam kepada pak Indi, mereka semua menerimanya kembali. Tangis haru dan kebahagiaan pun meledak. Tak sampai di situ saja, istri dan anak-anaknya bahkan mau menerima anak dari hasil perselingkuhannya. Hati yang berserah penuh, taat dan percaya pada Tuhan, memampukan bu Indi dan anak-anaknya untuk menerima apapun yang menjadi kehendak Tuhan. Bu Indi dan pak Indi berencana akan mengurus akte kelahiran anak itu sehingga resmi menjadi anak kandung mereka. Penerimaan keluarganya membuat hati pak Indi benar-benar hancur, ia sangat menyesali kesalahannya dan berjanji di hadapan Tuhan untuk selama-lamanya setia pada keluarganya.
Ketika kita sudah terlanjur berbuat dosa atau serong hati, memang tidak akan mudah untuk mengakuinya dihadapan orang yang kita lukai. Tuhan memang maha pengampun, namun belum tentu demikian dengan pasangan kita. Mengakulah terlebih dahulu pada Tuhan, maka DIA akan meluruskan kembali jalan kita. Mintalah supaya Roh Kudus yang telah mengampuni kita juga menjamah dan melembutkan hati pasangan kita. Mohon maaf dan akui kesalahan kita pada pasangan dengan rendah hati. Jangan mengaku sambil mencari kambing hitam atau mencoba membela diri, akui saja dengan setulus hati. Nanti pasangan kita yang melihat ketulusan dan hati kita yang hancur oleh penyesalan, hatinya akan dilembutkan oleh Tuhan. Pemulihan dan kebahagiaan yang tidak biasa akan kita temukan kembali dalam kelurga kita. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN
Saat kita MENGAKU DOSA kita, Tuhan akan MELURUSKAN kembali jalan kita, sehingga KEBAHAGIAAN YANG TIDAK BIASA dapat kita temukan.

APLIKASI
1. Saat ini adakah kesalahan atau dosa yang Anda sembunyikan dari keluarga Anda?
2. Mengapa Anda perlu mengakui dosa Anda? Sudahkah Anda melakukannya?
3. Apa komitmen Anda pada pasangan dan keluarga setelah Tuhan memulihkan keadaan Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Bapa, kami meminta ampun atas segala dosa dan kesalahan kami. Ampuni kebodohan kami yang telah memilih jalan yang serong. Beri kami kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki diri kami. Terimakasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Hadirat Tuhan Yang Membawa Keharmonisan Dalam Keluarga [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Kidung Agung 4:16

RHEMA HARI INI
Kidung Agung 4:16 Bangunlah, hai angin utara, dan marilah, hai angin selatan, bertiuplah dalam kebunku, supaya semerbaklah bau rempah-rempahnya! Semoga kekasihku datang ke kebunnya dan makan buah-buahnya yang lezat.

Dalam buku “Communication is Key to Your Marriage”, disebutkan bahwa keluarga yang bahagia justru terbentuk dari dua orang yang tidak sempurna. Yang mau berjanji untuk menyerahkan diri mereka dalam cinta kasih dan mau saling menerima kekurangan serta kelebihan masing-masing. Secara alamiah, didalam keluarga akan selalu ada konflik. Tidak ada keluarga yang tidak mengalami permasalahan. Bisa antara suami dengan isteri atau antara orang tua dengan anak-anaknya. Perbedaan aturan dan kebiasaan yang didapat dari keluarga asal seringkali menjadi awal gesekan dan pertengkaran. Rasa ingin menang dan kurang pengertian dari diri masing-masing pasangan membuat persoalan seakan tidak pernah habis untuk diselesaikan.

Bagi kita anak-anak Tuhan, ketika kita mau menempatkan Tuhan sebagai kepala dari keluarga kita, rumah tangga harmonis adalah jaminan yang pasti. Tuhan sendiri yang berinisiatif untuk kita berumah tangga, sudah barang tentu keluarga yang harmonis adalah tujuan dan kesukaan Tuhan. Bagian kita adalah menempatkan diri sebaik mungkin sesuai dengan ketetapan yang telah Tuhan sampaikan pada kita. Bukan dengan cara manusia, tetapi cara Allah. Bukan dengan standar kita, tetapi dengan standarnya Tuhan. Ketaatan adalah hal yang mutlak kita kerjakan, sebab ketika kita taat, Tuhan akan bisa mengerjakan perkara yang luar biasa dalam keluarga kita.

Dimasa sulit ini, kebahagiaan keluarga adalah hal yang langka terjadi. Segala sesuatu serba terbatas dan harus berhemat. Anak-anak merasa tersiksa seolah ada dalam kurungan, para orang tua menjadi mudah marah karena kesulitan ekonomi. Tetapi hari ini Firman Tuhan berkata, selama hadirat Tuhan ada dalam keluarga kita, selama nama Tuhan tetap ditinggikan didalam rumah tangga kita, maka angin sukacita akan memenuhi rumah kita. Keharmonisan akan menguasai keluarga kita. Keluarga kita akan semakin kompak dan semakin produktif. Tingkap langit dibukakan, kebahagiaan yang tidak biasa akan kita nikmati dan rasakan bersama keluarga kita.

RENUNGAN
HADIRAT TUHAN yang membawa angin sukacita akan MEMENUHI rumah kita, sehingga yang tidak harmonis bisa menjadi SANGAT HARMONIS.

APLIKASI
1.    Apa dampak keadaan sekarang ini bagi keharmonisan keluarga Anda?
2.    Sudahkah Anda membawa hadirat Tuhan dalam keluarga Anda? Dengan cara bagaimana?
3.    Apa yang Anda dan keluarga rasakan ketika hadirat Tuhan memenuhi rumah tangga Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Bapa, terimakasih Engkau telah berkenan hadir dalam keluarga kami. Kami percaya hadirat-Mu membawa sukacita dan keharmonisan dalam keluarga kami. Apapun yang terjadi di luar sana, keluarga kami akan selalu ada dalam perlindungan dan pemeliharaan-Mu yang luar biasa. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Kebahagiaan Yang Tidak Biasa Di Tengah Krisis Dan Kesukaran [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Yesaya 60:1-22

RHEMA HARI INI
Yesaya 60:2 Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.

Wabah pandemi ini berdampak cukup besar bagi keluarga bu Agus. Yang paling terasa adalah dampak dalam perekonomian keluarga. Di tengah kondisi sulit, kebutuhan malah justru semakin bertambah. Anak-anak yang harus belajar di rumah membutuhkan dana kuota yang tidak sedikit, belum lagi handphone milik si bungsu Ragil mengalami kerusakan serius hingga tak bisa dibetulkan lagi. Ragil butuh meminjam handphone ibunya untuk mengerjakan tugas sekolah dan bergaul dengan teman-temannya secara online. Karena digunakan bersama, bu Agus kini jadi tahu bagaimana dan dengan siapa anaknya bergaul. Tak disangka hal ini menumbuhkan kepercayaan dan kedekatan diantara mereka.

Lain lagi cerita kebutuhan makan, karena semua anggota keluarga harus banyak tinggal di rumah, otomatis kebutuhan makan pun bertambah. Nafsu makan anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, dan sedang dilanda bosan harus di rumah terus, membuat bu Agus harus benar-benar memutar otak untuk menyediakan kebutuhan mereka. Tapi dibalik semua kesulitan, bu Agus menemukan, pertolongan dan penyediaan Tuhan luar biasa atas keluarga mereka. Bantuan-bantuan tak terduga datang tepat pada waktunya. Pak Agus yang semula tidak serius mengikut Tuhan, melihat sendiri betapa kasih Tuhan tak pernah meninggalkan keluarga mereka. Membuat pak Agus rindu untuk kembali mendekat pada Tuhan. Di tengah kesukaran, ada kebahagiaan yang tidak biasa yang dialami oleh keluarga mereka.

Saat ini kita semua sedang menghadapi krisis dan kesukaran yang sama, yang membuat banyak orang lemah dan kehilangan semangat juang. Namun sebagai anak-anak Tuhan, justru disaat kita lemahlah penghiburan dan kekuatan dari Tuhan NYATA kita rasakan. Saat kita hanya bisa bergantung sepenuhnya pada Tuhan, hati kita jadi melekat erat kepada-Nya. Inilah jenis kebahagiaan yang luar biasa dan tidak wajar bagi dunia, tapi sungguh terjadi pada anak-anak Tuhan. Di tengah keadaan yang serba sulit, keluarga kita justru tetap bahagia, bahkan bertambah bahagia. Sebab ada terang dan kemuliaan Tuhan yang terbit atas kita, membuat kita bisa melihat dan merasakan kebahagiaan walau semua sedang dalam kegelapan. (PF)

RENUNGAN
Di tengah KRISIS dan KESUKARAN dalam dunia, percayalah KELUARGA kita akan TETAP BAHAGIA, bahkan TAMBAH BAHAGIA!

APLIKASI
1. Apa kesukaran yang sedang keluarga Anda alami saat ini?
2. Apa yang Anda temukan saat dalam kelemahan, Anda hanya bisa mengandalkan Tuhan?
3. Kebahagiaan tidak biasa apa yang Anda dapati dalam keluarga Anda di masa-masa sukar seperti sekarang ini?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, kami percaya segala sesuatu yang Kau ijinkan terjadi adalah untuk semakin mendewasakan iman kami. Krisis dan kesukaran ini, bukanlah untuk menghancurkan kami, tapi justru membuat kami bisa merasakan dan mengalami kebahagiaan yang tidak biasa. Kebahagiaan yang hanya bisa kami peroleh di dalam Engkau. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

HAI ANAK, HORMATILAH ORANG TUAMU [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Efesus 6:1-20

RHEMA HARI INI
Efesus 6:2-3 Hormatilah ayahmu dan ibumu–ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.

Sejak kematian suami dan ayah mertuanya, Ruth memilih untuk hidup bersama Naomi, ibu mertuanya. Secara manusia, harapan dan masa depan akan kehidupan yang lebih baik sudah tidak ada lagi padanya. Dan sebenarnya, ia punya pilihan untuk kembali ke rumahnya sendiri dan meninggalkan Naomi. Mungkin saja ia akan memiliki harapan disana. Tapi Ruth adalah anak yang baik. Ia tahu, bahwa ia harus menjaga dan memiliki tanggung jawab terhadap Naomi yang juga seorang janda, seperti kepada orang tuanya sendiri. Karena itulah, ketika Naomi meminta kepada kedua menantunya supaya pulang dan meninggalkannya, Ruth memilih untuk tetap tinggal.

Tidak hanya itu, Ruth adalah anak yang taat. Apapun yang diminta oleh Naomi untuk ia lakukan, ia mengerjakannya dengan segenap hati dan penuh pengabdian. Bagi Ruth, itulah masa depannya. Dan Ruth tidak menyadari, ada mata Tuhan yang menjelajah keseluruh bumi dan siap melimpahi anak-anak yang didapati bersungguh hati terhadap-Nya. Ya, mata Tuhan tertuju kepada Ruth. Ia didapati Tuhan sebagai anak yang berbakti, menghormati dan setia kepada orang tuanya. Karena itulah tangan Tuhan pun bergerak. Tuhan mengubah kehidupan dan masa depannya. Tuhan mempertemukan Ruth dengan Boas, seorang yang kaya raya, dan menjadikannya suaminya (Ruth 4:13). Sungguh janji Tuhan ya dan amin. Siapa menghormati ayah dan ibunya, ia akan berbahagia dan panjang umur di bumi ini.

Mungkin saat ini, kita punya banyak alasan sehingga kita sukar mengasihi dan menghormati orang tua kita. Mungkin orang tua kita selalu menyakiti hati kita. Mungkin kita sedang tidak punya banyak waktu bagi orang tua kita karena kesibukan kita, dan banyak lagi alasan lain. Tapi hari ini Tuhan mengingatkan kita bahwa MENGHORMATI ORANG TUA adalah bagian kita sebagai anak dalam merawat keluarga. Menghormati berarti setia memberikan perhatian dan kasih sayang, mau taat dan tetap respek seperti apapun kondisi orang tua kita. Jelas butuh bayar harga dan pengorbanan. Tapi lihatlah upah apa yang sudah Tuhan sediakan, KITA AKAN BERBAHAGIA DAN PANJANG UMUR DI BUMI. Mari adakan perubahan mulai hari ini. Tuhan akan memampukan dan menggenapi setiap janji-Nya dalam hidup kita. Haleluya!

RENUNGAN
BAGIAN ANAK dalam merawat keluarga adalah MENGHORMATI ORANGTUA.

APLIKASI
1. Bagaimanakah hubungan Anda dengan orang tua Anda saat ini? Adakah yang harus Anda perjuangkan?
2. Kendala apa yang Anda hadapi dalam membangun hubungan dengan orang tua Anda?
3. Apa yang menjadi komitmen Anda untuk menghormati orang tua Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, terimakasih atas orang tua yang Engkau anugerahkan bagi kami. Itu adalah harta yang berharga yang kami miliki. Ajar kami dan berikan kami kekuatan untuk merawat harta kami sehingga kemuliaan-Mu terpancar dan nama-Mu dipermuliakan melalui hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Cara Yang Tepat Untuk Merawat Pernikahan Dengan Istri [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Amsal 21:1-31

RHEMA HARI INI
Amsal 21:23 Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran.

Terlahir dan tumbuh besar di Madura, membuat Andy memiliki temperamen yang keras dan mudah tersinggung. Berpacaran lalu menikah dengan Ayu yang asli Solo, membuat kehidupan rumah tangga mereka sarat goncangan dan kesalah pahaman. Sebuah toko sembako yang terus berkembang menjadi usaha mereka bersama. Andy yang memiliki naluri dagang cemerlang, seringkali tidak sabar menghadapi Ayu yang dinilainya terlalu lelet atau lamban menerima orderan yang masuk. Ayu yang memang lemah lembut dianggapnya tidak sigap menanggapi kebutuhan pelanggan. Kecaman pedas dan kasar seringkali dilontarkan Andy tanpa memandang situasi dan tempat. Sebenarnya Andy tidak bermaksud untuk melukai hati istri yang sangat dikasihinya, memang begitulah cara Andy berbicara. Tapi hati Ayu terlanjur tergoncang, ia tidak terbiasa dan tidak bisa diperlakukan sekasar itu, apalagi dihadapan banyak orang.

Akibatnya Ayu tidak mau lagi membantu pekerjaan suaminya mengelola toko sembako. Hubungan mereka pun menjadi semakin tegang, Ayu mulai merasa tidak tahan dengan pernikahan mereka dan mulai berpikir untuk berpisah dengan Andy. Ayat rhema kita hari ini berkata, “Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran.” Ucapan apa yang keluar dari mulut dan lidah kita, sangat menentukan masa depan kita sendiri. Terlebih dalam sebuah pernikahan. Ucapan yang lembut dan manis membuat suasana surga hadir dalam pernikahan dan rumah tangga kita. Sebaliknya, ucapan yang kasar membuat diri kita sendiri berada dalam kesukaran. Sebab respon balik yang kita terima dari hati yang tersakiti, tentu tidak akan memberi kita keuntungan.

Sebagai seorang pria, saat kita memasuki sebuah pernikahan, kita harus siap menjadi seorang genteman atau pria yang lembut. Apapun suku dan karakter bawaan kita, belajarlah untuk bersikap baik, lembut, manis dan penuh kasih pada istri kita. Sikap yang terus menuntut apalagi menggunakan cara yang kasar, jelas bukan cara yang tepat untuk merawat pernikahan kita. Perlakukan dan jagalah istri kita dengan penuh kasih, dan lihatlah istri kita akan mencapai potensi maksimalnya sebagai seorang pasangan dan ibu rumah tangga yang luar biasa dan membuat keluarga kita super bahagia. (PF)

RENUNGAN
Sikap terus menuntut, apalagi menggunakan cara yang kasar, BUKANLAH CARA YANG TEPAT untuk merawat pernikahan dengan istri.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda memperlakukan pasangan Anda selama ini sesuai dengan Firman Tuhan?
2. Apa yang Anda dapatkan saat Anda terus menuntut bahkan bersikap kasar pada pasangan Anda?
3. Apa komitmen Anda untuk merawat pernikahan Anda dengan istri Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, terimakasih Engkau telah mengingatkan kami untuk mengasihi pasangan kami. Tolong kami untuk merubah segala kebiasaan buruk dan kasar kami, agar kami tidak lagi menyakiti hati pasangan kami. Penuhi hati kami dengan kasih-Mu agar kamipun bisa mengasihi pasangan kami sepenuh hati kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

RAHASIA MENUMBUHKAN PERCAYA DIRI SEORANG SUAMI [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Amsal 12:1-28

RHEMA HARI INI
Amsal 12:4 Isteri yang cakap adalah mahkota suaminya, tetapi yang membuat malu adalah seperti penyakit yang membusukkan tulang suaminya.

Bayu terduduk lesu. Untuk beberapa bulan ke depan ia hanya menerima separuh gaji bulanan karena perusahaannya terdampak krisis akibat pandemi. Ia berpikir bagaimana caranya ia menyampaikan kepada Lina, istrinya. Saat istrinya datang, Bayu pun memberitahukan hal tersebut kepada Lina. Tentu saja Lina terkejut mendengar hal itu, namun Lina berusaha untuk tenang dan menanggapinya dengan bijak. Ia tahu bagaimana Bayu telah bekerja keras demi keluarga selama ini. Ia juga memahami bahwa sama sepertinya, Bayu pasti saat ini juga bingung harus berbuat apa. Dengan lembut Lina meyakinkan bahwa kondisi keluarga mereka akan baik-baik saja. Lina mengingatkan bahwa sumber berkat keluarga adalah Tuhan. Selama mereka selalu mengutamakan dan mengandalkan Tuhan, pasti Tuhan akan memberikan jalan yang terbaik. Lina percaya, kesulitan yang saat ini sedang menimpa keluarganya itu tetap berada di dalam kendali Tuhan dan justru akan mendatangkan kebaikan bagi mereka. Mendengar nasihat Lina itu, hati Bayu menjadi lega. Mereka berdua saling menguatkan dan bertekad untuk lebih bersemangat berjuang demi keluarga mereka.

Di dalam Amsal, Salomo menuliskan betapa bahagianya seorang suami yang memiliki seorang istri yang cakap. Di dalam sebuah keluarga, pasangan hidup yang baik akan ikut menyumbang kebahagiaan, sukacita, dan keberhasilan. Sebaliknya, pasangan yang tidak baik akan mendatangkan banyak kesusahan dan kesedihan.

Di dalam sebuah keluarga, seorang suami punya peranan yang sangat penting sebagai kepala. Karena perannya itu maka ia didesain untuk memiliki insting to be a champion atau menjadi pemenang. Namun, agar ia bisa menumbuhkan insting itu, ia perlu dukungan penuh dari istrinya. Seorang suami harus bisa merasakan penghargaan dari istrinya. Seorang suami harus bisa merasakan kepercayaan dari sang istri. Dan seorang suami harus bisa merasakan hormat dari istri yang dikasihinya. Jika seorang suami bisa merasakan semua hal itu di dalam keluarganya, maka ia pasti akan menjadi seorang suami dan ayah yang percaya diri, yang dapat diandalkan, dan mampu bangkit menjadi kepala keluarga yang tangguh.

RENUNGAN
Saat seorang istri bisa MENUNDUKKAN DIRI kepada suaminya, ia sedang membangkitkan RASA AMAN dan PERCAYA DIRI pada sang suami.

APLIKASI
1. Jika Anda adalah seorang istri, sudahkah Anda menundukkan diri dan menghormati suami Anda?
2. Jika Anda adalah seorang suami, apa yang Anda rasakan saat istri Anda tunduk dan menghargai Anda?
3. Apa komitmen Anda, sebagai seorang istri, untuk menunjukkan hormat dan penghargaan Anda? Sebagai seorang suami, apa komitmen Anda untuk mengayomi, merawat dan menjaga keluarga Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Bapa, terimakasih atas pembukaan-pembukaan Firman-Mu tentang merawat keluarga kami. Kami mau berusaha sungguh-sungguh untuk melakukan bagian kami dalam keluarga. Bimbing kami dan berilah kami kemampuan untuk melakukannya. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.

PELAJARI CARA MERAWAT PERNIKAHAN DAN KELUARGA KITA MELALUI FIRMAN TUHAN [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Matius 22:23-33

RHEMA HARI INI
Matius 22:29 Yesus menjawab mereka: “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!

Kebanyakan orang tidak sabar ingin segera menyalakan dan menggunakan barang yang baru saja dibeli. Namun, tidak dengan Lili. Saat membeli barang baru, entah itu handphone, televisi atau komputer, benda yang pertama kali dicari Lili adalah buku panduan. Lili tidak akan mengutak atik barang-barang barunya tanpa mempelajari buku panduannya terlebih dahulu. Ya, Lili pasti akan membaca lembar demi lembar dengan teliti dan setelah selesai membaca keseluruhan barulah Lili akan mulai mengoperasikannya.

Begitupun, kekeliruan terkadang masih terjadi saat Lili menggunakan barang barunya. Akan tetapi ia bisa segera mengatasi dan memperbaiki kesalahannya, karena ia sudah mempelajari buku panduan secara lengkap. Dengan membaca buku panduan, Lili mengetahui informasi secara detail tentang barang yang dibelinya. Lilipun bisa dengan mudah mencari jawaban ketika menghadapi kesulitan. Buku panduan juga memberikan cara untuk merawat peralatan barunya agar awet dan tidak mudah rusak.

Saat memasuki kehidupan pernikahan, banyak hal baru yang akan kita alami. Seperti halnya barang baru yang harus dirawat supaya awet, emikian pula halnya dengan pernikahan. Jika tidak dirawat dengan baik, pernikahan bisa saja hancur dan berakhir di tengah jalan. Lalu, bagaimana cara kita bisa merawat pernikahan dan keluarga kita? Jawabannya bisa dengan mudah kita dapatkan ketika kita membaca Buku Panduan yang Tuhan berikan. Buku Panduan yang mengajarkan kita menjadi suami, istri, anak maupun orangtua yang baik. Buku Panduan itu adalah Firman Tuhan, yaitu Alkitab. Firman Tuhan mengajarkan jikalau mau tegak berdiri, kita harus saling memahami. Dalam memahami diperlukan pengetahuan, informasi dan juga belajar. Oleh karena itu, pelajarilah Firman Tuhan tentang pernikahan dan keluarga sebaik-baiknya dan terapkanlah dalam kehidupan kita. Dengan demikian kita pasti bisa merawat keluarga kita dengan baik, sehingga keluarga kita tangguh menghadapi situasi yang paling buruk sekalipun. Oleh karena itu, luangkanlah waktu untuk selalu membaca Alkitab dan Tuhan pasti akan membantu menjadikan keluarga kita awet dan bahagia . (LEW)

RENUNGAN
Jika kita tidak pernah MEMPELAJARI FIRMAN TUHAN tentang PERNIKAHAN dan KELUARGA, bagaimana kita bisa tahu CARA MERAWAT KELUARGA kita?

APLIKASI
1. Mengapa penting bagi Anda untuk mempelajari Firman Tuhan tentang pernikahan dan keluarga?
2. Apakah kesulitan yang Anda temui dalam menerapkan Firman Tuhan kepada keluarga dan pernikahan Anda?
3. Bagaimana cara Anda mengatasinya dan apakah yang Anda dapatkan setelah Anda mempraktekkan Firman Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, ajarilah kami merawat keluarga kami dengan benar. Mampukanlah dan beri kami pengertian dalam mempelajari Firman-Mu tentang pernikahan dan keluarga. Kami percaya, dengan tuntunan Firman-Mu, keluarga kami akan mengalami pemulihan dan menjadi keluarga yang paling berbahagia. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.