Dalam Kelemahan Kita, Kuasa Tuhan Nyata

BACAAN HARI INI
2 Korintus 12:1-10

RHEMA HARI INI
2 Korintus 12:9 Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.”

Mengingat kemampuan menulisnya yang masih kurang, menjadi penulis Reka bagi Vivi bagaikan mimpi di siang hari. Tapi karena kerinduan yang mendalam untuk bisa menulis buat Tuhan, ia memberanikan diri mendaftar. Ia pun menjalani serangkaian training untuk menjadi penulis. Awalnya Vivi sempat putus asa karena banyak sekali kekurangan dan kesalahan yang ia buat, sehingga hasil tulisannya hampir semua harus dibuang atau diedit oleh tim editor. Tidak bisa dipungkiri Vivi sangat kecewa, tetapi disisi lain ia juga menyadari keterbatasannya. Ia sedih karena merasa kehadirannya tidak banyak membantu, tetapi justru membuat repot para editor. Namun, Vivi sangat bersyukur, karena tim editor sangat sabar dalam membimbing dirinya. Ditengah keputusasaannya, ia merendahkan diri di hadapan Tuhan dan berdoa. Disitu Tuhan mengingatkannya akan banyak hal.

Vivi mulai menjalani proses untuk menjadi hamba yang taat dan setia. Ia tidak protes, marah, dan kecewa jika pekerjaannya ditolak. Justru ia selalu haus dididik, dilatih, dan dibentuk. Setelah melalui proses tersebut, dukungan Ilahi mulai dinyatakan. Setiap menulis, selalu ada saja ide dan hikmat tiba-tiba muncul di kepalanya. Tidak jarang ia sampai meneteskan airmata, merasakan hadirat Tuhan dan isi hati Tuhan saat menulis. Kini ia boleh berbahagia, karena tulisannya dipakai untuk memberkati banyak orang di berbagai kota, bahkan bangsa-bangsa. Jika saja Vivi menyerah dan tidak belajar untuk merendahkan diri berserah pada proses pembentukan Tuhan, maka ia akan tetap menjadi Vivi yang tulisannya tidak bisa dipakai Tuhan.

Jika kita mau menyadari, justru dalam kelemahan kitalah kuasa Tuhan akan menjadi nyata dan sempurna (2 Korintus 12:9). Dalam anugerah-Nya yang melimpah, semua kegagalan, kelemahan, kesialan, kecerobohan dan kebodohan kita, bisa dipakai oleh Tuhan menjadi ajang demonstrasi kuasa Allah. Terkadang, kesalahan adalah katalistator untuk terjadinya keajaiban dalam hidup kita. Jadi jangan berkecil hati, ambil respon yang benar seperti Daud, Elisa, dan Petrus sehingga anugerah yang besar dibalik kegagalan dan kesalahan dapat kita terima.

RENUNGAN
Dalam ANUGERAH MELIMPAH, kesalahan adalah KATALISTATOR UNTUK KEAJAIBAN yang Tuhan pakai untuk MENDEMONSTRASIKAN KUASA-NYA.

APLIKASI
1.    Apakah Anda bisa melihat bahwa justru di balik kelemahan kitalah, kuasa Tuhan menjadi sempurna?
2.    Apa bagian kita yang harus dilakukan agar anugerah melimpah sungguh Tuhan kerjakan atas hidup kita?
3.    Sudahkah Anda belajar untuk merendahkan diri dan berserah pada Tuhan dalam kelemahan Anda? Apa dampaknya dalam hidup Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Bapa terima kasih atas anugerah melimpah yang Engkau sediakan bagi kami. Kami mau belajar untuk terus merendahkan diri dan menyerahkan hidup kami di tangan-Mu. Ubah segala kekurangan dan kesalahan kami menjadi katalistator untuk keajaiban yang Tuhan pakai untuk mendemonstrasikan kuasa-Nya. Sehingga anugerah melimpah boleh kami terima secara luarbiasa. Di dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa.Amin.

Hampiri Tahta Kasih Karunianya

BACAAN HARI INI
Ibrani 4:14-16

RHEMA HARI INI
Ibrani 4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

Disebuah pelelangan barang-barang kuno terlihat sebuah dawai yang sudah rusak. Terlihat catnya yang mulai mengelupas di beberapa bagian tubuh dawai itu, kaitan senar yang sudah tidak dapat berfungsi dengan sempurna mengakibatkan suara yang dihasilkan oleh dawai itu justru terdengar menyakitkan telinga. Tidak ada satupun orang yang berminat menawar, sekalipun dawai itu sudah dipatok dengan harga yang sangat rendah. Ya, siapa yang mau membeli benda rongsokan?

Sesaat sebelum petugas lelang memasukkan kembali dawai tersebut ke dalam karung, seorang pria tua mengacungkan tangannya dan memberikan penawaran harga yang sangat tinggi kepada dawai itu. Banyak orang mencemooh dan mempertanyakan mengapa ia mau menebus dawai tersebut dengan harga yang sangat mahal. Padahal dengan sejumlah uang tersebut, pria tua itu bisa membeli dawai baru yang pastinya lebih bagus. Dengan tenang pria itu menjawab, “Aku tahu dawai ini memiliki suara yang sangat merdu. Tapi hanya aku yang bisa memperbaikinya karena aku yang membuatnya beberapa tahun yang lalu.” Dan benar, setelah ada di tangan penciptanya, dawai itu akhirnya bisa kembali mengeluarkan suara yang merdu dan indah. Hanya penciptanyalah yang paling memahami dengan detail dimana kerusakannya.

Tidakkah kisah dawai itu juga sama dengan yang kita alami? Seringkali karena kesalahan dan kebodohan kita sendiri, kita mengalami ‘kerusakan demi kerusakan’ dalam hidup ini. Tapi hari ini Tuhan mengingatkan bahwa tempat terbaik untuk memulihkan dan memperbaiki diri kita dari kesalahan yang sudah kita lakukan adalah DI TANGAN TUHAN, BUKAN DI TEMPAT LAIN. Dan sama seperti bapa dalam kisah anak bungsu yang hilang, Tuhan tidak pernah menolak ataupun mengungkit-ungkit kesalahan kita. Justru Dia akan menyambut kita, mengenakan kepada kita cincin dan jubah yang baru. Karena itu, jangan ragu. Marilah dengan penuh keberanian datang menghampiri tahta kasih karunia-Nya. Anugerah-Nya yang melimpah lebih dari cukup untuk menjadikan kita kembali menjadi manusia yang baru. Haleluya! (L.A)

RENUNGAN
Sadarilah bahwa kita adalah ANAK TUHAN yang bisa MENGHAMPIRI-NYA setiap saat untuk menerima ANUGERAH MELIMPAH.

APLIKASI
1. Apakah ada kesalahan yang Anda anggap fatal dan sangat buruk dalam hidup Anda?
2. Bagaimana Anda memandang kasih karunia Tuhan atas kesalahan-kesalahan Anda?
3. Apa komitmen Anda untuk menerima dan menghargai kasih karunia pengampunan yang sudah Tuhan berikan dalam hidup Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, terimakasih atas kasih karunia dan pengampunan-Mu bagi kami. Ajari kami ya, Tuhan, untuk senantiasa menyadari bahwa Engkaulah tempat yang terbaik untuk kami datang disaat kami jatuh karena kesalahan-kesalahan kami. Karena di sanalah kami dilayakkan, kami dipulihkan dan kami terus dimampukan untuk bangkit dan belajar dari kesalahan-kesalahan kami. Didalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.

Lawan Intimidasi Iblis Dengan Perkataan Pembelaan Tuhan

BACAAN HARI INI
Roma 8:31-39

RHEMA HARI INI
Roma 8:31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?

Bu Ning adalah seorang jemaat yang taat beribadah. Selain itu Bu Ning juga aktif dalam berbagai kegiatan serta pelayanan di gereja. Namun, sesuatu hal buruk terjadi menimpa anaknya. Suara-suara negatif tentang kekudusan dalam pelayanan mulai bermunculan diantara rekan pelayanan dan saudara-saudara seiman. Hal ini membuat Bu Ning merasa tidak nyaman lagi dalam melayani. Tapi yang akhirnya membuat bu Ning undur dari pelayanan adalah intimidasi iblis. Iblis terus menggemakan dalam pikirannya bahwa ia tidak layak untuk melayani, mengurus anak sendiri saja tidak bisa kok mau melayani orang lain. Dimana Tuhanmu yang kau layani? Kenapa dibiarkan-Nya hal seburuk itu terjadi pada anakmu?

Bersyukur Bu Ning memiliki keluarga yang selalu menguatkan imannya. Anak-anak Bu Ning yang lain selalu memberi semangat dan dukungan kepada Bu Ning. Bersama-sama mereka berdoa dan mulai memperkatakan pembelaan Tuhan, bahwa Allah ada di pihak mereka dan Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Iman bu Ning pun dibangkitkan, apa yang terjadi pada anak keduanya, ada dalam kendali Tuhan, ada rencana Ilahi yang indah atas hidup anaknya. Bu Ning mulai melayani Tuhan kembali, juga ia lebih sering berdoa puasa sehingga hadirat Tuhan makin dirasakannya. Mata rohaninya jadi makin peka untuk melihat rencana Tuhan dibalik setiap kejadian.

Bisa jadi kita sekarang juga sedang mengalami kondisi seperti Bu Ning. Kegagalan, kekecewaan, kesalahan yang pernah kita lakukan, seolah selalu bermunculan dalam pikiran kita. Membuat kita seolah menyalahkan Tuhan. Ketahuilah bahwa itu adalah bentuk intimidasi iblis yang ingin membuat kita lemah dan kalah. Tuhan tidak pernah menyimpan, mengingat bahkan mengungkit segala kesalahan kita. Iblislah pribadi yang akan terus mengungkit-ungkit dan mendakwa kita siang dan malam. Kalau kita gagal, datanglah kepada Yesus, maka Dia akan menolong kita supaya kegagalan menjadi pelajaran yang menyempurnakan hidup kita. Jangan datang kepada iblis, karena iblis akan menjadikan kegagalan kita untuk memenjara dan mengintimidasi kita. Jikalau iblis mulai menyerang kita dengan intimidasinya, segera lawanlah dengan perkatakan bahwa Yesus adalah Pembela kita. Hanya kasih karunia Allah sajalah yang menolong kita dari kesalahan menjadi keajaiban. (LEW)

RENUNGAN
LAWANLAH IBLIS yang mengintimidasi kita dengan segala kesalahan kita dan PERKATAKAN bahwa PEMBELAAN YESUS ada berserta kita.

APLIKASI
1. Apakah saat ini iblis sedang mengintimidasi Anda? Dalam hal apa?
2. Mengapa Anda harus melawan intimidasi iblis?
3. Apa perkataan pembelaan Tuhan atas hidup Anda? Galilah firman Tuhan untuk mendapatkan lebih banyak perkataan pembelaan dari Tuhan.
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, kami bersyukur untuk penyertaan-Mu dalam hidup kami. Kami percaya, bersama-Mu kami akan menang, sebab Engkaulah pembela kami. Setiap senjata yang ditempa terhadap kami tidak akan berhasil, dan setiap tuduhan melawan kami akan Engkau buktikan salah. Di dalam nama Tuhan Yesus kami hancurkan semua spirit intimidasi. Amin.

Hanya Tuhan-Lah Yang Tetap Setia

BACAAN HARI INI
Ibrani 13:1-25

RHEMA HARI INI
Ibrani 13:5b Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

“Halo Ton, bagaimana kabarmu? Sudah lama ya kita tidak makan bersama. Bagaimana kalau siang ini kita keluar makan?” sapa Han dalam pesan singkatnya. “Wah, maaf Han, aku sibuk sekali hari ini. Lain kali saja ya.” balas Tono. Han menghela nafas dengan sedih, ia merasa teman-temannya mulai menghindarinya. A friend in need is a friend indeed, sudah lama Han mengetahui kata mutiara ini, tapi baru kali ini ia merasakan kebenarannya. Seorang teman yang hadir kala dibutuhkan adalah teman sejati. Saat ini Han benar-benar merasa butuh teman untuk sekedar bicara, tapi tak ada satu pun temannya yang mau ia temui.

Han adalah seorang pengusaha yang sukses, tapi karena kesibukkannya mengurus bisnis, ia gagal memperhatikan keluarganya. Han tidak tahu anaknya terjerumus dalam penyalah gunaan narkotika, sampai suatu malam serombongan polisi datang menggerebek rumahnya. Kasus itu meledak dan menggegerkan kota tempat tinggalnya, karena ternyata anak Han adalah penjual yang menyuplai teman-teman sekolah dan remaja-remaja lainnya. Dana Han habis terkuras untuk mengurus anaknya, dan usahanya terkena imbas pemberitaan media.

Salah satu perbedaan Tuhan dan manusia di dunia adalah, manusia secara natural suka mendekati orang yang sukses dan menjauhi orang yang gagal. Bagi orang dunia, kegagalan seperti sebuah aib. Tapi tidak bagi Tuhan, dimata-Nya kegagalan bukanlah aib, kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan. Kesalahan adalah proses menuju hidup yang benar. Tuhan bukan saja tidak pernah menghindari orang yang gagal, tapi Dia justru setia menemani, mendengar dan memberi jawaban ditengah kesesakan. Jika ada diantara kita yang sedang merasa gagal, jangan takut. Manusia boleh menghindari kita, tapi ingatlah Tuhan tetap bersama dengan kita. Jika yang paling kita butuhkan saat gagal adalah kasih karunia dan anugerah melimpah dari Tuhan, apa yang harus kita cemaskan bila Tuhan ada bersama kita. Makin mendekatlah dan bergaul rapat dengan Tuhan, maka kesalahan kita akan Dia ubahkan menjadi keajaiban.

RENUNGAN
Sekalipun ORANG-ORANG MENGHINDARI kita karena kita gagal, TUHAN akan TETAP BERSAMA kita.

APLIKASI
1. Pernahkah Anda mengalami dihindari oleh teman-teman Anda saat jatuh dalam kegagalan? Apa yang anda rasakan saat itu?
2. Apa yang paling Anda butuhkan saat gagal? Dimana dan pada siapakah Anda bisa mendapatkannya?
3. Bagaimana supaya Anda bisa terus mendapat penyertaan Tuhan? Apa komitmen Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, janji-Mu sangat menguatkan dan memberi kelegaan pada kami. Engkau sekali-kali tidak akan membiarkan kami dan meninggalkan kami. Ampuni kami yang telah lalai dan membuat kesalahan yang mendukakan hati-Mu, kami berjanji tidak akan mengulangi dan akan lebih berhati-hati dalam tindakan kami. Terima kasih Tuhan atas anugerah-Mu yang melimpah, kami percaya Engkau sanggup dan mau menolong kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Meresponi Tuntunan Tuhan Membawa Kita Pada Kemenangan-Nya

BACAAN HARI INI
1 Korintus 10:1-33

RHEMA HARI INI
1 Korintus 10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Terus memimpin di garis depan, selangkah lagi Roger Casugay akan berhasil memenangi perlombaan selancar dalam perhelatan Sea Games tahun ini. Namun niat memenangi lomba itu tiba-tiba diurungkannya. Ia melihat ombak besar menerjang Arip Hidayat, atlet selancar asal Indonesia, yang berada tepat di belakangnya. Atlet selancar Filipina ini mengerti betul bahwa Arip sedang berada dalam bahaya. Dengan cepat Roger berbalik, ia meluncur menyelamatkan Arip dan segera membawanya ke tepian. Seusai lomba, aksi heroik Roger Casugay tersebut banyak mendapatkan pujian. Netizen Indonesia ramai mengucapkan terima kasih kepada Roger. Bahkan, Presiden Jokowi pun memujinya lewat twitter, “Memenangkan kompetisi dan menjunjung sportivitas itu penting, tapi kemanusiaan di atas segalanya. Apresiasi saya untuk Roger Casugay, peselancar Filipina yang melepas kesempatan meraih emas demi menolong atlet Indonesia yang terjatuh dalam lomba. Salam hormat dari Indonesia,” tulis bapak Jokowi.

Roger Casugay, dibalik kegagalannya untuk memenangkan perlombaan, ia berhasil menyelamatkan hidup seseorang. Kegagalan yang terjadi karena keputusannya untuk meresponi tuntunan Tuhan, tidak lantas membuatnya jadi seorang yang terpuruk. Jika saat itu ia berhasil memenangi medali emas Sea Games, namanya pasti akan dikenal di Filipina. Tetapi oleh karena kebaikan yang telah dilakukannya, bukan hanya namanya dikenal di negaranya tetapi sampai ke seluruh dunia.
Ayat Rhema kita hari ini memberi penenguhan dan semangat bagi kita. Apapun pencobaan yang kita alami saat ini, semua dalam kendali Tuhan. Dia yang mengetahui batas kekuatan kita, telah berjanji bahwa apapun yang sedang kita hadapi tidak akan melebihi dari apa yang sanggup kita tanggung. Dan bahwa Dia akan memberi kita jalan keluar. Jika saat ini kita sedang menemui kegagalan, janganlah putus asa. Kegagalan bukanlah akhir dari hidup kita. Saat kita mau meresponi tuntunan Tuhan, maka ada jalan keluar yang terbaik yang Tuhan sudah sediakan bagi kita. Tuhan tidak pernah kekurangan cara untuk mengembalikan kita pada jalur-Nya, yaitu jalur kemenangan.

RENUNGAN
KEGAGALAN bukanlah akhir hidup kita, selama kita mau MERESPONI TUNTUNAN TUHAN, kita akan menerima JALAN KELUAR.

APLIKASI
1. Kegagalan, kekecewaan, keterpurukan dan kelemahan apa yang saat ini sedang membelenggu hidup Anda?
2. Sudahkah Anda membawa semuanya ke hadapan Tuhan dalam doa?
3. Mintalah kepada Tuhan untuk membuka mata rohani Anda supaya Anda bisa mengerti kehendak dan rencana Tuhan dibalik kegagalan Anda.
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus kami bersyukur atas semua kebaikan yang selalu Kau curahkan dalam hidup kami. Saat ini kami mau serahkan kekecewaan, keterpurukan, kegagalan, kelemahan kami kepadaMu, sebab kami tahu, Engkaulah sumber kemenangan dan damai sejahtera kami. Kami mohon urapanMu agar kami selau bisa mengerti setiap jalanMU dan berjalan sesuai dengan kehendakMu. Dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Anugerah Tuhan Mengubah Kesalahan Menjadi Keajaiban

BACAAN HARI INI
Mazmur 31:1-25

RHEMA HARI INI
Mazmur 31:22 Terpujilah TUHAN, sebab kasih setia-Nya ditunjukkan-Nya kepadaku dengan ajaib pada waktu kesesakan!

Bagaimana mungkin ada sesuatu yang baik dari suatu kegagalan atau kesalahan? Ini adalah pendapat umum yang dianggap sebagai suatu kebenaran. Bagaimana mungkin dari suatu kejadian buruk akan timbul berkat bahkan keajaiban? Namun inilah yang terjadi pada hidup Paulus yang awalnya bernama Saulus. Ia adalah seorang jawara dalam hal taurat. Paulus adalah seorang farisi yang sangat taat. Ia siap mati dibunuh atau membunuh demi taurat. Paulus adalah musuh gereja yang paling ditakuti saat itu (Galatia 1:13-14). Tak terhitung banyaknya pengikut Kristus yang dianiaya dan dibunuh karena kebenciannya pada Kristus.

Dalam perjalanannya menuju Damsyik, Tuhan Yesus menemuinya secara pribadi. Suatu perjumpaan yang mebuat hidupnya goncang sampai ke fondasinya. Dalam suatu kilatan cahaya yang terang benderang, Paulus melihat semua kebanggaan dan keangkuhan dirinya dilucuti dan mendapati dirinya hanya sebagai penganiaya Mesias beserta umat-Nya. Di hadapan Kristus yang hidup, Paulus menyerah. Dari seorang yang sangat membenci Kristus, menjadi seorang yang sangat berapi-api memberitakan injil dan membawa banyak sekali jiwa kepada Kristus. Dari seorang musuh besar menjadi alat pilihan Tuhan. Paulus adalah salah satu rasul Kristus yang paling berani dan hebat.

Apapun yang sedang kita jalani saat ini, mungkin kita sedang berjalan dalam kesalahan dan tidak tahu bagaimana cara untuk keluar dari kesalahan ini. Hidup kita rasanya sudah terlalu kacau balau, sudah terlalu kotor, tidak mungkin Tuhan mau mendengar doa-doa kita. Jangan keliru, Tuhan kita adalah setia. Walau tak ada seorang pun yang luput dari kesalahan, tapi bagi siapapun yang mau menyadari kesalahannya, lalu bertobat sungguh-sungguh dan bertekad tidak akan mengulangi, anugerah-Nya yang melimpah akan mengubahkan kesalahan kita menjadi keajaiban. Apa yang nampaknya begitu buruk, akan Tuhan ubahkan menjadi sesuatu yang menjadi berkat bagi kerajaan Allah dan sesama. Mari buka hati dan terima anugerah-Nya yang melimpah mengubahkan hidup kita dengan ajaib. (PF)

RENUNGAN
Tidak ada seorang pun yang luput dari kesalahan, tetapi ANUGERAH TUHAN MENGUBAHKAN kesalahan menjadi KEAJAIBAN.

APLIKASI
1.    Bagaimana pendapat Anda tentang anugerah Tuhan yang mengubahkan kesalahan menjadi keajaiban?
2.    Apakah Anda mempunyai pengalaman tentang hal ini?
3.    Bagaimana anugerah Tuhan yang melimpah telah mengubahkan hidup Anda? Sharingkanlah pada saudara-saudara seiman dan orang-orang terdekat Anda.
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, kami sungguh mengucap syukur atas anugerah-Mu yang melimpah atas hidup kami. Walaupun kami telah berbuat kesalahan, namun sekali-kali Engkau tidak meninggalkan kami. Kasih setia-Mu telah mengubahkan hati dan hidup kami. Terima kasih Tuhan, jadikanlah kami alat yang berguna bagi kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Berserah Pada Kehendak Tuhan, Bukan Menyerah Pada Keadaan

BACAAN HARI INI
Amsal 3:1-26

RHEMA HARI INI
Amsal 3:5-6 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

Setiap orang mempunyai panggilan hidup yang unik dan berbeda-beda. Ada yang panggilannya sebagai pendeta, pengusaha, dokter, dan lain-lain. Semua panggilan tersebut baik dan mulia di mata Tuhan. Jika kita taat mengikuti rencana-Nya, kita pasti akan maksimal dalam panggilan kita. Untuk mengetahui apakah kita sudah berjalan dalam rencana-Nya, kita bisa bertanya pada diri sendiri, sudahkah kita berdoa terlebih dahulu, meminta pimpinan Tuhan sebelum mengambil keputusan? Jika belum, mari kita mulai belajar untuk meminta pimpinan Tuhan sebelum melangkah. Jangan bersandar kepada pengertian kita sendiri, maka Ia yang akan menuntun dan meluruskan setiap langkah yang kita ambil.

Tidak terasa tinggal 3 minggu lagi kita akan memasuki tahun 2020. Mungkin banyak dari antara kita yang sudah membuat rencana untuk tahun depan. Tetapi sudahkah kita melibatkan Tuhan dalam perencanaan kita? Sudahkah kita belajar menyerah kepada kehendak Tuhan dan bertanya,”Tuhan apa rencana-Mu bagiku di tahun 2020?” Perlu kita ketahui, menyerah kepada kehendak Tuhan bukan berarti kita menyerah kepada keadaan, tetapi kita berserah kepada rencana-Nya. Percayalah, jika kita mau berserah kepada kehendak-Nya, maka Ia yang empunya hari depan akan memimpin kita di jalan keberhasilan. Sebab firman Tuhan dalam Yeremia 29:11 berkata bahwa rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera, untuk memberi hari depan yang penuh harapan bagi kita.

Dalam kitab 2 Raja-raja 24:11-12, kita juga boleh melihat, ketika raja Yoyakhin mau berserah dan taat kepada perintah Tuhan, Tuhan membuat hidupnya penuh dengan divine backing yang membuat hidupnya penuh dengan anugrah melimpah (2 Raja-raja 25:27-30). Bertolak belakang dengan raja Zedekia yang berakhir mengenaskan karena menolak untuk taat kepada perintah Tuhan (2 Raja-raja 25:5-7). Bagaimanapun keadaan kita hari ini, belajarlah untuk taat dan berserah kepada kehendak Tuhan. Jangan lupa untuk terus bangun keintiman, bangun Pondok Daud, sehingga kita dapat mendengar suara dan kehendak-Nya, serta mendapat dukungan Ilahi yang kita perlukan untuk berjalan dalam anugerah-Nya

RENUNGAN
MENYERAH kepada KEHENDAK TUHAN bukan berarti kita menyerah pada keadaan, tetapi kita BERSERAH KEPADA RENCANA-NYA.

APLIKASI
1.    Sikap hati seperti apa yang Tuhan kehendaki untuk Anda miliki hari-hari ini?
2.    Sudahkah Anda berserah dan berjalan dalam rencana Tuhan? Dengan cara bagaimana?
3.    Perubahan apa yang Anda alami dan rasakan setelah Anda berjalan dalam rencana-Nya?
DOA UNTUK HARI INI
Bapa yang Baik, betapa kami bersyukur atas anugrah melimpah yang hendak Engkau curahkan dengan sangat luarbiasa hari-hari ini. Ampuni kami, jika selama ini kami terus berjalan dalam rancangan kami sendiri. Mulai hari ini kami mau belajar untuk terus berserah kepada kehendak-Mu dan bertanya kepada-Mu terlebih dahulu untuk semua keputusan yang akan kami ambil. Kami percaya rancangan-Mu yang terbaik, yang membawa kepada hari depan penuh harapan. Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.

Saatnya Dukungan Ilahi Dinyatakan

BACAAN HARI INI
2 Korintus 6:1-10

RHEMA HARI INI
2 Korintus 6:2 Sebab Allah berfirman: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.

Hidup yang paling berkualitas adalah saat kita ada dalam dukungan dan perkenanan Tuhan. Itulah yang dialami oleh Yusuf. Kita bisa melihat bahwa dukungan Tuhan bukan hanya ditunjukkan saat ia tanpa masalah, tapi terlebih saat Yusuf ada dalam kesulitan. Karena iri hati, Yusuf hendak di bunuh oleh kakak-kakaknya. Tapi karena Tuhan menjagainya, ia diluputkan. Tuhan bisa saja membawanya kembali ke rumah orangtuanya, tapi dukungan Tuhan justru membawanya ke negeri yang jauh sebagai budak. Secara manusia tentu saja itu suatu hal yang buruk. Tapi sebagai budak pun, Yusuf adalah budak yang sukses, berhasil dan berkelimpahan karena Tuhan menyertainya. “The Lord was with Joseph, and he [even though a slave} became a successful and prosperous man;” (Genesis 39:2 AMP).

Yusuf kembali mendapat tantangan, tanpa melakukan kesalahan, ia dimasukkan ke dalam penjara karena istri majikannya. Secara manusia penyertaan Tuhan sepertinya hilang. Tapi lagi-lagi kasih karunia Tuhan membuat Yusuf menjadi orang kepercayaan kepala penjara. Apapun yang ia kerjakan selalu berhasil. Bahkan ketika ia dilupakan oleh juru minum raja, dukungan Ilahi membuat rencana Tuhan atas hidup Yusuf digenapi. Tuhan promosikan Yusuf menjadi perdana menteri Mesir. Ia dipakai Tuhan luar biasa menjadi dampak dan berkat bagi bangsa-bangsa.

Seringkali kita keliru mendefinisikan arti dukungan Tuhan, yaitu saat dimana kita ada dalam kondisi semuanya baik. Tapi ternyata, justru saat dalam kondisi terburuk, dukungan Tuhan lebih lagi dinyatakan. Dia menyertai dan melakukan hal-hal ajaib bagi kita sehingga kita mampu dan berhasil melalui masa-masa yang tidak baik. Memang seringkali Tuhan ijinkan hal-hal buruk terjadi. Tapi jika kita mau melewatinya bersama Tuhan, sama seperti Yusuf, dukungan-Nya justru akan membawa kita semakin dekat dengan rencana Tuhan yang besar. Karena itu berserulah. Ini saatnya dukungan Ilahi dinyatakan dalam hidup kita. Jangan berjuang sendiri, tapi mintalah kekuatan dari Tuhan. Tetap percaya, berserah, tetap melakukan yang terbaik, sehingga apapun kondisinya, anugrah melimpah tetap menjadi milik kita. Kita akan menjadi seorang yang selalu berhasil, berkemenangan dan berkelimpahan dalam segala hal. Puji nama Tuhan! (L.A.)

RENUNGAN
Inilah saatnya ANUGERAH MELIMPAH datang dan DUKUNGAN ILAHI dinyatakan dalam hidup kita!

APLIKASI
1.    Menurut Anda, apakah dukungan Ilahi itu? Dalam kondisi apakah dukungan itu kita dapatkan?
2.    Dalam hal apa saja Anda rasakan dukungan Tuhan dalam hidup Anda?
3.    Sharingkan dengan keluarga rohani atau orang terdekat Anda tentang dukungan Tuhan yang telah Anda alami dan dapatkan.
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, terimakasih atas perkenanan dan dukungan-Mu dalam hidup kami. Kami tahu Engkau selalu ada dan selalu turut bekerja dalam segala sesuatu. Ajarkan kami untuk terus hidup dalam perkenanan-Mu, ya Tuhan supaya hidup kami bisa menjadi kesaksian bagi banyak orang dan nama-Mu dipermuliakan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin!

Dukungan Ilahi Membuat Hidup Kita Bersinar

BACAAN HARI INI
Matius 5:13-16

RHEMA HARI INI
Matius 5:14-15 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.

Salah satu tokoh alkitab yang hidupnya tak pernah lepas dari dukungan Ilahi adalah Musa. Ia dilahirkan saat terjadi bahaya besar yang mengancam bangsa Israel di tanah Mesir. Karena takut populasi bangsa Israel makin banyak di Mesir, raja Mesir yang baru memerintahkan membunuh setiap bayi laki-laki bangsa Israel. Ibu Musa pun menaruh bayi Musa di sungai Nil dalam sebuah peti pandan. Karena dukungan Ilahi, putri Firaun yang hendak mandi di sungai Nil, menemukan bayi Musa. Dan putri itu berbelas kasihan padanya, sehingga mengangkatnya menjadi anak. Bukan saja tidak jadi dibunuh, tapi Musa menjadi anak angkat putri Firaun dengan segala fasilitasnya.

Namun karena satu kesalahan, Musa membunuh seorang Mesir yang menganiaya seorang Ibrani, Musa terpaksa harus melarikan diri ke padang gurun. Selama 40 tahun Musa harus hidup di Midian, jauh dari istananya yang nyaman. Dari seorang pangeran menjadi penggembala kambing domba. Sampai Tuhan menemuinya dalam semak duri yang menyala namun tidak terbakar. Tuhan mengutusnya untuk kembali ke Mesir dan menyelamatkan bangsanya dari perbudakan. Tuhan berjanji akan menyertai Musa dengan kuasa dan tanda-tanda ajaib (Keluaran 3:12). Demikianlah Musa, yang walaupun sempat menjadi buronan dan pelarian selama 40 tahun, Tuhan mengangkatnya kembali dan membuatnya bersinar sebagai pemimpin Israel yang membawa bangsa itu keluar dari perbudakan.

Mungkin ada diantara kita yang mengalami seperti Musa. Karena suatu kecerobohan atau kesalahan, hidup kita jadi gagal total, kita sedang berada dalam titik terendah. Jangan takut dan putus asa, saat kita menerima karunia Tuhan, backing ilahi turun atas kita. Dari seorang yang gagal, kita akan dibuat-Nya berhasil. Dari pecundang menjadi pemenang. Ingatlah bahwa ketika kita sedang berada di padang gurun kehidupan, Tuhan ingin memperbaiki karakter, memperbaiki apa yang masih salah dalam hidup kita. Jika kita cepat menyadarinya dan segera menanggapi, maka kita tidak perlu berlama-lama di padang gurun. Tidak peduli dimana pun kita sedang berada, kasih karunia dan dukungan Ilahi akan membuat hidup kita bersinar pada akhirnya.

RENUNGAN
Ketika kita memiiki DUKUNGAN ILAHI dari Tuhan, di mana pun kita BERADA, pada akhirnya hidup kita akan BERSINAR.

APLIKASI
1.    Dimanakah posisi Anda berada saat ini? Dalam zona nyaman atau malah sedang di padang gurun?
2.    Percayakah Anda Tuhan sanggup memback up Anda hingga hidup Anda bersinar? Mengapa?
3.    Dukungan Ilahi dalam hal apa yang paling Anda butuhkan saat ini?
DOA UNTUK HARI INI
Ya Allah Bapa di surga, terima kasih atas dukungan-Mu yang luar biasa atas setiap pekerjaan yang kami lakukan. Kami hanya ingin terus memuliakan nama-Mu saja dengan hanya melakukan apa yang Kau kehendaki. Terus bimbing kami dalam setiap perkara, sehingga kami bisa menjadi terang dan garam bagi orang lain juga. Terima kasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.

Berserulah, Dan Tuhan Akan Datang Dalam Hidupmu

BACAAN HARI INI
Mazmur 86:1-17

RHEMA HARI INI
Mazmur 86:5 Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu.

Jarum jam dinding menunjuk angka 5, itu tanda waktu mezbah doa pagi keluarga Bapak Tono. Setiap pagi, Bapak Tono, istri, dan kedua anaknya berkumpul berdoa bersama, memuji dan menyembah Tuhan. Mereka bersyukur untuk anugerah kasih karunia hari yang baru. Mereka bersehati meminta urapan Tuhan. Mereka berseru, mengundang Tuhan untuk hadir memimpin dan menuntun. Mereka memohon perlindungan Tuhan. Mereka meminta perkenanan Tuhan agar hidup mereka bisa selalu menjadi berkat, senantiasa menjadi terang, menjadi saksi dan bukti cinta kasih dan kebesaran Tuhan yang sungguh luar biasa.

Mazmur 86 menceritakan bagaimana di tengah tekanan pergumulan hidupnya, sepanjang hari Daud berseru dengan rendah hati kepada Tuhan. Dengan segenap hati ia meminta ampun dan memohon pertolongan Tuhan. Daud sungguh-sungguh percaya bahwa Tuhan itu baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia. Di dalam keterpurukannya Daud selalu ingat bagaimana kebaikan dan kasih Tuhan yang melimpah. Demikian juga keluarga bapak Tono. Dulu mereka pernah mengalami bagaimana hidup tanpa campur tangan Tuhan. Namun kini mereka sungguh merasakan bagaimana indahnya hidup yang selalu melibatkan Tuhan.

Tuhan itu bukan hanya baik, tetapi kasih setiaNya juga berlimpah-limpah. Oleh sebab Dia setia maka kebaikannya tidak hanya sekali terjadi, tetapi akan tetap berlangsung terus-menerus dan selamanya. Itulah keyakinan Daud, keyakinan Bapak Tono, dan keyakinan kita semua. Kita percaya bahwa Tuhan rindu untuk selalu mendatangkan kebaikan di dalam pekerjaan kita, di dalam kesehatan kita, di dalam pernikahan kita, di dalam keuangan kita, di dalam pelayanan kita, di dalam semua aspek hidup kita. Oleh karena itu marilah kita semua senantiasa berseru, mengundang Tuhan untuk hadir dan menuntun hidup kita. Saat Dia ada di dalam hidup kita, Ia pasti membangun segala aspek kehidupan kita sehingga hidup kita bisa menjadi berkat dan berbuah lebat bagi kemuliaanNya.

RENUNGAN
UNDANGLAH dan BESERU kepada Tuhan, maka Dia akan DATANG dalam hidup kita untuk TURUT MEMBANGUN segala aspek kehidupan kita.

APLIKASI
1.    Bagaimana cara Anda mengatasi pergumulan Anda selama ini?
2.    Sudahkah Anda berdoa dan mengundang Tuhan untuk turut serta? Dengan rendah hati, akuilah setiap dosa dan kelemahan Anda, berserah dan percaya penuh pada Tuhan yang akan menuntun dan membangun Anda.
3.    Apakah Anda sudah membangun mezbah keluarga dan pondok Daud? Sudahkah Anda tergabung dalam komsel? Jika belum, apa alasannya?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus kami bersyukur memiliki Allah seperti Engkau yang berlimpah kebaikan dan kasih setia. Ampunilah kami jika selama ini kami sering melupakanMu. Saat ini Tuhan kami berseru kepadaMu. Masuklah dalam hati kami dan bentuklah seturut kehendakMu. Kami percaya bahwa rencanaMu adalah yang terbaik bagi kami sebab kami hidup karena anugerahMu. Dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”