KASIH MEMBERI KEKUATAN YANG LUAR BIASA

RHEMA HARI INI

Matius 16:24-25 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.

Definisi tentang Kasih Allah bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Pemahaman yang kita dapatkan menentukan benar atau tidaknya respon kita. Ada orang yang mengasihi Tuhan seperti orang yang bertransaksi, jika Tuhan memberikan apa yang ia inginkan, maka ia akan mengasihi Tuhan. Ada pula yang seperti orang memancing, aku mau memberi kepada Tuhan seratus supaya aku bisa mendapat seratus ribu. Namun ada pula yang mengasihi Tuhan dengan segenap hati karena tahu bahwa Tuhan telah sangat mengasihinya bahkan sebelum ia mengenal Tuhan.

Mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati berarti memberikan segenap keberadaan hidup kita untuk dikuasai dan dipimpin oleh Roh Kudus. Artinya kita berjalan bersama Tuhan setiap hari, memikirkan jalan-jalan-Nya, tunduk kepada kehendak-Nya, taat melakukan firman-Nya, memegang teguh janji-Nya serta rela diajar dan dibentuk oleh-Nya. Tuhan sendiri menegaskan, “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku…Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku;” (Yoh 14:23; 24). Meskipun itu berarti harus menyangkal keinginan dirinya, tetapi orang yang mengasihi Tuhan akan mau memikul salib untuk bisa tetap berjalan dalam Firman Tuhan.

Ya, kasih akan memberikan kekuatan yang luar biasa untuk melakukan apa pun bagi Tuhan. Kasih itu bersifat aktif, bukan pasif. Yang artinya mendahului untuk melakukan suatu tindakan, bukan menunggu terlebih dahulu atau sekedar membalas. Terlebih kita tahu begitu besar kasih Tuhan kepada kita, tidak ada seorang pun dalam hidup kita yang mengasihi kita seperti Tuhan. Ketika kita mengasihi Tuhan di setiap keadaaan kehidupan kita, baik ketika kita diberkati maupun tidak, saat kita masih sakit atau sudah disembuhkan, saat kita sedang senggang ataupun sedang sangat sibuk kita tetap mengasihi dan mengutamakan Tuhan, maka apapun kesulitan kita, sebesar apapun penghalang yang ada di depan kita, maka kita akan sanggup melewatinya bersama Tuhan. Berkat Kasih Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita yang sungguh-sungguh mengasihi-Nya.

RENUNGAN

KASIH memberikan KEKUATAN yang luar biasa untuk melakukan APA PUN bagi Tuhan.

APLIKASI

1. Menurut Anda, sebesar apakah kasih Anda kepada Tuhan?
2. Kekuatan luar biasa apa yang pernah Anda dapatkan ketika Anda mengasihi Tuhan dengan segenap?
3. Bagaimana cara Anda untuk memupuk kasih kepada Tuhan sehingga semakin besar setiap harinya?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, terima kasih untuk kasih-Mu yang tanpa syarat bagi kami. Kami rindu selalu ada kasih dalam hati kami, sehingga hidup kami sepenuhnya hanya untuk kemuliaan-Mu dan menjadi saksi-Mu.
Di dalam nama Tuhan Yesus, kami telah berdoa. Amin”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

BANGGA BERSAKSI TENTANG TUHAN ADALAH TANDA KITA MENCINTAI TUHAN

RHEMA HARI INI

2 Timotius 1:8 Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.

Kisah Daud mengalahkan raksasa Goliath (1 Samuel 17:40-58) menjadi teladan yang baik bagi kita untuk berani bersaksi tentang Tuhan. Daud yang diremehkan karena masih sangat muda, tidak punya pengalaman berperang dan hanya seorang gembala kecil, justru menjadi satu-satunya orang Israel yang berani menghadapi Goliath. Daud terpanggil saat Goliath menghina Allah Israel. Karena CINTANYA KEPADA TUHAN, dengan gagah berani, Daud maju dan mengalahkan Goliath bersama Tuhan. Kisah Daud ini menunjukkan kepada kita bahwa Tuhan pasti menyertai anak-anak-Nya yang tidak malu dan tidak takut bersaksi tentang Dia. Ketika Daud telah menjadi raja pun, kecintaannya akan Tuhan membuatnya bangga menceritakan tentang Tuhan kepada para raja yang datang bertamu ke kerajaannya, sekalipun raja-raja itu belum tentu seiman dengan Daud.

Demikian pula dalam hidup kita, banyak anak-anak Tuhan yang mengaku MENCINTAI TUHAN tapi enggan atau malu untuk bersaksi. Ada yang minder karena keterbatasan fisik atau karena keterbatasan ekonomi. Padahal jika kita memandang ALLAH sebagai satu-satunya penolong kita, maka apapun kondisi kita, pasti akan dimampukan untuk menjadi saksi-Nya. Nick Vujivic, seorang penyandang cacat tetapi justru bisa bangkit memotivasi orang lain dengan kesaksiannya tentang Tuhan. Di Indonesia kita mengenal penyanyi cilik Grezia Ephifania yang tuna netra namun berani bersaksi bagi Tuhan melalui lagu-lagu pujian.

Ini semua adalah bukti bahwa ketika kita tidak malu bersaksi bagi Tuhan, maka Dia sendiri yang akan memampukan kita. Mari kita manifestasikan dan tunjukkan kasih kita kepada Tuhan dalam hidup sehari-hari dengan berani bersaksi dan menceritakan tentang kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Kesaksian kita mungkin sederhana, jauh dari spektakuler, tetapi rasa cinta yang tulus kepada Tuhan, membuat kesaksian kita akan menjadi dampak yang luar biasa dan di luar ekspektasi kita. Amin.

RENUNGAN

BANGGA dan TIDAK MALU MENCERITAKAN tentang Tuhan adalah tanda bahwa kita MENCINTAI TUHAN dengan segenap.

APLIKASI

1. Apa pandangan Anda tentang bersaksi dan bercerita tentang Tuhan?
2. Bagaimana perasaan Anda selama ini ketika bercerita tentang Tuhan?
3. Apa saja yang membuat Anda bangga kepada Tuhan? Sudahkah Anda menceritakannya kepada orang lain?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami mohon ampun jika kami terkadang masih malu dan ragu untuk bersaksi tentang Engkau. Bentuk kami Tuhan, menjadi pribadi yang mencintai-Mu dengan segenap, sehingga dengan bangga kami bisa bercerita tentang Engkau. Supaya banyak orang dapat mengenal Engkau dan beroleh keselamatan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENCINTAI IBADAH DAN RUMAH TUHAN

RHEMA HARI INI

Mazmur 122:1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: “Mari kita pergi ke rumah TUHAN.”

Mengenang masa-masa remaja saat masih di sekolah menengah dulu, merupakan sesuatu yang membuat Koko selalu merindukan acara kumpul bersama teman-temannya. Seperti sore itu, Koko bersama Andi, Indra dan beberapa teman lainnya, sedang membicarakan kenakalan dan tingkah konyol mereka saat masih di bangku SMA. “Jangankan bisa ngobrol lancar, baru melihat sandalnya saja Koko sudah gemetar.” celoteh Indra tentang Koko yang waktu itu sedang mendekati Rina, yang kini menjadi isterinya. Mereka tertawa-tawa dan menggoda Koko habis-habisan.

Koko memang seorang yang pemalu, meski ia menyangkal tetapi dalam hati ia membenarkan perkataan teman-temannya itu. Ia teringat ketika masa itu hendak datang ke rumah Rina. Melihat atap rumahnya dari kejauhan, hati Koko sudah berdebar tidak karuan. Meskipun rumah Rina termasuk jauh dari rumah Koko dan memerlukan 40 menit perjalanan, tetapi Koko selalu bersemangat untuk datang kesana menemui Rina. Walaupun panas terik, walaupun hujan, namun tidak pernah menyurutkan niat dan keinginan Koko untuk bisa bertemu dengan wanita yang sangat dikasihinya.

Rasa kasih yang sepenuh hati, itulah yang dirasakan Daud kepada Tuhan. Kerena itu Daud selalu rindu untuk beribadah dan pergi ke rumah Tuhan. Lalu bagaimana dengan kita, apakah kita memiliki kerinduan yang sama dengan Daud? Setelah sekian lama kita hanya bisa beribadah secara online, kini gereja kita sudah dibuka kembali. Kita yang mengasihi Tuhan dengan segenap tentu menyambut dengan penuh sukacita kesempatan untuk bisa kembali beribadah di rumah Tuhan. Tetapi jika kita merasa sudah terlanjur nyaman dengan ibadah online dan malas untuk datang ibadah secara langsung, maka kita perlu bertanya pada diri kita sendiri. Masihkah kita mengasihi Tuhan dengan segenap hati kita, ataukah kasih itu sudah mulai padam dan luntur. Jika demikian halnya, mari kita kobarkan kembali api cinta kita kepada Tuhan. Ingatlah akan kasih-Nya yang begitu besar pada kita, kerinduan-Nya untuk bisa bertemu dengan kita dan memberkati kita secara langsung di rumah-Nya. (PF)

RENUNGAN

Orang yang mengasihi Tuhan pasti MENCINTAI IBADAH dan RUMAH TUHAN.

APLIKASI

1. Sudahkah Anda kembali beribadah secara langsung di rumah Tuhan? Jika belum apa alasannya?
2. Menurut Anda, mengapa orang yang mengasihi Tuhan pasti mencintai ibadah dan rumah Tuhan?
3. Apa komitmen Anda untuk memanifestasikan kasih Anda kepada Tuhan dan rumah-Nya?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami mau mengasihi Engkau dengan segenap seperti Daud. Ampuni kami bila kami mulai kehilangan kasih kepada-Mu. Biarlah Roh Kudus-Mu menyalakan kembali api kasih kepada-Mu dalam hati kami. Dan biarlah kami dengan hati yang penuh suka cita datang beribadah di rumah-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENGINJIL TIDAK AKAN BERAT JIKA KITA MENGASIHI TUHAN

RHEMA HARI INI

Filipi 1:22a Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah.

Cali adalah sebuah kota di Kolombia yang merupakan pengekspor kokain terbesar di dunia. Setiap tahunnya Cali mengekspor 700 – 1.000 ton kokain ke Amerika Serikat. Tidak ada seorang pun yang berani menghalangi para pengedar kokain di kota itu. Setidaknya ada 15 jiwa yang terbunuh setiap harinya. Awal tahun 80-an, Cali merupakan kota paling korup di dunia. Gereja-gereja di sana terpecah belah dan seakan tidak peduli dengan keadaan kota itu.

Suatu kali, Pdt. Julio Caesar dan Ruth Ruibal berdoa untuk pertobatan kota itu dan membagikan visi mereka kepada para pemimpin gereja yang lain. Meskipun mereka mengalami beberapa penolakan, namun mereka berhasil mengumpulkan para pemimpin gereja dari berbagai denominasi dan dengan setia melakukan doa puasa bagi Cali. Pada bulan Mei 1995 mereka menyewa sebuah aula dan sepakat untuk berdoa semalaman disertai dengan puasa bagi Cali. Sungguh di luar dugaan, ada 60.000 orang yang hadir untuk berdoa bersama. Malam itu, Walikota Cali berkata, “Cali telah menjadi milik Yesus Kristus”. 48 jam kemudian, koran di Cali mengumumkan “Tidak Ada Pembunuhan di Cali”. 4 bulan kemudian 900 orang polisi yang terlibat dalam perdagangan narkotika dipecat dan diproses secara hukum. Dan 7 orang pemimpin pengedar narkotik ditangkap. Cali yang korup menjadi Cali yang penuh dengan damai Tuhan serta terjadi hujan pertobatan besar-besaran.

Hari ini kita belajar dari seorang yang luarbiasa Pdt. Julio Caesar dan Ruth Ruibal, karena mereka begitu mengasihi Tuhan sehingga tantangan yang luarbiasa saat itu tetap mereka hadapi. Sekarang pertanyaannya, apakah kita juga sama? Ketika kita mengasihi atau mencintai Tuhan dengan segenap hati maka untuk bangkit bergerak selamatkan jiwa tidak akan terasa berat. Tuhan sudah terlebih dulu membuktikan kasihNya yang begitu besar atas hidup kita, saat ini marilah kita kembali pada kasih mula-mula, kasihi Tuhan dengan segenap hati dan ambil bagian untuk menjangkau jiwa bagi kemuliaan Tuhan maka hal itu tidak akan terasa berat.

RENUNGAN

MENGINJIL dan MENYELAMATKAN JIWA tidak akan menjadi pergumulan berat jika kita MENGASIHI TUHAN dengan SEGENAP.

APLIKASI

1. Apa respon yang sering muncul dalam hati Anda ketika didorong menyelamatkan jiwa?
2. Sudahkah Anda bangkit untuk menjangkau jiwa?
3. Apa tantangan yang sering membuat Anda merasa menyelamatkan jiwa itu berat dan langkah apa yang Anda kerjakan saat menghadapi hal tersebut?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa, kami kembali diingatkan bahwa hukum yang utama dalam hidup kami adalah mengasihiMu, kami mau kembali pada kasih mula-mula itu Bapa sehingga kami bisa melakukan apa yang Engkau sukai yaitu selamatkan jiwa bagi kemuliaanMu. Pakai kami Tuhan, mampukan kami, dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

RELA MENYINGKIRKAN KEBIASAAN NEGATIF UNTUK TUHAN

RHEMA HARI INI

Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Intan adalah tipe orang yang suka bertindak semaunya sendiri. Ia tidak pernah memikirkan akibat dari tindakan yang dilakukannya dan hanya memikirkan kesenangan pribadinya. Walaupun sering mendapat teguran dari teman maupun orangtuanya, Intan tidak pernah menghiraukannya. Salah satu kebiasaan buruk Intan adalah merokok. Meskipun Intan adalah seorang gadis, ia tidak malu ataupun canggung untuk merokok di depan umum. Padahal di kota kecil tempatnya tinggal, banyak orang mengenalnya sebagai anak Tuhan yang setiap hari Minggu selalu pergi ke gereja. Teman-teman gerejanya sampai merasa sedih dan masygul melihat kebiasaan Intan tersebut.

Hingga suatu kali, tiba-tiba Intan merasa dadanya sangat sakit dan ia harus dilarikan ke rumah sakit. Dalam kondisi setengah sadar, Intan merasa bahwa Tuhan begitu sedih melihatnya. “Aku begitu mengasihimu, mengapa tidak kau jaga baik-baik tubuhmu yang telah Ku tebus dengan darah dan nyawa-Ku.” Intan merasa sangat malu dan juga sedih karena telah menyia-nyiakan pengorbanan Tuhan. Ia tidak pernah berpikir bahwa apa yang diperbuatnya itu telah mendukakan hati Tuhan. Intan meminta ampun kepada Tuhan dan berjanji untuk tidak akan membuat Tuhan bersedih lagi.

Jika kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, maka kita pasti rela untuk menyingkirkan kebiasaan negatif kita sebagai bukti kasih kita kepada Tuhan. Tadinya kita mungkin orang yang pemarah, egois dan tidak peduli dengan perasaan orang lain, kita mungkin selalu jatuh ke dalam dosa atau tidak keberatan dengan cara-cara yang tidak jujur dalam berbisnis. Tetapi setelah kita mengetahui kebenaran, kita tahu bahwa semua itu mendukakan hati Tuhan. Memang untuk menyingkirkan semua hal kebiasaan negatif itu awalnya tidak enak dan rasanya kita yang rugi. Tetapi percayalah, ketika kita mau berjuang untuk menyenangkan hati Pribadi yang kita kasihi, perkenanan Tuhan atas hidup kita akan jauh melebihi apa yang dapat kita bayangkan. (LEW)

RENUNGAN:

Jika kita MENGASIHI TUHAN, kita pasti rela MENYINGKIRKAN KEBIASAAN NEGATIF kita.

APLIKASI:

1. Kebiasaan negatif apa yang masih melekat pada diri Anda sampai saat ini?
2. Apa yang membuat Anda begitu sulit menyingkirkan kebiasaan negatif tersebut?
3. Jika kebiasaan tersebut ternyata membuat hati Tuhan sedih, relakah Anda menyingkirkannya? Langkah nyata apa yang akan Anda ambil?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami rindu setiap hal yang kami lakukan selalu menyenangkan hati-Mu. Karena itu, berilah kami kekuatan untuk menyingkirkan semua kebiasaan negatif kami yang mendukakan hati-Mu. Kami percaya, Engkau yang akan memampukan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENGASIHI TUHAN DENGAN BIMBINGAN ROH KUDUS

RHEMA HARI INI

Yohanes 16:13a Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran;

Roy sangat antusias sekali hari-hari ini karena 2 minggu lagi, July kekasihnya, akan berulang tahun. Ia sibuk mencari tahu apa yang benar-benar menjadi keinginan July di hari ulang tahunnya. Roy tidak segan-segan meminta pertolongan kepada adiknya, bahkan memberinya upah untuk mendekati July dan mencari tahu. Setelah Roy mendapatkan petunjuk, ia segera mempersiapkannya dengan baik. Sangat terlihat ia tidak akan melewatkan moment ini untuk menunjukkan betapa ia sangat mengasihi July. Bahkan Roy menghabiskan sebagian besar tabungannya untuk mewujudkan keinginan July di hari ulang tahunnya. Roy tahu persis bahwa hadiah dan kejutannya akan sangat membuat July merasa dikasihi. Benar saja, ketika hari itu tiba dan Roy membawa hadiah serta kejutannya kepada July, July sangat terkejut dan bahagia karena apa yang menjadi keinginannya diwujudkan oleh Roy. Terlebih setelah July mengetahui betapa banyak pemgorbanan yang dilakukan oleh Roy, July bertambah yakin bahwa Roy memang sangat mengasihinya.

Ya, jika kita mengasihi pasangan kita, kekasih, orang tua, anak atau sahabat kita, maka tidak akan sukar bagi kita untuk melakukan apapun untuk menunjukkan kasih kita kepada mereka. Kita akan mau berusaha MENCARI TAHU HAL-HAL APA YANG MEMBUAT MEREKA DISUKAKAN. Seperti yang dilakukan oleh Roy kepada July. Tantangan kita sekarang adalah, SUDAHKAH KITA MELAKUKANNYA JUGA UNTUK TUHAN? Kita semua pasti mengasihi Tuhan, tetapi seberapa besar kadar kasih kita juga pasti berbeda-beda. Hal itu akan terlihat dari seberapa besar kita berjuang untuk memanifestasikannya kepada Tuhan.

Bersyukur, ada ROH KUDUS yang akan mengajarkan, mengingatkan dan memberitahukan kita apa saja hal-hal yang menyenangkan hati Tuhan. Jika kita sungguh-sungguh mau menyenangkan hati-Nya, mari belajar untuk dengar-dengaran dan taat kepada tuntunan Roh Kudus. Semakin kita taat, maka kita akan semakin peka dengan suara Roh Kudus lewat nurani kita. Tetapi semakin sering kita melanggarnya, maka kepekaan itu juga akan semakin hilang. Dengan menjalin hubungan yang intim dengan Roh Kudus maka setiap perbuatan, perkataan dan tindakan kita akan dibawa kepada apa yang menyukakan hati Tuhan. Haleluya!

RENUNGAN

ROH KUDUS yang ada dalam hati kita akan MEMBANTU dan MENGARAHKAN kita untuk MELAKUKAN HAL-HAL YANG BAIK dan BERKENAN kepada Tuhan.

APLIKASI

1. Sudahkah Anda mengetahui dengan pasti apa yang membuat Tuhan di sukakan?
2. Adakah hal-hal yang menjadi kendala Anda untuk melakukannya?
3. Langkah apa yang akan Anda ambil untuk mengalahkan kendala tersebut?

DOA UNTUK HARI INI

“Roh Kudus, kami mengasihi-Mu dan kami ingin senantiasa melakukan apa yang menyukakan hati-Mu. Bimbing dan tuntun kami ya Roh Kudus, supaya kami sungguh-sungguh bisa mengerti apa yang menyenangkan hati-Mu melalui perkataan dan tindakan kami. Didalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

CARA HIDUP ORANG YANG MENCINTAI TUHAN

RHEMA HARI INI

Yakobus 2:17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

Cinta bukanlah apa yang kita katakan, tetapi yang kita lakukan. Cinta adalah aksi, bukan emosi. Kalimat-kalimat sederhana ini memiliki makna mendalam tentang arti mengasihi yang sesungguhnya. Semua orang bisa mengakui bahwa ia mengasihi dan mencintai, namun tidak semuanya siap dan mau menunjukkan bukti bahwa ia benar-benar mengasihi. Perkataan tanpa bukti dan tindakan nyata adalah sesuatu yang diragukan kebenarannya. Cinta yang tulus bahkan seringkali butuh pengorbanan yang tidak ringan.

Tuhan Yesus adalah teladan terbaik tentang kasih. Yesus tidak hanya berkata bahwa Dia mencintai kita, tetapi kerelaan-Nya untuk turun kedunia dan mati untuk menebus dosa-dosa kita, adalah bukti nyata kasih-Nya yang begitu besar. Jika kita pikirkan, sungguh tidak mudah bagi Yesus yang Anak Allah yang penuh Kuasa, harus merendahkan diri-Nya sedemikian rupa. Di saat Dia lebih dari mampu untuk membalas dan menghukum, namun Yesus memilih untuk diam dan taat pada kehendak Bapa.

Seperti halnya iman, jika tidak disertai dengan perbuatan maka iman itu pada hakekatnya adalah mati, demikian pula cinta kita kepada Tuhan jika tidak disertai perbuatan adalah kemunafikan belaka. Salah satu cara menunjukkan bahwa kita mencintai Tuhan adalah dengan cara hidup kita. Adalah mustahil jika kita berkata cinta Tuhan tetapi tidak pernah rindu bertemu secara pribadi dengan Tuhan, tidak tertarik untuk datang ke rumah-Nya, tidak menghargai kehadiran-Nya, tidak taat pada kehendak-Nya dan malah mendukakan hati-Nya. Kita mungkin merasa kita mencintai Tuhan, tetapi dari cara hidup, cara pandang dan cara kita mengambil keputusan, kita bisa menilai apakah kita ini sungguh mencintai Tuhan atau sebenarnya lebih cinta pada diri kita sendiri. Mari kita bangun diri kita untuk lebih konsisten menjaga cara hidup kita sebagai bukti bahwa cinta kita kepada Tuhan adalah nyata dan bukan sekedar kata-kata.

RENUNGAN

TUNJUKKAN bahwa kita MENCINTAI TUHAN melalui CARA HIDUP kita.

APLIKASI

1. Menurut Anda, cara hidup seperti apakah yang menunjukkan cinta kepada Tuhan?
2. Sudahkah cara hidup Anda membuktikan bahwa Anda mencintai Tuhan? Bisakah Anda menyebutkannya?
3. Cara hidup yang tidak menunjukkan cinta kepada Tuhan manakah dalam diri Anda yang harus Anda rubah?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami telah melihat bukti cinta-Mu yang begitu besar bagi kami dan kami rindu untuk membalas cinta-Mu. Ajar kami ya Roh Kudus agar hidup kami senantiasa menjadi bukti bahwa cinta kami nyata bagi-Mu.
Di dalam nama Tuhan Yesus, kami telah berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

TUHAN PALING MENYUKAI WAKTU YANG BERKUALITAS

RHEMA HARI INI

Markus 1:35 Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.

Sebuah lembaga di Inggris yang bernama Lenstore pernah melakukan riset terhadap rata-rata penggunaan gadget di sejumlah negara di dunia. Hasilnya diketahui bahwa masyarakat Indonesia rata-rata menghabiskan waktu selama 11,86 jam tiap hari di depan layar perangkat elektronik. Dari jumlah itu sebanyak 4,46 jam dihabiskan di depan ponsel dan sisanya untuk laptop, televisi dan game. Ini menempatkan Indonesia menjadi negara keempat yang masyarakatnya paling banyak menghabiskan waktu di depan gadget setelah Filipina, Thailand dan Kolombia.

Pertanyaannya, jika kita bisa menghabiskan waktu sampai belasan jam sehari di depan gawai elektronik, berapa banyakkah waktu yang kita gunakan untuk Tuhan? Jika kita mau merenungkan, dalam 24 jam waktu kita dalam satu hari, berapa lamakah waktu yang kita sediakan untuk Tuhan? Daniel di sela kesibukannya sebagai salah satu pejabat penting di Istana Nebukadnesar (Daniel 6:10) tetap memberikan waktu untuk Tuhan 3 kali sehari. Daud bahkan membangun Pondok Daud 24 jam, yang artinya ia mau persembahkan 24 jam terbaik untuk Tuhan. Tidak heran jika Tuhan berkati melimpah orang-orang yang demikian.

Di jaman yang serba sibuk ini, waktu kita menjadi sangat terbatas. Bahkan 24 jam pun akan terasa kurang bagi kita yang sibuk dengan berbagai aktivitas. Jika kita bisa komitmen memberikan waktu yang berkualitas untuk Tuhan, maka Tuhan akan sangat menghargai dan hati-Nya di sukakan. Sebab Tuhan tahu bahwa bagi kita manusia, waktu adalah harta yang luar biasa. Menggunakan waktu hidup kita yang terbatas untuk melayani, bersekutu dan beribadah kepada-Nya, merupakan tanda bahwa kita memprioritaskan Tuhan dan mengasihi-Nya dengan segenap.

RENUNGAN

WAKTU yang BERKUALITAS adalah salah satu bahasa kasih yang PALING DISUKAI Tuhan.

APLIKASI

1. Sudahkah Anda memiliki waktu yang berkualitas untuk Tuhan? Di waktu-waktu apa sajakah itu?
2. Jika belum, apakah penyebabnya?
3. Apa komitmen Anda untuk dapat memiliki waktu yang berkualitas untuk Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, ampuni kami jika selama ini kami lebih banyak menghabiskan waktu untuk kepentingan dan kesenangan kami sendiri saja, dan melalaikan waktu khusus bersama dengan Engkau. Bentuklah kami Tuhan, agar kami menjadi pribadi yang selalu rindu untuk bersekutu dengan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENYUKAKAN HATI TUHAN DENGAN IKUT MELAYANI

RHEMA HARI INI

Matius 20:28 sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, pepatah ini menggambarkan kemiripan atau kesamaan sifat dan perilaku orang tua dengan anak-anaknya. Ryan dan Mitha seringkali dibuat geli dan terheran oleh kemiripan anak-anak dengan mereka. Anak pertama mereka sejak kecil sudah tertarik dengan permainan bola dan kini ia menjadi lawan berlatih yang cukup merepotkan bagi Ryan yang suka bermain sepak bola. Sedangkan anak kedua mereka suka menyanyi seperti Mitha ibunya.

Hati setiap orang tua pasti akan disukakan apabila anak-anak mereka mewarisi sifat-sifat dan karakter-karakter baik yang dimilikinya. Bahkan menjadi kebanggaan tersendiri jika anak-anak mereka bisa meraih prestasi lebih besar dari yang pernah mereka capai. Kita sebagai orang percaya disebut sebagai anak-anak Allah. Sudah sewajarnya jika kita mewarisi sifat dan karakter Bapa kita. Meskipun hukum dunia berlaku sebaliknya, tetapi kita anak-anak-Nya haruslah selalu ingat dari keluarga mana kita berasal, yaitu Keluarga Allah.

Bagi dunia, melayani adalah sesuatu yang bisa merendahkan harga diri dan menempatkan kita di posisi bawah. Tetapi bagi Tuhan, melayani adalah sesuatu yang mulia. Itu sebabnya meskipun Tuhan Yesus adalah Anak Allah, Anak Raja diatas segala raja, tetapi Dia datang ke dunia bukan untuk dilayani, melainkan untuk MELAYANI. Yesus mendoakan dan menyembuhkan orang sakit, menyediakan makan bagi murid-murid-Nya bahkan Dia tidak merasa diri-Nya terlalu tinggi untuk membasuh kaki para murid. Karena Yesus suka melayani, maka Dia akan sangat di sukakan ketika melihat anak-anak-Nya juga ikut melayani. Melayani Tuhan dalam kehidupan kita pribadi maupun dalam gereja lokal yang Tuhan tetapkan bagi kita, adalah sebuah tindakan nyata kasih kita kepada-Nya. Ketika Tuhan melihat hati kita yang tulus dan segenap dalam melayani, Dia akan senang dan terkesan sehingga Penghormatan dan Promosi dari Surga akan diberikan-Nya kepada kita.

RENUNGAN

Yesus sendiri suka melayani dan Dia DISUKAKAN melihat anak-anak-Nya juga ikut MELAYANI.

APLIKASI

1. Apakah pendapat Anda tentang melayani?
2. Sudahkah Anda melayani? Jika belum, apa penyebabnya?
3. Apa komitmen yang Anda ambil untuk menyukakan hati Tuhan Yesus?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, terimakasih Engkau telah menjadi teladan bagi kami dalam melayani. Kami rindu untuk bisa melayani seperti Engkau melayani. Biarlah pelayanan kami menjadi bahasa kasih kami kepada-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

SENTUHAN ROH YANG TIDAK TERBATAS

RHEMA HARI INI

Yohanes 3:34 Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas

Salah satu kisah yang pasti sudah sering kita dengar atau baca di dalam Alkitab adalah cerita tentang anak yang hilang. Si anak bungsu yang meminta hak warisnya dan pergi meninggalkan ayahnya. Ia hidup dalam pesta pora sehingga akhirnya jatuh melarat. Ketika itu bencana kelaparan melanda pula, si bungsu yang sangat kesulitan untuk makan akhirnya menyadari kesalahannya. Apa yang dialaminya kini sangat berbeda dengan dulu ketika ia masih hidup berkelimpahan bersama ayahnya. Ia pun sadar bahwa ia telah berdosa dan memutuskan untuk pulang kepada ayahnya. Ia hanya berharap ayahnya masih mau menerimanya sebagai orang upahan, sebab ia merasa tidak layak lagi untuk menjadi seorang anak. Namun ternyata respons ayahnya sungguh tak terduga. Dari jauh sang ayah berlari menyambut kedatangan si bungsu dengan penuh rasa syukur dan sukacita.

Saat si bungsu memilih jalan hidupnya sendiri dan pergi meninggalkan ayahnya, ternyata kasih sang ayah tidak pernah luntur. Kasih yang selama itu diberikan sang ayah membuat mereka tetap memiliki ikatan batin yang kuat meskipun terpisah jarak yang sangat jauh. Meskipun mungkin jalan hidupnya sudah sangat berbeda, ingatan akan kasih ayahnya membuat si bungsu akhirnya menyadari bahwa ia telah salah melangkah. Ingatan dan kasih ayah yang selalu mendoakannya itulah yang membuatnya berani memutuskan untuk pulang kembali ke rumah ayahnya.

Minggu ini kita telah belajar tentang bahasa kasih Tuhan yang bernama sentuhan Roh. Sama seperti gambaran sang ayah dalam kisah anak yang hilang di atas, kasih Tuhan tidak pernah luntur. Sentuhan Roh tidak terbatas oleh dimensi sehingga meskipun berbeda dimensi, Kasih Tuhan tetap mampu menyentuh hati kita. Ketika tersentuh oleh kasih Tuhan, mata hati kita akan terbuka sehingga kita bisa menyadari kesalahan kita. Roh itu pulalah yang mengajak kita untuk kembali pulang kepada-Nya. Bagaimanapun keadaan kita saat ini, seberapapun besarnya kesalahan yang telah kita perbuat, janganlah ragu untuk kembali kepada Bapa kita. Dia telah begitu lama menantikan kita dan akan menyambut pertobatan kita dengan penuh suka cita.

RENUNGAN

Sentuhan fisik terbatas, tetapi sentuhan roh TIDAK TERBATAS.

APLIKASI

1. Apa yang membedakan antara sentuhan fisik dengan sentuhan roh?
2. Pernahkah Anda mengalami sentuhan roh dari Tuhan? Dalam keadaan apa dan bagaimana perasaan Anda saat itu?
3. Bagaimana Anda akan menggunakan sentuhan roh yang tidak terbatas untuk memperdalam hubungan Anda dengan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, kami mengucap syukur atas Roh-Mu yang telah Kau anugerahkan kepada kami. Dengan Roh-Mu yang tidak terbatas, kami bisa bersekutu dengan-Mu tanpa batasan ruang dan waktu. Terimakasih Bapa, biarlah Roh-Mu yang senantiasa menuntun hidup kami.Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!
Languages

Change Language