MERESPONI KEINGINAN TUHAN

RHEMA HARI INI

Ulangan 28:1 “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.

Satu tahun sudah kegiatan belajar mengajar di sekolah terpaksa harus dialihkan secara online. Hal ini merupakan kebijakan pemerintah untuk mencegah penularan virus dan munculnya klaster baru. Bersekolah secara online sudah tentu merupakan satu masalah tersendiri sebab tidak semua siswa mampu belajar secara mandiri. Begitupun tidak semua orang tua bisa dan mempunyai waktu untuk mengajari anaknya di rumah. Kesulitan inilah yang dihadapi oleh Armin, seorang siswa kelas 3 SMP. Belajar di rumah rupanya membuat Armin sulit untuk berkonsentrasi, godaan untuk membuka games atau channel yang lain selalu muncul saat Armin seharusnya membuka Google Classroom. Akibatnya banyak sekali tugas yang belum di kerjakan oleh Armin.

Mendekati akhir semester pertama, wali kelas Armin pun datang berkunjung ke rumah Armin. Beliau menanyakan kesulitan apa yang Armin hadapi dan memberikan petunjuk-petunjuk untuk mengatasinya. Wali kelas Armin menyarankan agar Armin konsisten mengerjakan tugas harian supaya tidak menumpuk dan membuat Armin sendiri kesusahan. Beliau juga mengatakan bahwa saat ini adalah kesempatan bagi mereka yang sebenarnya tidak terlalu berprestasi di sekolah, namun rajin mengerjakan tugas. Sebab tidak semua anak yang pandai rajin mengerjakan tugas, sementara nilai rapot didapat dari tugas-tugas yang dikumpulkan. Armin pun mengikuti petunjuk dari wali kelasnya. Walau tidak mudah pada awalnya, tetapi Armin berhasil mengumpulkan setiap tugas yang diberikan guru tiap harinya. Hasilnya, nilai Armin melesat naik jauh dari saat ia bersekolah secara normal.

Bentuk kasih dan kepedulian seseorang untuk kita bisa lebih maju lagi adalah dengan memberikan petunjuk yang berguna dan menguntungkan bagi kita. Di dunia ini tak ada Pribadi yang lebih mengasihi dan menginginkan kita untuk terus maju selain daripada Tuhan. Jika kita menyadari hal ini, maka kita akan MELAKUKAN SETIAP PETUNJUK-NYA untuk meresponi keinginan Tuhan yang ingin membawa kita TERUS NAIK DAN TIDAK TURUN. Ikuti ibadah dengan sungguh-sungguh, dengar baik-baik pemuridan yang diberikan gembala sidang kita, Tuhan sedang berbicara dengan kita melalui firman yang disampaikan. Tangkap setiap rhema dan lakukan bagian kita dengan setia, maka Tuhan sendiri yang akan membawa kita terbang tinggi mengatasi setiap masalah dan problema. (PF)

RENUNGAN

RESPONI keinginan Tuhan untuk membawa kita terus naik dengan MELAKUKAN SETIAP PETUNJUK-NYA.

APLIKASI

1. Seberapa besar kerinduan Anda untuk terbang tinggi mengatasi setiap masalah Anda hari ini?
2. Menurut Anda, lewat cara apa saja Tuhan menyampaikan petunjuk-petunjukNya kepada Anda?
3. Tindakan nyata apa yang akan Anda lakukan untuk meresponi setiap petunjuk Tuhan yang Anda dapatkan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami sangat bersyukur memiliki Engkau yang begitu mengasihi kami. Tolong kami Tuhan untuk dapat menangkap setiap petunjuk yang Kau sampaikan lewat berbagai cara dalam hidup kami dan mampukan kami untuk melakukannya. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

ANUGERAH DARI TABURAN YANG TIDAK BIASA

RHEMA HARI INI

Lukas 6:38 Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

Dalam hidup Abraham, Tuhan selalu memberikan kepadanya kesempatan untuk menabur. Dan kesempatan itu benar-benar diambil oleh Abraham. Lihatlah bagaimana Abraham dan keluarganya dikenal sebagai keluarga penabur. Tidak heran, ia dan keturunannya pun mengalami tuaian yang tidak biasa. Begitupun juga yang dialami oleh Janda Sarfat yang dipilih Tuhan untuk memberi makan Elia. Jika kita melihatnya dari sudut pandang Tuhan, sesungguhnya memberi makan Elia adalah kesempatan untuk menabur. Taburannya itu pun ditumbuhkan oleh Tuhan sehingga sang janda Sarfat mengalami tuaian yang tidak biasa. Begitu pula yang terjadi atas sederet nama yang di catat di Alkitab. Daud, wanita yang mengurapi kaki Yesus dengan minyak narwastu, Rasul Paulus, juga janda yang mempersembahkan 2 peser uangnya di depan pintu Bait Allah adalah orang-orang yang mau mengambil kesempatan menabur bagi Tuhan. Entah itu melalui harta mereka, hati, waktu, tenaga dan lain sebagainya.

Tidak hanya untuk mereka yang nama-namanya dicatat di Alkitab, tetapi kesempatan untuk menabur inipun Tuhan berikan bagi semua orang. Karena itu adalah salah satu janji yang Tuhan berikan kepada kita melalui Nuh, bahwa selama bumi masih ada, TIDAK AKAN BERHENTI MUSIM MENABUR DAN MENUAI (Kejadian 8:22). Ini adalah sebuah anugerah dan kepastian dimana ketika kita memberikan taburan, maka kita pun akan mengalami musim menuai.

Tetapi sayangnya, tidak semua orang bisa melihat dan menyadari bahwa menabur adalah kesempatan dan anugerah dari Tuhan. Karena itu jugalah, tidak semua orang bisa ikut mengalami musim menuai. Inilah tantangan bagi setiap kita. Memang bukan hanya tentang materi, tetapi jika kita pun memiliki kesempatan menabur dalam hal materi, lakukanlah dengan rasa cinta kepada Tuhan dengan sepenuh hati kita. Maka Tuhan yang melihatnya, Dia juga yang akan menumbuhkan dan memberikan tuaian yang tidak biasa kepada kita sesuai dengan kebesaran-Nya. Dan hidup kita akan semakin menyukakan hati-Nya. Haleluya!

RENUNGAN

ANUGERAH MENABUR banyak dipakai Tuhan untuk memberikan ANUGERAH UNTUK MENUAI tuaian yang tidak biasa.

APLIKASI

1. Bagaimana Anda menyadari bahwa menabur adalah sebuah anugerah yang Tuhan berikan bagi kita semua?
2. Sudahkah Anda turut ambil bagian dalam kesempatan menabur yang Tuhan berikan?
3. Bagaimana Anda melihat hubungan menabur dengan cinta kasih Anda kepada Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, terimakasih atas kesempatan yang Engkau berikan bagi kami untuk kamu semakin masuk dalam anugerah-Mu. Kami menyadari bahwa turut mengambil bagian dalam hal menabur adalah sebuah anugerah yang Engkau berikan bagi kami. Kami bisa membalas cinta kasih kami kepada-Mu dan melihat betapa hebat-Nya Engkau membawa kami masuk pula ke dalam musim menuai. Sungguh Engkau Allah yang besar bagi hidup kami. Didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

PERSEMBAHAN ADALAH SIKAP HATI YANG BERKENAN DI HADAPAN TUHAN

RHEMA HARI INI

Mazmur 54:8 Dengan rela hati aku akan mempersembahkan korban kepada-Mu, bersyukur sebab nama-Mu baik, ya TUHAN.

Ketika Ayu masih seorang jiwa baru, ia kurang paham dengan yang namanya persepuluhan dan persembahan bagi Tuhan. Ia setuju dengan prinsip menabur, tetapi menurut Ayu saat itu, taburan tidaklah harus diberikan pada gereja. Apalagi ia melihat gedung gerejanya sudah begitu bagus dan megah, Ayu berpikir untuk apa ia menabur di tempat yang sudah berkelimpahan. Sama-sama menabur, lebih baik ia langsung saja memberi pada mereka yang jelas kelihatan membutuhkan bantuan. Lebih tepat guna dan terarah, demikian pemikiran Ayu.

Seiring waktu, rohani Ayu pun semakin bertumbuh. Ia belajar dari hari ke hari lewat khothbah yang disampaikan, lewat firman yang ia baca dan dari kelompok sel dimana ia tergabung. Ayu jadi mengerti bahwa bagi Tuhan, pemberian manusia itu tidaklah ada apa-apanya. Apapun dan seberapapun yang mampu kita berikan, sebetulnya itu adalah milik Tuhan juga yang di percayakan-Nya pada kita. Yang Tuhan lihat dan Tuhan perhitungkan adalah sikap hati kita, sebab ada perbedaan besar antara memberi dan mempersembahkan. Memberi itu berarti terserah kita, mau yang bagus atau mau yang jelek, semua tergantung kerelaan hati kita. Tetapi MEMPERSEMBAHKAN, berarti kita sungguh-sungguh menyiapkannya secara khusus bagi pribadi yang kita hormati dan kita junjung tinggi. Tidak mungkin kita akan sembarangan atau asal-asalan, pasti kita akan memberikan yang terbaik dari apa yang kita miliki.

Ayu kini menyadari perbedaan antara pemberian untuk Tuhan dan untuk sesama. Pada Tuhan, kita memberikan PERSEMBAHAN, sebagai tanda kita mengakui kedaulatan-Nya atas hidup kita dan kita menyembah Dia sebagai Raja di atas segala raja. Pada orang tua, kita memberikan penghormatan, sebab merekalah yang telah melahirkan dan membesarkan kita. Tak terhitung berapa besarnya biaya dan kesulitan yang sudah mereka hadapi untuk menjadikan kita seperti sekarang ini. Dan pada orang miskin, kita memberikan sumbangan agar mereka pun bisa merasakan kasih Allah melalui uluran tangan kita. Jadi persembahan itu bukan sekedar harta yang kita bawa, tetapi sikap hati yang berkenan di hadapan Tuhan. Kita tidak berdonasi atau menyumbang gereja, tetapi kita memberi persembahan dan penyembahan yang terbaik untuk Tuhan, Allah kita. (PF)

RENUNGAN

PERSEMBAHAN itu bukan sekedar harta yang kita bawa, tetapi SIKAP HATI YANG BERKENAN di hadapan Tuhan.

APLIKASI

1. Apa pendapat Anda tentang persembahan selama ini? Apakah sama dengan memberi?
2. Menurut Anda, apa perbedaan antara memberi dan mempersembahkan?
3. Sudahkah Anda memiliki sikap hati yang berkenan di hadapan Tuhan? Apa komitmen Anda tentangnya?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, ampuni kami jika selama ini kami belum memiliki sikap hati yang benar dan berkenan di hadapan-Mu. Kini kami mengerti bahwa persembahan kami adalah wujud dari rasa hormat, kasih dan rasa syukur kami yang besar atas segala kasih karunia dan berkat-Mu atas hidup kami. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENABUR KARENA KASIH MEMBUAT KITA MENIKMATI TUAIAN YANG TIDAK BIASA

RHEMA HARI INI

Amsal 11:25 Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.

Jika kita perhatikan, ada kesamaan dari kisah Abraham dan kisah kelahiran Tuhan Yesus. Dimana Allah dan Abraham sama-sama rela mengorbankan anak tunggal yang sangat dikasihi. Yang menjadi dasar tindakan Allah dan Abraham juga sama, yaitu KASIH. Karena kasihnya pada Tuhan Abraham rela mengorbankan anaknya, dan untuk itu Abraham menuai tuaian yang tidak biasa (Uncommon Harvest). Bukan saja tidak jadi kehilangan anaknya, tetapi Abraham juga diberkati dari orang yang mempunyai satu anakpun tidak bisa, diangkat menjadi Bapa Banyak Bangsa, bahkan Bapa Orang Percaya di Perjanjian Baru ini.

Dan oleh karena kasih-Nya yang begitu besar pada manusia, Allah rela mengorbankan putra-Nya yang tunggal Yesus Kristus sebagai penebus dosa kita semua. Tuaiannya sungguh luar biasa, setiap lutut bertelut dan setiap lidah mengaku, bahwa Yesus adalah Tuhan! Terjadi pertobatan yang luar biasa dan panen raya jiwa-jiwa di jaman Para Rasul.

Dari sini kita belajar bahwa dasar dari memberi HARUSLAH KASIH. Dasar dari menabur haruslah kasih. Kita tidak memberi karena terpaksa, karena kewajiban, karena diancam atau karena sebab yang lain. Kita memberi karena kita cinta Tuhan. Kita mau membalas semua kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Dengan kita menabur pada sesama dengan kasih, berarti kita meneruskan rasa kasih Tuhan pada mereka, dan tentunya hal ini akan sangat memberkati. Sebab mereka jadi tahu bahwa Tuhan amat sangat mengasihi mereka. Itulah yang seharusnya menjadi motivasi kita dalam menabur, yaitu ingin memberikan yang terbaik bagi Tuhan dan menyenangkan hati-Nya. Dalam Amsal 11:25 tertulis bahwa orang yang banyak memberi berkat pasti akan diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum. Jangan pernah khawatir kita akan kekurangan jika menabur, selama kita menabur benih karena cinta Tuhan dan cinta sesama, maka Tuhan sendiri yang akan memastikan kita bisa menikmati Uncommon Harvest (Tuaian yang tidak biasa).

RENUNGAN

Menabur benih karena LOVE GOD LOVE PEOPLE WITH PASSION, membuat kita menikmati UNCOMMON HARVEST.

APLIKASI

1. Apa yang mendasari tindakan Anda dalam menabur selama ini?
2. Apa yang dapat Anda lakukan untuk menabur benih atas dasar love God love people with passion?
3. Tuaian tidak biasa apa yang pernah Anda dapatkan ketika Anda menabur dengan kasih?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa, terimakasih untuk pengajaran-Mu pada hari ini. Terus bimbing kami Bapa, agar kami dapat menabur dengan kasih, baik menabur bagi Kerajaan-Mu maupun menabur bagi sesama kami. Terimakasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin,

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MEMENUHI SORGA DENGAN PERSEMBAHAN SAMPAI AWAN-AWAN SARAT MENGANDUNG HUJAN BERKAT

RHEMA HARI INI

Pengkotbah 11:3b Bila awan-awan sarat mengandung hujan, maka hujan itu dicurahkannya ke atas bumi; dan bila pohon tumbang ke selatan atau ke utara, di tempat pohon itu jatuh, di situ ia tinggal terletak.

Seorang jemaat gereja kita bernama Trifena bersaksi, meski keadaan keuangannya buruk dan masih ditambah lagi masa pandemi, namun ia tetap taat mengembalikan persepuluhan. Dengan hati yang penuh sukacita, ia mengimani apa yang disampaikan oleh Pak Obaja, Pak Jonathan dan Ibu Nita serta Ibu Guntur, dalam Maleakhi 3:10 dan Mazmur 126:5-6. Janji Tuhan dirasakan Trifena sangat luar biasa, setiap ia mengembalikan persepuluhan dari setiap berkat yang ia terima, maka ia selalu mendapatkan berkat keuangan lebih dari apa yang telah ia kembalikan. Terlebih di masa pandemi ini, pemeliharaan Tuhan dalam keluarganya sungguh luar biasa. Berkat Tuhan datang silih berganti lewat saudaranya. Baik itu berupa suplai vitamin, sembako dan juga uang, sehingga apa yang menjadi kebutuhannya selalu Tuhan sediakan tepat pada waktunya. Trifena yakin dan percaya semua yang ia terima itu semata mata karena kasih dan anugerah Tuhan.

Membaca kesaksian Trifena, mungkin ada diantara kita yang bertanya-tanya, saya sudah menabur dengan sukacita juga, tetapi mengapa belum ada tuaian yang saya dapatkan? Ternyata bukan kita saja yang bertanya-tanya, Pak Jonathan pun sempat merasa setelah beliau menabur, selama bertahun-tahun sepertinya beliau tidak melihat apapun. Tetapi Pak Jonathan memilih tetap percaya firman Tuhan dan terus menabur dengan sukacita. Sekarang kita bisa melihat, hujan berkat seperti tak henti-hentinya tercurah dalam kehidupan beliau. Ini semua karena beliau berhasil mendapat pewahyuan dari Roh Kudus dan beliau ingin mengimpartasikannya kepada kita semua.

Tahukah Saudara, ketika kita terus menabur dengan sukacita, maka itulah masa dimana kita sedang memenuhi sorga dengan persembahan kita sampai awan-awannya sarat mengandung hujan berkat. Begitu awannya penuh, maka hujan tidak tertahankan lagi. Segera hujan berkat yang deras itu dicurahkan-Nya keatas hidup kita. Oleh sebab itu, janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah (Galatia 6:9). Jangan berhenti menabur, sebab ketika telah tiba waktunya, maka hujan berkat itupun tak akan henti-hentinya tercurah dalam hidup kita. Amin.

RENUNGAN:

Masa MENABUR DENGAN SUKACITA adalah masa kita MEMENUHI SORGA dengan persembahan sampai awan-awan sarat mengandung hujan berkat.

APLIKASI

1. Bagaimana sikap hati Anda saat menabur?
2. Apa yang perlu Anda koreksi dalam sikap hati Anda?
3. Apa komitmen Anda setelah mendapat pewahyuan pada malam hari ini?

DOA UNTUK HARI INI

“Kami menyadari Tuhan, bahwa apa yang ada pada kami semuanya datangnya dari Engkau. Kami mau terus belajar untuk menabur dengan penuh sukacita, sehingga ketika tiba waktu-Mu nanti, Engkau akan menyatakan hujan berkat atas hidup kami. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

HUKUM TABUR TUAI TERUS ADA SEPANJANG MASA

RHEMA HARI INI

Kejadian 8:22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.”

Untuk membiayai pendidikannya, Howard Kelly harus menjual barang dari pintu ke pintu. Suatu hari karena sangat kelaparan, ia memutuskan meminta sesuatu untuk dimakan ketika ia mengetuk pintu di rumah berikutnya. Seorang wanita muda cantik membuka pintu, dan Kelly kehilangan keberaniannya. Akhirnya ia hanya meminta segelas air putih karena terlalu malu untuk meminta makanan. Wanita itu membawakannya segelas susu yang diminumnya dengan lahap. Kelly lantas bertanya, berapa banyak ia berhutang. Wanita tersebut berkata bahwa ibunya mengajarinya melakukan itu, dan ia tidak pernah mengharapkan imbalan apapun. Waktu pun berlalu, Howard Kelly telah menjadi seorang dokter bedah terkenal ketika seorang wanita datang berkonsultasi untuk penyakit langka yang dideritanya. Ketika wanita itu menyebutkan nama kota kecil dimana ia tinggal, Dr. Kelly tersadar bahwa ia sedang melayani wanita yang dulu memberinya segelas susu. Dr. Kelly mengerahkan segenap perhatiannya dan memastikan bahwa wanita tersebut mendapatkan perhatian khusus. Setelah cukup lama dirawat di Rumah Sakit, wanita itu akhirnya mendapatkan kembali kesehatannya dan siap pulang ke rumah. Wanita itu merasa bahwa ia akan mendapatkan tagihan yang sangat besar. Namun ketika ia menerima tagihan, ia mendapatkan bahwa Dr. Kelly telah membayar seluruh biaya perawatannya disertai catatan kecil, “Sudah dibayar lunas dengan segelas susu.”

Dalam Perjanjian Lama, Ishak mengalami tuaian yang tidak biasa ketika ia taat pada perintah Tuhan untuk menabur meskipun sedang berada di waktu yang sukar. Ishak mendapatkan tuaian yang luar biasa, 100 kali lipat. Dan tuaian itu adalah berkat yang membuat Ishak bukan hanya kecukupan, tetapi berkelimpahan. Alkitab mencatat, Ishak menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya (Kejadian 26:12-14) Sama seperti yang dialami oleh wanita dalam kisah di atas. Dengan taburan segelas susu, ia beroleh tuaian luar biasa, yaitu kesembuhan dari penyakit langka dengan perawatan terbaik tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

Hukum tabur tuai terus ada di sepanjang masa, baik di Perjanjian Lama (Kejadian 8:22) maupun di Perjanjian Baru, dimana Rasul Paulus membagikan Rahasia Kristus, Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga (2 Korintus 9:6). Tetaplah menabur sekalipun di masa yang sukar, sebab hukum tabur tuai tidak pernah gagal. Terlebih Tuhan telah berjanji akan ada Tuaian yang Tidak Biasa bagi kita. Seluruh dunia boleh mengalami krisis, tetapi bersama Tuhan kita mengalami kemenangan besar.

RENUNGAN

HUKUM TABUR TUAI terus ada SEPANJANG MASA, baik di Perjanjian Lama maupun di Perjanjian Baru.

APLIKASI

1. Apa yang Anda pahami tentang hukum tabur tuai?
2. Pengalaman apa yang Anda miliki tentang hukum tabur tuai ini?
3. Apa yang harus Anda lakukan agar Anda bisa memperoleh Tuaian Yang Tidak Biasa tahun ini?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa, terimakasih Engkau telah mengajari kami tentang rahasia hukum tabur tuai. Walaupun sekarang kami sedang berada di masa sulit, tetapi seperti Ishak kami mau taat dan tetap menabur. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENGAKSES BERKAT SEMUA MUSIM

RHEMA HARI INI

Ulangan 28:1-2 Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.

Bangsa Israel pernah dididik Tuhan dengan sangat keras ketika mereka ada di padang gurun selama 40 tahun. Disatu sisi, Tuhan sudah memberikan sebuah visi besar, yaitu mereka akan memiliki Tanah Perjanjian. Tetapi disisi lain, ada hal penting yang Tuhan ingin pastikan terlebih dahulu ada di dalam diri mereka. Pernah suatu kali, Bangsa Israel gagal mencukupkan diri dengan apa yang Tuhan berikan. Roti manna yang setiap hari turun tidak membuat mereka bersyukur. Dan saat Tuhan memberikan daging burung puyuh, tingkah laku bangsa itu justru sangat menimbulkan murka Tuhan sehingga Tuhan harus memukul mereka di Kibrot-Taawa (Bilangan 11:33). Selain itu, berkali-kali bangsa Israel juga harus diperingatkan oleh Tuhan melalui Musa, supaya mereka dengan kesungguhan hati TETAP SETIA MELAKUKAN APA YANG TUHAN PERINTAHKAN. Tujuan Tuhan adalah supaya mereka siap dan Tuhan BISA MEMBAWA MASUK ke Tanah Perjanjian.

Tapi mari kita lihat dari sisi yang lain. Dibalik didikan Tuhan yang keras, ternyata tetap ada pemeliharaan dan penjagaan Tuhan di sepanjang musim yang mereka lalui. Bahkan dicatat baju dan kasut mereka TIDAK RUSAK selama ada di padang gurun (Ulangan 29:5). Perlahan tapi pasti, Tuhan mengangkat mereka melebihi bangsa-bangsa yang lain. Bahkan bangsa-bangsa yang mereka jumpai menjadi segan karena memandang Israel sebagai bangsa pilihan Tuhan. Pembelaan Tuhan sungguh nyata, kemenangan selalu diberikan, pemeliharaan Tuhan pun membuat mereka tidak pernah berkekurangan.

Mungkin saat ini kita pun seperti bangsa Israel. Sedang dituntun Tuhan untuk masuk ke dalam Tanah Perjanjian kita masing-masing, atau bahkan sudah dibawa masuk ke dalamnya. Dimanapun dan bagaimanapun kondisi kita saat ini, jika kita mau tetap ada di dalam Perjanjian dengan-Nya, yang perlu kita lakukan adalah lakukan dengan setia setiap perintah dan tuntunan Tuhan. YANG SATU HARUS DILAKUKAN, YANG LAIN JANGAN DIABAIKAN. Cukupkan diri dengan apa yang ada, jangan berhutang dan tempatkan Tuhan ditempat yang terbaik dalam hidup kita. Maka kita bisa mengakses berkat semua musim yang telah Tuhan sediakan bagi kita. Perkara kecil akan diubah menjadi perkara yang besar dan kemuliaan-Nya semakin nyata atas hidup kita. Haleluya!

RENUNGAN

HANYA KETIKA kita mengerti Rahasia Kerajaan Allah, dan MELAKUKANNYA DENGAN SETIA, maka kita BISA MENGAKSES berkat semua musim yang telah disediakan Tuhan bagi kita.

APLIKASI

1. Apakah yang Tuhan kehendaki untuk Anda lakukan supaya Anda bisa mengakses berkat semua musim?
2. Apa yang menjadi kendala bagi Anda untuk melakukannya?
3. Bagaimana cara Anda untuk mengatasinya? Tuliskan komitmen Anda.

DOA UNTUK HARI INI

Roh Kudus, terimakasih atas tuntunan-Mu untuk membawa kami mengalami berkat di semua musim. Kami tahu bagian kami adalah melakukannya dengan setia segala hal yang menjadi bagian kami. Berikan kami kekuatan ya Tuhan, supaya kami dimampukan untuk tetap setia dan bertekun sampai kemuliaan-Mu dinyatakan dalam hidup kami. Didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENJADI PEMBERI PINJAMAN BUKAN PENERIMA PINJAMAN

RHEMA HARI INI

Ulangan 28:12 TUHAN akan membuka bagimu perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni langit, untuk memberi hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati segala pekerjaanmu, sehingga engkau memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak meminta pinjaman.

Konsep pemikiran tentang hutang seringkali membuat Alin seringkali berselisih paham dengan Elly, kakaknya. Bagi Alin, berhutang itu bukanlah sesuatu yang salah, sebab jika tidak berhutang bagaimana mungkin ia bisa memiliki barang-barang yang di inginkannya. Selama jumlah angsuran masih mampu dibayarnya, Alin merasa tidak ada masalah dengan berhutang. Berbeda dengan Elly, yang tidak pernah mau untuk berhutang sekalipun banyak bank menawarinya untuk menambah modal usaha. Elly juga selalu membeli barang-barang secara tunai, ia akan terus menabung sampai uangnya cukup terkumpul untuk membeli barang yang di inginkannya. Seperti mobil misalnya, Alin sudah sering mengusulkan agar Elly mengambil kredit mobil baru sebab mobil Elly yang sekarang sudah termasuk tua dan penuh goresan dimana-mana. Namun Elly dengan tegas menolak karena ia tidak suka punya hutang.

Tahun-tahun berlalu, kini di masa pandemi Alin melihat kehidupan Elly tenang-tenang saja. Ia tak pernah mengeluh kesulitan keuangan dan tampaknya Elly tak perlu susah-susah berhemat. Alin tahu bahwa usaha kakaknya sedikit banyak juga terkena dampak pandemi, tetapi semua berjalan seperti biasanya, bahkan kakaknya itu masih dapat menabur, dan menjadi berkat bagi keluarga serta mereka yang membutuhkan. Sedangkan Alin, sampai hari ini masih saja memiliki tanggungan hutang yang belum lunas. Malah ia semakin merasa kesulitan untuk membayar angsuran di tengah kondisi krisis ekonomi akibat pandemi. Alin jadi mengerti bahwa komitmen Elly untuk tidak mau berhutang itu adalah kunci kesuksesan dan hidup yang relaks dan enjoy di semua musim.

Banyak orang yang mempunyai pikiran seperti Alin, bahwa tidak ada yang salah dengan berhutang selama kita mampu membayarnya. Tetapi firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kita, mau itu hutang konsumtif ataupun hutang produktif, yang terbaik adalah TIDAK BERHUTANG. Inilah salah satu prinsip dalam Perjanjian Berkat Tuhan. Jika kita baik-baik mendengarkan suara Tuhan dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya maka Tuhan akan memposisikan kita bukan dalam posisi penerima pinjaman, tapi pemberi pinjaman. Berkat semua musim akan dapat kita nikmati dan kita akan bisa relaks dan enjoy dalam segala keadaan. (PF)

RENUNGAN

Perjanjian Berkat Tuhan memposisikan kita BUKAN SEBAGAI penerima pinjaman, melainkan sebagai PEMBERI PINJAMAN.

APLIKASI

1. Dimanakah posisi Anda sekarang ini? Sebagai penerima pinjaman atau pemberi pinjaman?
2. Jika Anda masih di posisi sebagai penerima pinjaman, menurut Anda oleh sebab apakah itu?
3. Apa keputusan yang Anda buat supaya Anda dapat masuk dalam Perjanjian Berkat Tuhan dan menikmati berkat semua musim dari Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, kami mengucap syukur atas pengajaran-Mu pada hari ini. Kami ambil komitmen untuk segera menyelesaikan semua pinjaman kami. Beri kami anugerah-Mu agar kami dapat membereskan semuanya dan mulai hidup dalam Perjanjian Berkat-Mu dengan tidak lagi berhutang. Terimakasih Tuhan, di dalam nama-Mu Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

RAHASIA HIDUP SUKSES DAN BAHAGIA

RHEMA HARI INI

Ibrani 13:5 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

Kita semua tahu bahwa Pak Obaja, Bapak Gembala kita, adalah tipe orang yang selalu punya visi besar. Namun tahukah Anda bahwa mobil pertama yang dimiliki Pak Obaja wujudnya seperti mobil angkot? Tentang mobil itu Pak Obaja dengan bangga selalu berkata kepada anak-anaknya, “Ini mobil yang terbaik di dunia!” Pada saat Tuhan memberkati Pak Obaja dengan sebuah mobil sedan DX, Pak Obaja tetap selalu berkata, “Inilah mobil yang terbaik di dunia!” Sikap Pak Obaja ini menunjukkan bahwa beliau menghargai apapun pemberian Tuhan. Bagaimanapun kondisi pemberian Tuhan itu, beliau tetap bisa mencukupkan diri dan menikmatinya, bahkan selalu menganggapnya sebagai pemberian yang terbaik. Karena Pak Obaja bisa mencukupkan diri dengan segala keadaan sekaligus terus memperjuangkan visi besar yang Tuhan sudah berikan, maka beliau selalu bisa menikmati kebahagiaan dan keberhasilan.

Surat Ibrani mendorong para jemaat Kristen pada waktu itu untuk terus maju menuju kedewasaan rohani. Di bagian akhir surat itu sang penulis dengan tegas menyemangati orang-orang percaya agar tetap tabah dalam keselamatan, iman, penderitaan, dan kekudusan. Salah satu nasihatnya adalah supaya para jemaat tidak menjadi hamba uang tetapi bisa mencukupkan diri dengan apa yang mereka punya. Para jemaat tidak perlu khawatir akan kebutuhan hidup mereka karena Allah telah berjanji bahwa Ia sekali-kali tidak akan membiarkan dan meninggalkan mereka.

Bisa mencukupkan diri dalam segala keadaan bukan berarti lantas kita tidak perlu mempunyai visi dan impian yang harus dikejar. Seperti halnya kisah Pak Obaja tadi, beliau selalu bisa mencukupkan diri dengan apa yang ada dalam hidupnya namun juga tetap memperjuangkan visi besar yang Tuhan sudah berikan kepadanya. Oleh karena itu, mari kita bangkit menjadi pahlawan Tuhan dengan meneladani teladan iman yang luar biasa dari gembala senior kita. Mari kita perjuangkan visi besar yang sudah kita miliki sekaligus berusaha mencukupkan diri dengan segala keadaan, supaya kita bisa mendapatkan kesuksesan serta kebahagiaan.

RENUNGAN

Rahasia hidup SUKSES dan BAHAGIA adalah memiliki VISI BESAR dan bisa MENCUKUPKAN DIRI dalam segala keadaan.

APLIKASI

1. Apakah rahasia hidup sukses dan bahagia?
2. Visi besar dari Tuhan apa yang Anda miliki saat ini?
3. Bagaimana Anda akan mengejar visi itu dengan tetap mencukupkan diri dalam segala keadaan?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa, terimakasih atas pengajaran-Mu pada malam hari ini. Dengan teladan dari bapak gembala kami Pak Obaja, kami mau terus belajar untuk mencukupkan diri kami dalam setiap keadaan sambil terus mengejar apa yang menjadi visi-Mu atas hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

SETIA PADA PERKARA KECIL

RHEMA HARI INI

Matius 25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Seorang jemaat kita yang ada di Kupang, bernama Amelia bersaksi, bahwa ia terlahir di keluarga broken home. Bapak dan ibunya telah berpisah dan ia tinggal bersama ibunya di sebuah kos sederhana. Hidup mereka jauh dari berkecukupan, namun sejak SMA Amelia telah setia mengembalikan persepuluhan dari uang saku yang diterimanya. Ia percaya ketika ia taat dengan perkara kecil, maka Tuhan akan bawa hidupnya untuk mengalami hal-hal yang besar. Singkat cerita, ia memulai usaha online. Dari setiap hasil penjualannya, Amelia terus setia mengembalikan persepuluhan. Tuhan yang melihat kesetiaannya, tak segan mencurahkan berkat-Nya yang melimpah atas Amelia. Di usia 19 tahun, Amelia telah bisa membeli sebuah mobil. Usia 21 tahun ia membeli mobil yang ke-2, lalu usia 23 tahun membeli tanah seharga 500 juta dan kini di usianya yang ke 25 tahun, ia bisa mendirikan ruko.

Firman rhema kita hari ini mengajarkan bahwa barangsiapa setia pada perkara kecil, maka Tuhan akan percayakan perkara-perkara besar kepadanya. Seperti hamba yang menerima 5 dan 2 talenta mengelola dengan baik apa yang dipercayakan tuannya, Amelia pun setia mengelola berkat Tuhan yang diterimanya sejak dari jumlah yang pastinya tidak seberapa. Kesetiaan Amelia pada perkara kecil membuat Tuhan menyatakan berkat demi berkat dalam hidupnya.

Kita juga dapat belajar dari hamba yang diberi 2 talenta, ia tidak iri dengan temannya yang diberi 5 talenta. Apa yang ada di tangannya, itulah yang ia kerjakan dengan sebaik mungkin. Kita pun tidak perlu iri melihat orang lain lebih diberkati. Tetaplah bersukacita dan nikmati apapun pekerjaan kita. Kerjakan dengan sungguh-sungguh dan sebaik mungkin, sebab ketika Tuhan melihat kesetiaan kita pada perkara kecil sekalipun, maka Tuhan bisa berkati kita lebih dari apa yang bisa kita pikirkan dan bayangkan.

RENUNGAN:

SETIALAH dengan PERKARA KECIL, maka Tuhan akan PERCAYAKAN perkara-perkara yang BESAR.

APLIKASI

1. Coba koreksilah diri Anda, apakah Anda sudah setia pada perkara kecil? Jika belum, mengapa?
2. Hal apa yang Tuhan ingatkan saat Anda membaca renungan hari ini?
3. Apa yang sudah Anda alami dan rasakan ketika Anda setia pada perkara kecil?

DOA UNTUK HARI INI

Roh Kudus, Engkau adalah pribadi yang senantiasa menuntun langkah kami. Terimakasih Engkau telah mengingatkan kami hari ini, agar setia dalam perkara kecil. Kami ambil komitmen untuk terus belajar sehingga hari demi hari Engkau bawa kami dalam perkara yang jauh lebih besar. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!
Languages

Change Language