Cinta Tuhan Melebihi Segalanya

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Tawarikh 29:10-19

RHEMA HARI INI
1 Tawarikh 29:17a Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka akupun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas.

Suatu kali ketika Bp. Pdt. Obaja sedang berkotbah tentang janji iman, seorang jemaat sangat tersentuh hatinya. Ia rindu bisa membalas cinta kasih Tuhan dan melayani Tuhan melalui harta yang Tuhan percayakan kepadanya. Iapun saat itu menyerahkan semua uang yang ada di dompetnya untuk janji iman. Hatinya sangat lega dan bersyukur karena bisa mempersembahkan yang terbaik yang ia miliki kepada Tuhan.

Saat memberikan persembahan itu, ia tidak pernah mengharapkan balasan dari Tuhan. Tapi ternyata Tuhan memang tidak mau berhutang. Dua minggu kemudian, ia mendapat kabar bahwa beasiswanya cair, dan jumlahnya 100 kali lipat dari janji imannya dua minggu yang lalu. Tuhan Yesus sungguh luar biasa! Setiap bulannya, ia selalu memberikan persepuluhan 10% dari gaji yang diterimanya, tetapi suatu kali pada bulan Oktober ia rindu bisa memberi persepuluhan lebih dari biasanya. Dan puji Tuhan, pada bulan berikutnya gajinya malah naik 100 kali lipat dari persepuluhannya bulan lalu. Karya Tuhan sungguh ajaib!

Benar, Tuhan sangat tersentuh dengan hati yang tulus ikhlas ingin mempersembahkan yang terbaik kepada Tuhan. Bukan banyaknya persembahan kita, tetapi ketulusan hati kita dan kerinduan kita untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan Yesus, Pribadi yang kita cintai. Ketika Tuhan tersentuh dengan persembahan kita, maka Ia tidak segan-segan melimpahkan segala anugerah-Nya datang atas hidup kita. Saat itulah perkenanan-Nya menjadi nyata atas kita, kelimpahan ia perintahkan datang kepada kita, dan segala berkat yang terbaik turun ke atas hidup kita. Kita menjadi orang yang sangat diberkati dan menjadi berkat luar biasa.

RENUNGAN
Jika kita ingin memahami RAHASIA KEUANGAN ALKITABIAH, kita membutuhkan HATI yang CINTA TUHAN MELEBIHI SEGALA-GALANYA.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda mempersembahkan persembahan yang terbaik kepada Tuhan?
2. Apa motivasi Anda mempersembahkan persembahan kepada Tuhan?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda bisa terus mempersembahkan persembahan yang terbaik kepada Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami mengasihi Engkau. Engkaulah segalanya dalam hidup kami. Semua yang ada pada kami adalah milik-MU. Pakailah hidup kami untuk mempersembahkan yang terbaik yang ada pada kami kepda-MU. Kerinduan kami adalah hati-MU disukakan melalui hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.