Dari Biasa Menjadi Besar

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Ulangan 28:1-14

RHEMA HARI INI
Ulangan 28:13a TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun.

Scott Blanchard lahir dan dibesarkan di Troy, Detroit, dengan kehilangan pendengaran 80% dan bicara yang gagap. Kekurangannya itu membuat Scott merasa rendah diri, namun ia punya mimpi menjadi pengkhotbah hebat. Impiannya itu membuat Scott menjadi sasaran ejekan teman-teman sekolahnya, dan itu menjadi pergumulannya sejak kecil sampai lulus SMA. Meski demikian Scott tetap dalam doa dan kesungguhan hati untuk menjadi alat-Nya. Lulus SMA Scott bersekolah di Rochester Christian School. Disana ia mendaftarkan diri untuk melayani pekerjaan Tuhan dengan bermain terompet dan juga berkotbah.

Suatu hari akhirnya Scott mendapat giliran untuk berkotbah, “Saya sudah menyiapkan khotbah itu selama tiga tahun, khotbah saya tentang Musa yang berkata kepada Tuhan bahwa ia tidak bisa bicara kepada Firaun, lalu Tuhan membuat Musa berbicara kepada Firaun.” Menurut Scott, khotbah itu juga dia tujukan bagi dirinya sendiri. Sejak saat itu Scott mulai dipakai Tuhan luar biasa. Sampai sekarang gereja yang dipimpin Scott benar-benar diberkati dan memberkati banyak jiwa.

Terlalu mudah bagi Tuhan untuk mengubah keadaan Scott dari yang biasa menjadi orang yang diberkati dan menjadi berkat bagi jemaatnya, sebab kesungguhan hati Scott dan kesetiaannya pada Tuhan membuat Tuhan tidak bisa menahan urapan-Nya. Urapan Tuhan mengubah Scott yang diejek teman-temannya menjadi pribadi yang disegani dan dihormati. Urapan untuk berkuasa menjadi kebutuhan kita bersama, sebab Tuhan rindu setiap anak-Nya menjadi pribadi dengan kekuasaan yang besar, memiliki keuangan yang besar, mengalami mujizat yang besar, dan punya kemenangan yang besar supaya kita bisa menyatakan kebesaran dan kemuliaan nama Tuhan. Perbaiki hidup kita dihadapan Tuhan, periksa kesungguhan hati kita untuk mengutamakan Tuhan lebih dari segalanya, tetap setia dan menjaga kekudusan hati kita sesuai Firman-Nya, maka Tuhan akan bersegera dengan kita, urapan-Nya akan mengubah kita menjadi besar.

RENUNGAN
URAPAN UNTUK BERKUASA yang bekerja dalam hidup kita, MENGUBAH kita yang tadinya biasa saja menjadi BESAR.

APLIKASI
1. Kekurangan atau keterbatasan apa yang saat ini Anda miliki dalam hidup Anda?
2. Apakah Anda percaya Tuhan sanggup membawa Anda melebihi segala keterbatasan Anda?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda bisa mencapai tujuan Tuhan bagi hidup Anda, yaitu hidup dengan urapan berkuasa?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, di dalam segala keterbatasan dan kelemahan yang ada pada kami, kami percaya bahwa Engkau sanggup mengubahkannya menjadi sesuatu yang indah dan berharga di mata-MU. Kami menyerahkan hati dan hidup kami untuk dipenuhi dengan pengurapan-MU. Pakailah hidup kami dengan urapan berkuasa, sehingga melalui hidup kami nama-MU dipermuliakan. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.