Dasar Kekuatan Didalam Tuhan

RHEMA HARI INI
Mazmur 84:5-8 “Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. Sela 6, Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah! 7, Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat. 8, Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion.”

Suatu malam ketika Kao Er, seorang Tionghoa, sedang mengikuti sebuah kebaktian doa, putranya yang berumur delapan tahun dan bayi perempuannya diculik. Para penculik menu tut tebusan sebesar 1.000 yuan. Kao Er menulis sebuah papan besar dan menempelkannya di depan tempat kerjanya. Papan itu berbunyi, “Aku bukanlah orang kaya, aku tidak bisa membayar tebusan 1.000 yuan, aku tidak bisa membayar 500 yuan, aku bahkan tidak bisa membayar 50 yuan, tetapi aku beriman kepada Tuhan, Tuhan sanggup mengembalikan anak-anakku tanpa tebusan.” Papan tanda itu menimbulkan banyak olok-olok dari mereka yang membacanya. Tak ada orang waras yang mengharapkan anak yang diculik dikembalikan hidup-hidup tanpa tebusan. Beberapa Minggu setelah itu, terjadi pertikaian antara serdadu dengan bandit-bandit di pedalaman Tiongkok, dan para bandit itu terdesak dan akhirnya mereka melarikan diri, dalam pengejaran besar-besaran terhadap gerombolan bandit itu, beberapa serdadu mendengar suara dari parit di pinggir jalan, mereka menemukan seorang anak kurus kering tergeletak disana, ditinggalkan oleh para bandit itu, anak itu adalah putra Kao Er.
Beberapa hari kemudian, terjadi pertempuran kedua antara serdadu dan kelompok bandit itu. Istri kepala bandit itu tertawan, ia sedang merawat dua bayi, salah satunya adalah bayi Kao Er. Kedua anak itu dikembalikan ke orang tuanya dengan selamat, Tuhan melakukan yang mustahil, mengembalikan anak yang diculik tanpa uang tebusan.

Kitab Mazmur 84 adalah gambaran kehidupan anak-anak Tuhan yang mengandalkan kekuatannya pada Tuhan. Ketika melintasi lembah Baka (malapetaka) justru menjadi tempat yang bermata air (kemenangan besar), hujan awal (masa tanam, menabur, keluar modal) menjadi berkat, berjalan makin lama makin kuat (Mujizat). Inilah Iman sampai akhir, Amin, Tuhan Yesus memberkati.

RENUNGAN
Hanya orang-orang yang mendasarkan KEKUATANNYA DI DALAM TUHAN yang akan memiliki IMAN SAMPAI AKHIR.

APLIKASI
1. Dimana dasar kekuatan Anda saat ini ?

2. Coba Anda renungkan, apakah Anda mau melakukan sama seperti renungan hari ini ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa kami bersyukur karena kami mempunyai dasar kekuatan didalam Engkau dan kami yakin kami akan memiliki iman sampai akhir.Amin