Deklarasikan Sudah Terjadi

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yeremia 17:1-18

RHEMA HARI INI
Yeremia 17:14 Sembuhkanlah aku, ya TUHAN, maka aku akan sembuh; selamatkanlah aku, maka aku akan selamat, sebab Engkaulah kepujianku!

Seorang remaja 15 tahun tiba-tiba divonis oleh dokter menderita penyakit kanker. Sedih, putus asa, kecewa, takut, bercampir menjadi satu dalam perasaan remaja ini. Seringkali ia menghabiskan malam dengan menangis dan meratapi nasibnya. Sampai suatu hari seorang pendeta menjenguknya dan mendoakannya. Pendeta tersebut juga membangkitkan imannya dengan mengatakan bahwa di dalam Yesus ada kesembuhan, dan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.

Saat itulah iman remaja ini bangkit. Ia mulai terus memperkatakan apa yang dikatakan oleh pendeta tersebut. Setiap malam, ia tidak lagi menangis meratapi nasibnya, tetapi ia ganti dengan deklarasi profetik bahwa Tuhan Yesus sudah menyembuhkannya, tidak ada penyakit yang terlalu parah bagi Tuhan Yesus, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, kesembuhan pasti ia terima. Ketika tubuhnya merasakan sakit, ia memperkatakan bahwa itu adalah proses penyembuhan yang sedang Tuhan kerjakan. Setiap hari, yang ia katakan bukan sakit, sakit, sakit, tetapi sembuh, sembuh, sembuh, dan sehat, sehat, sehat. Sampai beberapa bulan kemudian, remaja ini sungguh-sungguh menerima mujizat kesembuhannya!

Kita adalah orang yang percaya kepada Tuhan. Iman adalah kunci mengakses kesebuhan ilahi. Lawan iman adalah perasaan dan pikiran kita. Maka kita harus memperkatakan apa yang kita imani, jangan dipendam saja. Semakin kita memperkatakan apa yang kita imani, semakin iman kita akan bangkit dan kuat, sehingga iman kita itu akhirnya akan menghasilkan mujizat dalam hidup kita. Kita harus yakin bahwa Tuhan Yesus ada di dalam diri kita sehingga kita bisa mengakses kesembuhan ilahi. Anda yang saat ini sedang menderita sakit, perkatakan bahwa sakit Anda sudah disembuhkan Tuhan. Percayalah bahwa ketika Anda memperkatakan deklarasi profetik bahwa Anda sudah sembuh maka Anda benar-benar sudah mengalami kesembuhan. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN
Perkatakanlah DEKLARASI PROFETIK bahwa kesembuhan ilahi SUDAH TERJADI.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda memperkatakan deklarasi profetik untuk situasi Anda saat ini?
2. Apakah yang Anda alami ketika Anda memperkatakan deklarasi profetik atas situasi Anda?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya iman Anda terus teguh untuk terus memperkatakan deklarasi profetik Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Kami bersyukur Tuhan, sebab Engkau sudah menjamin kesembuhan kami, menjamin kemenangan kami, menjamin pemulihan dalam hidup kami. Sebab Engkau telah memberikan kuasa dalam hidup kami untuk mengatakan firman-MU dan itu akan menjadi kenyataan dalam hidup kami. Jadikan kami saksi-MU dan membawa banyak orang datang kepada-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.