Dimensi Keintiman Yang Lebih Dalam

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yakobus 4:1-10

RHEMA HARI INI
Yakobus 4:8a Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.

Ketika rajawali berumur 60 tahun, ia memasuki periode pembaharuan. Seekor rajawali akan mencari tempat tinggi dan tersembunyi di puncak gunung. Di tengah kesendiriannya, ia membiarkan bulu-bulunya rontok satu demi satu. Rajawali ini mengalami keadaan yang menyakitkan dan sangat mengenaskan selama kira-kira 1 tahun. Ia menunggu dengan sabar selama proses ini berlangsung, dan setiap hari ia membiarkan sinar matahari menyinari tubuhnya untuk mempercepat proses penyembuhannya. Melalui proses ini, bulu-bulu barupun tumbuh, dan rajawali menerima kekuatan yang baru sehingga ia mampu untuk bertahan hidup hingga umur 120 tahun, seperti normalnya rajawali hidup.

Seperti rajawali, orang Kristen kadang diijinkan Tuhan untuk mengalami masa-masa kesendirian atau kesepian. Jika kita bisa menyikapi dengan benar, maka masa kesendirian itu bisa menjadi momen untuk berlangsungnya proses pembaharuan dalam hidup kita. Membiarkan hal-hal lama yang tidak berguna lagi “rontok” dan menanti-nantikan dengan sabar pemulihan dari Tuhan.

Itu sebabnya, gunakanlah momen kesepian kita menjadi momen untuk membangun hubungan yang lebih intim lagi dengan Tuhan, maka saat itulah kita bisa mengalami dimensi keintiman yang jauh lebih dalam. Datanglah lebih banyak ke Pondok Daud, baca dan renungkanlah firman-Nya lebih sering, masuklah dalam pujian penyembahan yang lebih banyak kepada-Nya, bercakap-cakaplah lebih sering dengan Dia, maka saat kita sudah keluar dari momen kesepian tersebut kita akan menyadari bahwa hubungan kita dengan Tuhan menjadi hubungan yang lebih dalam dan lebih intim lagi.

RENUNGAN
Gunakanlah momen kesepian kita menjadi KEINTIMAN DENGAN TUHAN, maka kita akan mengalami DIMENSI KEINTIMAN yang jauh LEBIH DALAM.

APLIKASI
1. Adakah situasi yang menyebabkan Anda merasa kesepian saat ini?
2. Sudahkah Anda menggunakan situasi tersebut untuk membangun persekutuan yang intim denganNya?
3. Sudahkah Anda menyadari kasihNya yang ajaib mampu mengubah perasaan kesepian Anda menjadi suatu sukacita ilahi yang memulihkan, menguatkan dan menyegarkan kembali?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami buka hati saat ini untuk menerima jamahan kasihMu yang ajaib atas segala pergumulan dalam hidup kami. Kami percaya pemulihan, kesegaran, dan kekuatan yang baru kami sudah terima. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.