Doa Puasa Membawa Otoritas Ilahi

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Keluaran 34:1-35

RHEMA HARI INI
Keluaran 34:28 Dan Musa ada di sana bersama-sama dengan TUHAN empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air,

Bapak William dikenal di masyarakat sebagai seorang yang baik dan sukses. Karena kewibawaannya, sudah hampir sepuluh tahun ia dipercaya menjadi ketua RT di kampungnya. Tidak hanya berbuah harum di masyarakat, di gereja pun ia aktif pelayanan, bahkan sudah lama menjadi seorang KKS. Keluarganya harmonis dan anak-anaknya berprestasi besar. Di balik cerita suksesnya, tidak banyak yang tahu bahwa Bapak William ternyata memiliki kedisiplinan yang tinggi dalam bersekutu dengan Tuhan. Saban hari sebelum matahari terbit, ia selalu mendahulukan waktunya untuk bersaat teduh. Ia juga rajin ikut Pondok Daud dan berpuasa pada hari-hari tertentu.

Sama seperti Musa yang berpuasa empat puluh hari empat puluh malam, dan bisa tidak merasakan lapar dan haus karena tinggal hidup dalam hadirat Tuhan, itulah juga yang dirasakan Bapak William. Kehidupan rohaninya yang bertumbuh, yang dibangun dari kesukaan dan kerinduannya akan hadirat Tuhan, itulah yang membuat Bapak William memiliki wibawa dalam keluarga dan masyarakat, bahkan membawanya kepada kesuksesan.

Maukah Anda menerima otoritas ilahi seperti Bapak William? Rahasianya sederhana, yaitu doa puasa. Ya, level doa puasa menentukan level otoritas. Dengan demikian, disiplin doa puasa menentukan level urapan berkuasa yang Tuhan percayakan kepada kita. Jika kita bertekun dalam doa puasa, Tuhan akan melihat ketekunan kita dan akan mempercayakan otoritas urapan berkuasa yang lebih besar dalam hidup kita. Pada saat kita menerima otoritas yang lebih tinggi, maka dampak yang dihasilkan oleh doa kita akan berubah drastis. Ketika kita menerima otoritas urapan berkuasa yang lebih tinggi, maka akses yang tadinya tertutup bagi kita seketika menjadi terbuka, kesempatan yang tadinya tidak ada akan dibuat menjadi ada. Kita pun memiliki otoritas untuk membuka semua pintu yang selama ini tertutup.

RENUNGAN
DOA PUASA menentukan KUASA; dan kuasa menentukan OTORITAS.

APLIKASI
1. Apakah Anda rutin melakukan doa puasa?
2. Mengapa Anda perlu berdoa puasa?
3. Bagaimana Anda bisa menjadikan doa puasa sebagai disiplin dalam kehidupan rohani Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, saat ini kami memohon urapan-Mu supaya kami selalu memiliki kerinduan untuk tinggal dalam hadirat-Mu. Kiranya Roh-Mu memenuhi hati dan diri kami, sehingga kami bisa mematikan segala keinginan daging kami. Kami ingin hidup dengan kuasa Roh-Mu dan biarlah kuasa Roh-Mu bekerja atas kami, supaya kami terus menyala-nyala mewartakan karya keselamatan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.