Doa Puasa Yang Mendatangkan Kuasa Urapan Allah

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yesaya 58:1-14

RHEMA HARI INI
Yesaya 58:4 Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.

Di dunia kekristenan, hampir tidak ada yang tidak pernah mendengar nama David Yonggi Cho. Gereja yang dipimpinnya di Korea pernah menjadi gereja terbesar dengan 800.000 jemaat. Namun, di balik semua kemegahan itu, ada peperangan rohani yang besar. Yonggi Cho memulai pelayanannya dengan mendirikan sebuah tenda. Saat itu, tidak ada seorang pun yang mau datang beribadah, kuasa gelap begitu kuat berkuasa di daerah tersebut. Selama berbulan-bulan, Yonggi Cho berdoa puasa, ia menjaga kekudusan hidupnya dan meminta pengurapan Tuhan. Suatu hari, ia mendengar tentang seorang wanita yang terbaring lumpuh selama tujuh tahun. Lalu ia mendatangi dan mendoakan wanita tersebut. Setelah berdoa dan melakukan peperangan rohani selama beberapa waktu, mujizat pun terjadi. Wanita tersebut perlahan bisa berjalan kembali! Keajaiban inilah yang menyibakkan kegelapan yang meliputi kota tempat gereja Yonggi Cho berdiri. Orang-orang mulai melihat sinar pengharapan dan berduyun-duyun datang mencari Tuhan.

Ya, firman Tuhan mengatakan bahwa hidup adalah peperangan rohani. Tanpa kekudusan dan penyucian, tanpa membayar harga mahal, tanpa kehidupan doa yang sungguh-sungguh, kita tidak mungkin bisa memenangkan peperangan rohani yang terus berlangsung di seputar kita. Setiap ketidakkudusan yang kita toleransikan ibarat sebuah celah yang terbuka bagi serangan musuh kita. Sebaliknya, kekudusan kita membuka akses bagi pengurapan kuasa Allah. Sebab Allah adalah kudus dan ketika kita menjaga kekudusan, kita hidup dalam frekuensi yang sama dengan-Nya.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga hati dan pikiran kita untuk tidak tercemari dengan keduniawian. Benar, tidak cukup hanya berdoa puasa yang dipraktikkan secara jasmaniah saja. Tuhan ingin kita membereskan hati dan berbuat kebaikan bagi orang lain. Hanya dengan puasa seperti itulah, Tuhan akan berkenan dan mencurahkan urapan untuk berkuasa atas hidup kita. Dia akan bertakhta dalam hidup kita dan membawa kita semakin naik level dari waktu ke waktu.

RENUNGAN
Kunci doa puasa yang MENDATANGKAN KUASA URAPAN ALLAH adalah KEKUDUSAN.

APLIKASI
1. Bagaimanakah Anda menjalankan doa puasa Anda selama ini?
2. Mengapa kekudusan dapat mendatangkan kuasa urapan Allah dalam hidup Anda?
3. Bagaimana Anda dapat menjaga kekudusan lebih lagi di hadapan Allah?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih karena Engkau telah memilih kami menjadi umat-Mu yang kudus. Kami mau menjaga kekudusan hati, pikiran, dan perbuatan kami lebih lagi, ya Bapa. Biarlah kami bisa menjadi umat-Mu yang berkemenangan dan membawa banyak jiwa kepada-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.