Firman adalah Masterplan

Renungan Keluarga Allah
Rabu, 28 September 2016

BACAAN HARI INI

Mazmur 119:1-176

RHEMA HARI INI

Mazmur 119:105 Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Suatu kali iblis menghadap Tuhan dan berkata: “Tuhan, sungguh tidak adil manusia itu. Mengapa hanya aku yang selalu disalahkan atas keadaan buruk yang menimpa mereka?” Tuhan pun menjawab, “Bukankah engkau memang selalu mengatakan hal yang berkebalikan dengan kebenaran kepada anak-anakKu?” Kata iblis lagi, “Ya, aku memang akan terus berusaha membuat anak-anakMu hancur dengan mengatakan hal yang buruk dan berkebalikan dengan apa yang Kau rancangkan yang tertulis di dalam Alkitab. Aku akan terus menebarkan racun kebohongan bahwa Kau itu kejam saat membiarkan mereka ada dalam proses pembentukan karakter. Saat mereka sakit, aku akan membuat mereka fokus kepada rasa sakit daripada mengingat kuasa dari bilur-bilurMu. Aku suka mereka tetap berfikir bahwa mereka masih hidup di bawah kutuk. Aku juga suka mereka terus terintimidasi oleh kesalahan mereka daripada mengingat kata-kataMu tentang kasih pengampunan. Aku suka saat anakMu mengalami kepahitan, gambar dirinya rusak dan tidak masuk dalam berkat yang sudah tersedia bagi mereka. Tapi…,” iblis mendengus kesal dan melanjutkan perkataannya, “bukan aku sajakan yang bersalah dalam hal ini? Bukankah aku hanya mempengaruhi mereka, mereka sendirilah yang memilih untuk mempercayai apa yang mereka lihat dan rasakan daripada mempercayai rencanaMu yang sempurna untuk mereka? Aku tidak berhak atas pilihan mereka, bukan? Jadi, salahkanlah mereka juga!”

Ilustrasi diatas mengingatkan bahwa hidup ini memang tentang sebuah pilihan. Kepada siapa Anda memilih untuk percaya, hal itulah yang benar-benar akan terjadi. Daud juga pernah mengalaminya. Ketika masih kecil, Daud adalah seorang yang disisihkan oleh keluarganya sendiri. Bahkan ayahnya melupakan dirinya saat Samuel datang. Hidup Daud jauh dari kasih sayang dan seharusnya gambar diri Daud sudah rusak. Dia seharusnya menjadi pribadi yang tertolak dan mengalami kepahitan. Tetapi luar biasanya, justru Daud lebih percaya kepada cara pandang Tuhan terhadap dirinya bahwa dihadapan Tuhan ia berharga. Bahkan ia bisa berkata seperti bapa sayang kepada anaknya, demikianlah Tuhan mengasihinya. Daud melawan semua kenyataan pahit dalam hidupnya dengan kebenaran dari apa kata Tuhan. Dan Daud menang!

Kisah Daud hanya salah satu contoh saja. Dalam kehidupan Anda, masih banyak aspek lain dimana Anda pun akan diperhadapkan pada pilihan seperti Daud. Dimana Anda lebih memilih mengikuti kata perasaan dan pikiran, ataukah memilih untuk melihat seperti Tuhan melihat dan memegang apa kata Tuhan terhadap situasi yang Anda sedang alami. Tuhan menginginkan Anda menang. Karena itu pilihlah untuk mempercayai kebenaranNya, dan ijinkan kebenaran itu menuntun Anda pada jalan kemenangan. Jangan biarkan iblis berhasil menipu dan menjauhkan Anda dari kebenaran Tuhan yang sempurna. Haleluya!

RENUNGAN

ALKITAB adalah PEMIKIRAN dan masterplan Tuhan tentang kita.

APLIKASI

  1. Tuliskanlah sebanyak-banyaknya kebenaran firman Tuhan yang Anda ketahui tentang situasi yang sedang Anda hadapi saat ini sambil cek dan ricek, dibagian mana pemikiran Anda masih bertentangan dengan kebenaran firman!
  2. Tempelkanlah ayat-ayat kebenaran yang Anda temukan itu pada tempat yang sering Anda lihat dan bacalah ssering mungkin supaya iman Anda dibangkitkan!

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, terimakasih atas setiap rencanaMu yang indah dan sempurna dalam hidupku. Ajari aku untuk menghidupi itu semua supaya hanya kebenaranMu yang terjadi atas hidupku. Segala pikiran dan perasaan, aku serahkan kepadaMu. Di dalam nama Tuhan Yesus,Kami sudah berdoa. Amin!”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Bilangan 1-2