Firman Allah Sebagai Prioritas

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yesaya 50:4-11

RHEMA HARI INI
Yesaya 50:4b Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Pagi-pagi sekali, Pak Markus sudah ke tempat pelelangan ikan. Bersama para pembeli lainnya, ia menanti-nantikan para nelayan dengan ikan hasil tangkapan mereka. Semakin pagi, semakin segar ikan-ikan yang akan mereka dapatkan. Sebaliknya, semakin siang, mereka hanya akan mendapatkan ikan sisa yang kesegarannya kurang. Ibarat nelayan, demikian jugalah Tuhan kita. Setiap pagi ia akan datang dengan membawa ‘ikan-ikan segar’, yaitu rhema firman Tuhan, hikmat, dan perkataan ilahi bagi setiap anak-anak-Nya yang rindu untuk hidup dalam tuntunan firman Tuhan sepanjang hari. Demikianlah Dia mempertajam telinga kita untuk mengerti isi hati-Nya.

Raja Daud sangat mengerti hal ini. Baginya, firman Tuhan adalah jalan untuk dapat berjumpa dengan Tuhan. Oleh karena itu, ia rela bangun pagi-pagi buta, mendahului waktu jaga malam untuk merenungkan janji-janji Tuhan (Mzm. 119:148). Tidak heran, jika hidupnya sangat diberkati. Kecintaannya kepada firman Allah membuat ia selalu mendapatkan hikmat, kepekaan, dan tuntunan yang ajaib dari Tuhan. Tidak heran juga, jika ia menjadi satu-satunya raja yang berhasil mengalahkan semua musuh-musuhnya. Bahkan Yesus sendiri, seorang Anak Allah Yang Maha Tinggi juga bangun pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap untuk menghadap Allah Bapa, untuk berdoa dan mendengar firman Allah (Mrk. 1:35). Alhasil, Yesus menjadi seorang yang dipenuhi kuasa untuk mengadakan mujizat-mujizat, tanda-tanda heran, dan kuasa untuk mengusir roh-roh jahat.

Hari-hari ini, Tuhan berjanji bahwa Dia akan mencurahkan pengurapan untuk berkuasa yang luar biasa kepada anak-anak-Nya untuk berkuasa. Oleh karena itu, nanti-nantikan Tuhan dengan tekun, penuh harap, dan penuh gairah. Jadikan firman Allah sebagai prioritas, taatlah kepada firman-Nya, maka Tuhan akan memberikan kepada kita kepekaan untuk mendengar petunjuk Roh Kudus, sehingga kita mengalami mujizat besar dan dipakai jadi pembawa lawatan besar di akhir zaman yang penuh kuasa.

RENUNGAN
Jadikan FIRMAN ALLAH sebagai PRIORITAS, maka Tuhan akan memberikan kita KEPEKAAN untuk MENDENGAR PETUNJUK ROH KUDUS.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menjadikan firman Allah sebagai prioritas setiap pagi? Apakah yang biasanya menghalangi Anda?
2. Apa faedahnya, jika kita menjadikan firman Allah sebagai prioritas setiap pagi?
3. Apa yang harus Anda lakukan untuk dapat mendengar petunjuk Roh Allah setiap hari?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih atas pengurapan untuk berkuasa yang hendak Engkau curahkan atas hidup kami. Pertajam pendengaran kami, sehingga telinga kami dapat mendengar seperti seorang murid. Beri hati yang taat, yang menjadikan firman Allah sebagai prioritas, sehingga kami peka untuk mendengar petunjuk Roh Kudus atas hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.