Hati Yang Mengutamakan Tuhan

BACAAN HARI INI
Matius 22:34-40

RHEMA HARI INI
Matius 22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Eric Liddle lahir di Tientsin, China. Orang tuanya adalah misionaris Skotlandia yang bertugas di China. Pada usia enam tahun, bersama saudaranya ia bersekolah dan tinggal di asrama untuk putra putri misionaris di London. Eric sering disebut Flying Scothman berkat prestasi luar biasanya dalam bidang olah raga. Mendapatkan piala Blackheath sebagai atlet terbaik di usianya, menjadi kapten tim persatuan kriket dan rugby, juga pelari tercepat di Skotlandia. Eric adalah seorang Kristen yang taat, ia sering terlibat dan menjadi pembicara dalam acara-acara penginjilan. Pada Olimpiade musim panas 1924 di Paris, Eric menolak untuk berlomba pada lari 100 meter karena lomba itu diadakan pada hari Minggu. Keputusan itu banyak disesalkan oleh pejabat olah raga Skotlandia, tetapi Eric tetap pada pendiriannya. Pada hari Minggu itu Eric memilih berkhotbah di sebuah gereja di Paris. Akibat keputusannya, ia dikecam media Inggris. Dicemooh dan dianggap tidak nasionalis, Eric dikritik dan dicap pengkhianat karena mengutamakan Tuhan lebih dari kepentingan negaranya. Lalu Eric memutuskan mengikuti lomba lari 200 dan 400 meter, lomba yang bukan spesialisasinya. Para penonton tidak menjagokannya, tetapi Tuhan tidak mau berhutang. Eric memenangkan medali perunggu untuk 200 meter, dan medali emas untuk lomba lari 400 meter. Dan yang pasti Eric memenangkan medali emas untuk hati yang mengutamakan Tuhan.

Hati Eric yang mengutamakan Tuhan lebih dari yang lain, berbuah kemenangan yang menjawab olok-olok dan cemooh masyarakat. Raja Daud pun memperoleh kemenangan yang tidak pernah ada habisnya, itu semua karena Tuhan mendapati hati Daud yang sempurna. Yaitu hati yang sepenuhnya berpaut pada Tuhan.

Rhema hari ini mengajarkan kepada kita, bahwa sikap hati sangat menentukan bagaimana berkat dan mujizat besar Tuhan bisa terjadi dan kita alami dalam kehidupan. Mari kita belajar merevolusi hati, kita harus berjuang untuk mengubah hati yang keras menjadi lembut, hati yang penuh akar pahit menjadi hati yang bersih, hati yang condong kepada nafsu dunia menjadi hati yang mengutamakan Tuhan. Bukan perkara mudah, tetapi Roh Kudus akan menolong kita. Bangun Pondok Daud, dekatkan diri kepada-Nya lewat pujian penyembahan kita dan Tuhan akan berkarya. Tuhan akan menolong, menjamah dan mengubahkan hati kita. Saat hati kita mulai bisa mengutamakan Tuhan lebih dari yang yang lain, pasti, kemenangan yang terus menerus akan Tuhan berikan dan Great Revival akan terjadi dalam hidup kita.

RENUNGAN
Miliki hati yang SEPENUHNYA menjadikan Tuhan sebagai yang TERUTAMA.

APLIKASI
1. Coba periksa hati Anda, apa yang terutama dalam hidup Anda saat ini? Keluarga, pekerjaan, pelayanan atau Tuhan?
2. Dalam hal atau tindakan apa yang menunjukkan bahwa Anda mengutamakan Tuhan?
3. Jika hal lain masih menjadi yang terutama bagi Anda, coba renungkan, alasan apa yang membuat Anda sulit untuk mengutamakan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus kami ingin menjadikan Engkau yang pertama dan terutama dalam hati kami. Singkirkanlah kelemahan dan keraguan dalam hati kami, beri kami hati yang teguh dan berani untuk menjadikan Engkau yang paling penting dan paling utama dalam hidup kami. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.