Hidup Dalam Kasih Allah

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
1 Petrus 3:1-17

RHEMA HARI INI
1 Petrus 3:10-11 “Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.

Setiap orang pasti menginginkan keluarga yang harmonis dan penuh keakraban. Demikian pula dengan Ari. Sayangnya, Benyamin, suaminya, gemar meminum alkohol dan memakai narkoba. Untuk itu ia bahkan menghabiskan harta benda, melalaikan pekerjaan, dan menelantarkan keluarganya. Kemudian ia pun berselingkuh dengan sesama pemakai narkoba. Tak terbayangkan besarnya luka di hati Ari dan anak-anaknya. Namun, Ari tak pernah melepaskan pengharapannya kepada Tuhan. Setiap hari ia berdoa agar suaminya bisa terlepas dari tabiat buruknya dan kembali pada keluarganya.

Suatu hari, Benyamin mengalami over dosis. Di saat yang sama, Roh Kudus mendorong Ari untuk berdoa, dan ia pun berdoa agar Tuhan memberikan suaminya kesempatan untuk bertobat. Tuhan pun bekerja. Benyamin yang hampir kehilangan nyawanya tersadar, bukan hanya secara jasmani, tetapi juga manusia rohnya. Peristiwa itu membuatnya sungguh-sungguh bertobat dan ia memohon pengampunan dari istrinya. Hari itu, Tuhan kerjakan mujizat pemulihan keluarga antara Benyamin dan istri serta anak-anak mereka. Sakit hati dan kepahitan Tuhan ubahkan menjadi sukacita serta damai sejahtera.

Mengasihi orang yang bersikap baik dengan kita itu mudah. Namun, sulit untuk mengasihi orang yang bersikap tidak baik kepada kita. Meski demikian, Tuhan ingin kita tetap melakukan firman Allah, yakni hidup dalam kasih-Nya. Percayalah, firman Tuhan adalah ya dan amin. Saat kita mentaati perkataan-Nya, Tuhan akan mengerjakan bagian-Nya. Dia akan bekerja melalui segala sesuatu, termasuk penderitaan yang harus kita lalui, untuk mendatangkan kebaikan. Bukalah hati untuk menerima luapan kasih Allah dan terus taburkan benih kasih di tengah keluarga kita. Pada waktu yang Tuhan tetapkan, mujizat pemulihan keluarga akan kita tuai dan Tuhan akan mengubahkan aib menjadi kemuliaan.

RENUNGAN
Kalau kita mau MELIHAT HIDUP dan HARI-HARI YANG BAIK bagi keluarga kita, PERTAMA-TAMA kita perlu HIDUP DALAM KASIH ALLAH.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda hidup dalam kasih Allah? Mengapa?
2. Mengapa kita perlu hidup dalam kasih Allah?
3. Bagaimana Anda dapat menerapkan hidup dalam kasih Allah?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih untuk keluarga di mana Engkau tempatkan kami. Ajar kami untuk senantiasa hidup dalam kasih-Mu, kami rindu melihat hari-hari baik dalam keluarga kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.