Hidup Dalam Visi Dan Impian

Renungan Keluarga Allah
Rabu, 21 September 2016

BACAAN HARI INI

Kejadian 13:1-18

RHEMA HARI INI

Kejadian 13:14b-15 Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.

Ketika berada di tanah Kanaan, Allah kembali menyatakan janji-Nya kepada Abraham. Saat itu Tuhan meminta Abraham untuk memandang ke sekelilingnya. Dia memperlihatkan sebuah visi dan impian kepada Abraham. Abraham pun mengimaninya. Meski setelah itu ia masih terhitung sebagai orang asing di tanah Kanaan sampai dengan waktu yang lama, Abraham tidak pernah melupakan apa yang dilihatnya. Meski tidak ada tanda-tanda bahwa Tuhan akan segera menggenapi janji-Nya, Abraham tetap percaya. Hari lepas hari, ia terus mengandung visi dan impian itu. Di dalam hatinya, ia tidak melihat tanah Kanaan sebagai negeri orang asing, tetapi ia melihatnya sebagai negeri miliknya dan juga keturunannya. Kemudian, seperti yang kita ketahui, melalui visi yang dikandung Abraham, Allah mengaruniakan tanah Kanaan yang berlimpah susu dan madunya kepada bangsa Israel.

Kemampuan kita untuk melihat di dalam hati, menentukan apakah yang kita impikan akan terwujud nyata atau tidak. Itulah pentingnya untuk memiliki visi yang jelas. Semakin detail kita dapat memproyeksikan suatu visi dalam imajinasi kita, semakin baik dampaknya untuk masa depan kita. Karena visi menghubungkan masa kini dengan masa depan. Menghubungkan kita dengan apa yang telah Tuhan rencanakan bagi kehidupan kita di masa yang akan datang. Namun, seringkali, yang menjadi penghalang kita untuk mewujudkan suatu visi adalah diri kita dengan ketidaksabaran kita sendiri. Kita begitu mudah menyerah ketika perwujudan visi dan impian kita tidak kunjung terlihat dengan mata jasmani kita.

Ya, hanya memiliki visi saja tidak cukup. Seperti Abraham, kita juga harus dapat mempertahankannya. Kita harus terus menghidupi visi tersebut. Permasalahan boleh menghadang. Kegagalan boleh datang. Namun, jangan sampai membuat kita melepaskan visi yang Tuhan berikan. Kita harus tetap konsisten mengingat, mendoakan dan memperjuangkannya dari waktu ke waktu. Sampai kuasa Tuhan dimanifestasikan dan terobosan terjadi dalam hidup kita. (MV.L)

RENUNGAN

Orang-orang yang mengalami PERKARA-PERKARA BESAR adalah orang-orang yang selalu hidup dalam visi dan impian.

APLIKASI

  1. Sudahkah Anda hidup dalam visi dan impian?
  2. Permasalahan apa yang biasanya Anda hadapi dalam mewujudkan visi dan impian Anda?
  3. Apa komitmen yang dapat Anda ambil untuk mulai konsisten hidup dalam visi dan impian?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa yang terkasih, ampuni kami apabila selama ini kamu terlalu mudah menyerah dalam visi dan impian kami. Ajari kami bagaimana caranya untuk mempertahankan visi dan impian yang Engkau berikan. Ajari kami juga untuk hidup di dalam visi dan impian. Sampai semua itu terwujud nyata di dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Imamat 11-13