Hidup Tanpa Batas Di Dalam Tuhan

BACAAN HARI INI
1 Petrus 2:1-10

RHEMA HARI INI
1 Petrus 2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib

Merry Riana terpaksa merantau ke Singapura dengan uang dari hasil pinjaman/hutang pada tahun 1998, untuk melanjutkan pendidikannya di Nanyang Technological University (NTU), dan untuk mengungsi dari Indonesia yang sedang dilanda krisis moneter dan kerusuhan pada saat itu. Ketika menyadari hidupnya tak berubah meski sudah memasuki tahun kedua kuliah, Merry mulai membangun mimpi. “Saya membuat resolusi ketika ulang tahun ke-20. Saya harus punya kebebasan finansial sebelum usia 30. Dengan kata lain, harus jadi orang sukses. The lowest point in my life membuat saya ingin mewujudkan mimpi tersebut,” ujar Merry. Karena tak punya latar belakang pendidikan dan pengalaman bisnis, Merry mengumpulkan informasi dengan mengikuti berbagai seminar dan melibatkan diri dalam organisasi kemahasiswaan yang berhubungan dengan dunia bisnis. Merry tidak memiliki modal, koneksi, dan keahlian apapun. Namun dengan attitude yang positif, ketekunan, dan kerja keras yang luar biasa, Merry akhirnya berhasil membayar lunas semua utangnya dalam waktu 6 bulan dan mencapai kebebasan finansial 4 tahun setelah kelulusannya.

Apabila kita hanya memperhatikan situasi kita sekarang ini, sangat mudah bagi kita untuk melakukan kesalahan yang sama seperti Abraham pada waktu itu, yaitu memiliki visi yang sangat terbatas. Karena kita saat ini berada dalam kondisi keuangan yang serba kurang, kita berpikir selamanya akan menjadi orang miskin. Karena kita selama ini menderita penyakit yang belum sembuh, kita berpikir selamanya akan menderita penyakit tersebut. Karena kita selama ini belum punya rumah maka kita berpikir bahwa selamanya akan menjadi kontraktor tanpa punya harapan memiliki rumah sendiri. Karena keluarga kita berantakan kita berpikir selamanya keluarga kita akan selamanya berantakan.

Firman Tuhan yang menjadi rhema hari ini menjelaskan bahwa kita adalah bangsa yang terpilih supaya kita memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Tuhan. Maka, berhentilah berpikir sesuai dengan keadaan kita saat ini. Mintalah kepada Tuhan untuk membuka pikiran saudara sehingga saudara bisa memahami rencana Tuhan yang sangat besar bagi hidup saudara. Berhentilah hidup dalam keterbatasan! Memang kita terbatas, tetapi kita punya Tuhan yang tidak terbatas yang mampu membuat hidup kita menjadi tidak terbatas. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN
Di dalam TUHAN, hidup kita yang serba TERBATAS akan diubah menjadi hidup yang TANPA BATAS!

APLIKASI
Apa yang membuat Anda yakin bahwa Anda bisa keluar dari keterbatasan Anda ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa kami sangat bersyukur karena kami ada didalamMu sehingga hidup kami yang dulunya terbatas menjadi tanpa batas. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Kejadian 43-45