Iman Surga Dan Bumi

RHEMA HARI INI
Efesus 3:18-19 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

Sally baru berumur 8 tahun ketika dia mendengar ayah dan ibunya berbicara tentang kakaknya Georgi. Kakaknya sakit keras dan mereka telah melakukan semuanya untuk menyelamatkan nyawanya. Hanya pengobatan yang sangat mahal yang dapat menolongnya sekarang tapi itu tidak mungkin karena kesulitan keuangan keluarga tersebut. Sally mendengar ayahnya berkata, hanya mujizat yang dapat menyelamatkan kakaknya. Sally masuk ke kamarnya dan mengambil celengan yang disimpannya, menjatuhkannya ke lantai dan menghitungnya dengan hati-hati. 3 kali dihitungnya hingga benar-benar yakin tidak salah menghitung jumlah uangnya. Dia memasukkan uang koin tersebut ke dalam saku sweaternya dan menyelinap meninggalkan rumahnya untuk menuju ke sebuah toko obat. Dengan penuh kesabaran, ditunggunya si apoteker yang tengah sibuk berbicara dengan seorang pria. Si apoteker tidak melihatnya karena dia begitu kecil. Hal itu membuat Sally bosan dan dia menghentak-hentakan kakinya ke lantai untuk membuat kebisingan. Si apoteker melongokkan kepalanya tapi juga tidak melihat si Sally kecil. Akhirnya dia keluar dan menemui Sally. “Apa yang kau mau?” tanya si apoteker dengan keras. “Saya sedang berbicara dengan saudara saya.” “Baik, saya ingin berbicara tentang kakak saya,” Sally menjawab dengan nada yang sama “Dia sakit, dan saya ingin membeli mujizat.” “Maaf, apa yang kamu katakan ?” kata si apoteker. “Ayah saya berkata hanya mujizat yang dapat menyelamatkan kakak saya, nah sekarang berapa harga mujizat itu ?” “Kami tidak menjual mujizat di sini, anak kecil. Saya tidak dapat menolongmu.”“Dengan, saya mempunyai uang untuk membelinya jadi katakan saja berapa harganya,” kata Sally dengan lantang. Seorang pria berpakaian rapi duduk jongkok di hadapan Sally dan bertanya,”mujizat jenis apa yang dibutuhkan saudaramu?” “Saya tidak tahu,” jawab Sally. Airmata mulai mengalir di pipinya “Yang saya tahu, dia benar-benar sakit dan ayah saya berkata hanya mujizat yang dapat menyembuhkannya.” “Berapa banyak yang kau punya?” tanya pria itu. “Satu dollar 11 sen,” jawabnya dengan bangga. “Dan inilah semua uang yang saya punyai didunia ini.” “Wah, suatu di luar logika,” senyum pria tadi 1 dollar 11 sen. Harga yang tepat untuk sebuah mujizat. Dia mengambil uang itu, lalu dengan tangan yang satunya membimbing tangan anak kecil itu sambil berkata,”Bawa aku ketempat kamu tinggal, aku ingin bertemu dengan kakak dan orangtuamu”. Pria berpakaian rapi itu adalah Dr. Carlton Armstrong, seorang spesialis bedah. Dia terharu pada perjuangan Sally kecil yang masih 8 tahun dalam mencari mujizat dengan uang celengannya. Dr. Carlton Armstrong merasa tergerak oleh belas kasihan untuk membantu operasi bedah dalam penyembuhan kakak Sally. Operasi berjalan sempurna dan Georgi, kakak Sally diselamatkan. Sebuah operasi yang luar biasa dan ajaib karena keluarga Sally tidak perlu mengeluarkan uang, selain tabungan Sally yang diberikan kepada dokter itu.

IMAN, tak hanya berbicara hal-hal Sorgawi saja. Namun, iman yang sejati adalah iman yang memperlengkapi kita untuk mengalami hidup penuh pemeliharaan Tuhan selama di bumi dan menerima keselamatan dalam kekekalan. Kisah Sally diatas membuktikan bahwa iman diperlukan untuk terjadinya mujizat. Tuhan Yesus pernah mengajarkan supaya kita memiliki sikap seperti anak kecil yang ada di hadapan-Nya: iman yang agresif, tak terpatahkan oleh logika dan realita hidup. Marilah setiap kita mengembangkan iman yang agresif dan tak terbatasi oleh logika manusia, maka sepanjang hidup kita akan berjalan dalam mujizat demi mujizat! (NJ)

RENUNGAN
Jangan hanya puas asal masuk surga, milikilah IMAN YANG AGRESIF sehingga kita masuk SURGA dan MEMILIKI BUMI!

APLIKASI
1. Sebutkanlah apa saja yang menjadi harapan Anda di tahun ini !
2. Langkah iman yang agresif apa yang akan Anda lakukan supaya mujizat terjadi dan harapan Anda tergenapi ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa yang Penuh Kuasa, kami mau memiliki iman yang agresif, yang sesuai dengan apa yang Engkau inginkan, sehingga apapun pengharapan yang ada di hati kami, yang telah Engkau sediakan untuk kami, bisa kami dapatkan di tahun ini. Dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa, Amin!