Iman Yang Kokoh

RHEMA HARI INI
2 Timotius 4: 7 “ Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.”

Derek Redmond adalah seorang atlit lari asal Britania Raya. Selama karirnya sebagai pelari, Derek Redmond adalah pemerang rekor nasional untuk lari jarak 400 meter putra, dan memenangkan medali emas untuk lari estafet 400 meter putra di ajang Kejuaraan Dunia Atletik, Kejuaraan Eropa dan Commonwealth Games. Jauh sebelum pegelaran Olimpiade 1992 di Barcelona, Spanyol, Derek telah mempersiapkan diri dan berlatih selama bertahun-tahun. Namun, di tengah perlombaan, dalam cuaca yang panas menyengat, Derek terjatuh dan terkilir. Otot hamstring-nya sobek. Tanpa kenal menyerah dan bagai tak mengenal rasa sakit, Derek bangkit berdiri dan dengan terpincang-pincang dia terus berjalan menuju garis finish.Tak jauh dari garis finish, Jim Redmond, ayahnya segera berlari memasuki lintasan pertandingan untuk menolong anaknya. Sebelum seorang pun menghalanginya, sang ayah meraih anaknya. Dan sambil bersandar di pundak ayahnya, Derek Redmond dengan tertatih-tatih berlari menuju garis finish. Seluruh penonton pun berdiri dan memberikan tepuk tangan yang riuh serta bersorak untuk kedua orang ini.

Sama halnya dengan perjalanan iman kita, demikianlah seharusnya kita berjuang untuk mencapai garis finish. Perjalanan hidup tidak selamanya lancar dan mudah. Semakin jauh kita berlari, semakin banyak pula tantangan yang berusaha untuk menghentikan langkah kita agar kita tidak dapat menyelesaikan pertandingan iman kita. Walaupun kita sudah berlatih dan mempersiapkan diri, tantangan itu akan selalu ada dan akan semakin berat saat kita sudah semakin mendekati garis finish pertandingan iman kita.Kita perlu untuk mempersiapkan diri, melatih diri kita sedemikian rupa sehingga kita memiliki iman yang mampu bertahan untuk melewati setiap rintangan dan tantangan. Iman menjadikan kita seorang yang kuat, tahan banting, pantang menyerah dan penuh pengharapan bahwa tangan Tuhan selalu siap menopang sehingga kita tidak sampai jatuh tergeletak.Seperti Jim Redmond yang segera berlari untuk menolong dan memapah Derek untuk mencapai garis finish, begitu pula Bapa kita di sorga. Dia adalah Bapa yang baik, yang tidak pernah membiarkan orang-orang yang menaruh harapan kepadaNya tidak mampu mencapai garis finish.Bapa akan berlari, memeluk dan memegang tangan kita supaya kita beroleh kekuatan baru untuk menyelesaikan pertandingan dengan baik. Pertandingan iman bukanlah mengenai siapa yang tercepat mencapai garis finish, namun pertandingan iman sesungguhnya adalah pertandingan untuk mencapai garis finish itu, tidak peduli apakah kita menjadi yang pertama atau yang terakhir. Mengasihi pasangan kita saat pertama kali pacaran atau menikah itu biasa saja, yang luarbiasa adalah kalau kita bisa mengasihi pasangan kita saat banyak kesalahpahaman, saat kita sudah melihat semua kekurangan dan sisi negatifnya, saat dia ada di titik terendah dan tergelap dalam hidupnya. Apapun yang terjadi kita harus terus melangkah dalam kehidupan dan mempertahankan iman sampai garis akhir hidup kita dengan tetap hidup dalam perbuatan-perbuatan sebagai orang beriman dan setia mengerjakan kebenaran Firman TUHAN didalam YESUS KRISTUS. Marilah kita memiliki iman sampai akhir yaitu iman yang tetap kokoh sekalipun membutuhkan waktu yang sangat lama, perjuangan yang sangat sulit, serta pengorbanan yang sangat besar. (ABU)

RENUNGAN
Iman sampai akhir adalah iman yang tetap KOKOH sekalipun membutuhkan waktu yang SANGAT LAMA, perjuangan yang SANGAT SULIT, serta pengorbanan yang SANGAT BESAR.

APLIKASI
1. Apa yang sering Anda alami ketika dalam suatu keadaan yang sulit ?
2. Komitmen apa yang Anda akan lakukan agar Anda tidak mudah goyah ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, seringkali kami mengalami suatu yang sulit dan membutuhkan perjuangan, mampukan kami Tuhan untuk terus memiliki iman yang kokoh agar kami dapat keluar sebagai pemenang. Amin