Isi Diri Dengan Firman Tuhan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 119:97-120

RHEMA HARI INI
Mazmur 119:105 Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Tahukah Anda istilah “bad news is a good news” dalam dunia jurnalistik? Ya, berita negatif selalu menarik animo masyarakat dunia untuk membaca atau mengikutinya. Sebab banyak orang yang menyukai sesuatu yang bombastis, heboh, fenomenal, dan lain daripada yang lain. Tetapi berapa banyak orang yang tidak menyadari bahwa berita yang negatif tersebut bisa mencetak pikiran dan hidup kita menjadi ikut negatif? Itu sebabnya apabila kita ingin mempunyai imajinasi yang kudus dan benar di mata Allah, kita harus terus mengisi pikiran kita dengan terang Firman Allah.

Banyak orang pesimis terhadap masa depannya: seolah tidak ada harapan dan semuanya gelap. Banyak orang diam-diam hidup dalam ketakutan bahwa mereka bakal mati karena sakit penyakit, nasibnya berakhir dalam keadaan miskin dan bangkrut, dikejar-kejar debt collector. Banyak orang yang hidup dalam kepahitan karena dikecewakan oleh banyak orang. Akibatnya hidup dalam kebencian, curiga, dendam dan marah kepada orang lain. Banyak orang yang sering khawatir dengan situasi politik, situasi ekonomi, kejahatan, terorisme, dst. Sadarilah bahwa ini adalah gambar visi yang sangat berbahaya kalau terus-menerus kita imajinasikan dan kita lihat dalam diri kita. Sebab gambar visi yang negatif seperti inilah yang akan menarik kuasa kegelapan untuk bekerja dan membuat apa yang negatif itu menjadi realita dalam hidup kita.

Itu sebabnya penting sekali kita melihat gambar visi yang benar melalui Firman Allah. Mazmur 119:105 berkata “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Anda yang merasa masa depanmu suram, hari inilah lihatlah terang itu di Yeremia 29:11 “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Anda yang sedang sakit, lihatlah terang itu di Matius 8:17 Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.” Anda yang mengalami stagnasi, semua pintu tertutup, bahkan kemunduran, lihatlah terang itu di Ulangan 28:13 “TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia.” Dan Anda akan dibawa dari kemuliaan kepada kemuliaan lebih lagi!

RENUNGAN
TIDAK PEDULI kondisi jasmani kita terlihat seperti apa, TERUSLAH ISI diri kita dengan gambar terang FIRMAN ALLAH.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda mengisi pikiran Anda dengan Firman Tuhan lebih banyak daripada berita yang Anda baca di media?
2. Sudahkah Anda mengambil masa untuk merenungkan Firman tersebut sampai menjadi Rhema bagi hidup Anda?
3. Sudahkah Anda mentaati dan menjalankan Firman yang sudah Anda dapatkan tadi?

DOA HARI INI
“Tuhan urapi kami dengan hati yang berkobar-kobar untuk mengenal Firman-Mu lebih dalam lagi sehingga Firman-Mu dapat menjadi Rhema dalam hidup kami untuk menuntun setiap langkah dalam kehidupan kami. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.