Jaga Keluargamu Tetap Utuh

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 19:1-12

RHEMA HARI INI
Matius 19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

Ketika Reny menemukan bahwa suaminya selingkuh, Reny sangat hancur hati. Sebagai istri, tentu saja terselip di hatinya rasa kecewa. Tetapi ketika ia datang kepada Tuhan dengan membawa hatinya yang hancur, Tuhan membebat lukanya dan mengingatkannya kembali tentang janji pernikahan yang pernah diucapkannya di hadapan Tuhan dan jemaat. “Di hadapan Tuhan dan jemaat-Nya, saya Reny Setiawati, menerima Joni Budiman sebagai suami saya yang sah di dalam Tuhan. Saya berjanji akan mengasihi dan menolongnya, dalam keadaan baik atau tidak baik, sehat atau sakit, berkelimpahan maupun kekurangan, sebagai istri yang takut akan Tuhan, sampai maut memisahkan kami.”

Berbekal kekuatan dari Tuhan dan komitmen terhadap ikrar janji pernikahan yang pernah diucapkannya, Reny mengambil langkah untuk mengadakan pemulihan dengan suaminya. Awalnya suaminya menunjukkan sikap tidak suka bahkan membela diri dan cenderung menyalahkan Reny, tetapi Reny tetap pada tekadnya untuk berjuang bagi pemulihan keluarganya. Bukan hanya kepada Joni, iapun mengadakan pemulihan dengan wanita simpanan suaminya. Hingga akhirnya, setelah perjuangan yang panjang, hati Jonipun luluh oleh kasih agape yang ditunjukkan Reny. Ia bertobat, mohon ampun kepada Tuhan, meninggalkan wanita simpanannya dan kembali kepada keluarganya.

Apa yang sudah dipersatukan Tuhan, tidak boleh diceraikan manusia. Itu sebabnya kita harus berjuang sekuat tenaga untuk menjaga keutuhan rumah tangga kita. Paling baik adalah menjaga keluarga kita dari perselingkuhan, tetapi apabila sudah terlanjur terjadi, jagalah keutuhan keluarga kita dengan kasih agape, kasih tanpa syarat, seperti yang dimiliki Yesus. Maka keluarga kita akan mengalami mujizat pemulihan yang luar biasa dari Tuhan.

RENUNGAN
JAGA dan LINDUNGI KELUARGA kita dari perselingkuhan.

APLIKASI
1. Menurut Anda, apa saja yang bisa menjadi celah bagi perselingkuhan?
2. Mengapa kita harus sangat menghindari celah perselingkuhan?
3. Komitmen apa yang Anda buat supaya keluarga Anda terhindar dari perselingkuhan, atau menjaganya tetap utuh setelah terjadi perselingkuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami mohon pertolongan-Mu untuk kami menjaga hidup kami senantiasa kudus dan benar dalam Engkau. Kami percaya dengan pertolongan dan pengurapan Roh Kudus-Mu, maka kami dimampukan untuk terus berjalan dalam kebenaran firman-Mu. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.