12 January 2026 Tim Penulis Renungan Renungan Keluarga Allah

JALAN DI LAUT YANG DALAM

RHEMA HARI INI
Yesaya 51:10 “Bukankah Engkau yang mengeringkan laut, air samudera raya yang hebat? Yang membuat laut yang dalam menjadi jalan, supaya orang-orang yang diselamatkan dapat menyeberang?

Usaha terhenti total, tabungan semakin menipis, dan pintu-pintu pertolongan seolah tertutup rapat. Hidup terasa begitu gelap bagi Ibu Aryanti. Bagaikan berdiri di tepi laut yang dalam—tidak tahu harus melangkah ke mana, sementara ombak ketakutan dan kekhawatiran terus menghantam hatinya. Namun, di tengah kekalutan itu, ia memilih untuk tetap berdoa dan berserah. Bukan karena ia merasa kuat, justru karena ia tahu ia tidak memiliki pilihan lain selain percaya kepada Tuhan. Perlahan, pertolongan demi pertolongan datang dengan cara yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan. Jalan yang semula tampak mustahil akhirnya terbuka, dan ia pun kembali menyaksikan kesetiaan Tuhan yang nyata dalam hidupnya.

Kesaksian ini mengingatkan kita pada firman Tuhan dalam Yesaya 51:10, yang menyatakan bahwa Tuhanlah yang mengeringkan laut dan menjadikan laut yang dalam sebagai jalan, supaya umat-Nya dapat menyeberang. Laut yang dalam melambangkan situasi yang menakutkan, buntu, dan mustahil menurut logika manusia. Namun, justru di sanalah Tuhan menyatakan kemuliaan-Nya. Ya, ayat ini menegaskan bahwa kuasa Tuhan tidak pernah dibatasi oleh kedalaman masalah manusia. Tuhan yang membuka jalan bagi umat-Nya di masa lalu adalah Tuhan yang sama hari ini. Dia yang membuka jalan di laut yang dalam juga sanggup membuka jalan bagi kita.

Karena itu, marilah kita menanggapi firman Tuhan dengan iman dan ketaatan. Jangan berhenti percaya meskipun keadaan tampak gelap dan jalan terasa tertutup. Teruslah melangkah dalam doa, firman, dan pengharapan kepada Tuhan. Izinkan Tuhan memimpin setiap langkah hidup kita, sebab di tangan-Nya, laut yang dalam pun dapat berubah menjadi jalan keselamatan. Saat kita menapaki perjalanan baru di tahun keajaiban baru ini, kita pun akan mengalami kejaiban-keajaiban baru bersama-Nya. (AM)

RENUNGAN
Tuhan yang MEMBUKA JALAN di laut yang dalam, juga sanggup MEMBUKA JALAN bagimu di tahun ini.

APLIKASI
1. “Laut dalam” apa yang saat ini sedang Anda hadapi, dan bagaimana sikap hati Anda selama menjalani situasi tersebut?
2. Dalam keadaan sulit, apakah Anda masih memilih untuk berdoa dan berserah kepada Tuhan, atau justru mengandalkan kekuatan dan pengertian sendiri? Apa yang membuat Anda mengambil pilihan tersebut?
3. Langkah iman apa yang Tuhan minta Anda lakukan hari ini sebagai bentuk ketaatan, meskipun jalan ke depan belum sepenuhnya terlihat?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan yang Mahakuasa, kami datang kepada-Mu dengan segala keterbatasan kami. Engkau mengetahui setiap “laut dalam” yang sedang kami hadapi. Tolong kami untuk tetap percaya, berserah, dan taat kepada-Mu, meskipun jalan belum terbuka di depan mata kami. Pimpin setiap langkah hidup kami, dan nyatakan kuasa-Mu dalam setiap keadaan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Ezra 9-10; Kisah Para Rasul 1

Anda rindu mengalami pertumbuhan rohani bersama Keluarga Allah