Jangan Sia-Siakan Momentum Rohani Dari Tuhan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Lukas 24:50-53

RHEMA HARI INI
Lukas 24:52-53 Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. Mereka senantiasa berada di dalam Bait Allah dan memuliakan Allah.

T.D. Jakes, pengarang buku “Ketika Kuasa Tuhan Bertemu Dengan Potensi Anda” mengatakan, “Untuk melangkah ke dalam tujuan ilahi, kita perlu mengenali dan mengurus momentum ilahi kita. Bersikaplah gigih, awas, dan waspada. Bagaimana Anda menangani kehidupan sehari-hari menunjukkan kepada Tuhan apakah Anda bisa dipercaya dengan hal-hal yang luar biasa.”

Seperti jam dinding, ia harus terus berdetak, berjaga-jaga, dan bekerja dengan gigih. Ia harus bisa selalu tepat waktu dan menemukan momentumnya setiap jam untuk berdentang dengan tepat, sehingga baik pemilik maupun orang-orang di sekelilingnya menjadi sangat diberkati dan mau terus memakainya. Namun, jika jam dinding tersebut sering terlambat atau berhenti satu menit saja, ia akan mengalami pergeseran waktu yang membuatnya kehilangan momentum untuk berdentang dalam ketepatan. Akibatnya, jadwal banyak orang menjadi kacau, dan tidak ada lagi yang mau memakainya.

Apabila jam dinding saja memiliki momentum yang harus dikejarnya sedemikian rupa, bukankah terlebih lagi kita sebagai anak-anak Tuhan? Sudahkah kita mengerjakan dengan sungguh-sungguh dan konsisten setiap momentum yang Tuhan nyatakan dalam hidup kita? Murid-murid Yesus sangat menyadari hal ini. Mereka tidak mau hanya terlena dan tenggelam dalam sukacita sesaat, tetapi mereka melanjutkan dan merayakan momentum rohani tersebut dengan konsisten dan terus-menerus berada di dalam bait Allah dan memuliakan Allah. Alhasil, mereka terus dipenuhi oleh Roh Kudus dan memenangkan ribuan jiwa bagi Tuhan (Kis. 2:41). Perlu kita ketahui, momentum rohani dari Tuhan atas gereja kita tidak akan berhenti sampai KKR hari ini saja, tetapi akan semakin dahsyat melanda gereja kita, melalui Ibadah Raya, Pondok Daud, Miracle Night Service, dan melalui berbagai fasilitas yang sudah Tuhan sediakan atas gereja kita. Jadi, jangan sia-siakan momentum rohani dari Tuhan. Terus tangkap dan aktivasikan manusia roh kita dengan bangkit dan bergerak menyambut setiap kegerakan Tuhan yang besar. Sehingga great miracle sungguh dinyatakan melalui hidup kita, dan jiwa-jiwa boleh berbondong-bondong datang kepada terang Tuhan yang terpancar melalui hidup kita.

RENUNGAN
Jangan sia-siakan MOMENTUM ROHANI dari Tuhan, inilah saatnya kita BANGKIT dan BERGERAK MENYAMBUT kegerakan Tuhan yang besar.

APLIKASI
1. Apa yang harus Anda lakukan untuk menyambut kegerakan Tuhan yang besar?
2. Apa yang dilakukan oleh murid-murid Yesus untuk terus mengaktivasi manusia roh mereka?
3. Apa rencana Anda agar dapat terus dipenuhi Roh Kudus dan diaktivasikan manusia rohnya?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih atas setiap momentum ilahi yang Engkau nyatakan atas hidup kami. Mampukan kami untuk terus mengaktivasi manusia roh kami, sehingga kami mampu menangkap setiap momentum yang Engkau nyatakan. Sehingga kami boleh menuai mujizat besar dan membawa sebanyak mungkin jiwa datang kepada-Mu melalui kemuliaan yang Engkau nyatakan atas hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.