Anakku Menerima Keselamatan!

Shallom, saya Ibu Rachel. Dalam kesempatan ini saya akan bersaksi tentang kebaikan dan karya tangan Tuhan yang sungguh luarbiasa dalam kehidupan saya dan keluarga saya khususnya kehidupan anak saya. Beberapa tahun yang lalu tepatnya tahun 2007, saya mendapat suatu anugerah yang luarbiasa dari Tuhan. Itu memang bukan kali pertama saya mendapatkan anugerah dari Tuhan. Keluarga saya memang keluarga kristen, bahkan saya pribadi pun percaya Tuhan Yesus dan menganut kristiani semenjak saya kecil, maka dari itu saya juga mendidik anak-anak saya supaya percaya kepada Tuhan Yesus, karena saya yakin dan percaya kalau hanya ada satu jalan untuk menuju keselamatan sejati yaitu Tuhan Yesus. Dari kecil anak-anak saya rajin ke gereja (saya punya 2 anak perempuan), hingga suatu ketika Tuhan ijinkan saya mengalami suatu pergumulan terberat dalam hidup saya, anak saya kedua-duanya beralih dan tidak percaya Tuhan Yesus, bahkan anak saya yang pertama pun menikah dengan orang seberang (dan sampai sekarang belum kembali percaya Tuhan Yesus). Jujur dari hati yang paling dalam saya sakit, karena melihat anak-anak saya yang seperti itu, dan saya berkata kepada Tuhan memohon kepada Tuhan supaya Tuhan kembalikan anak-anak saya ke jalan selamat yaitu jalan Tuhan Yesus. Kemudian saya berfikir, saya masih ada harapan untuk anak saya yang bungsu (karena masih kecil waktu itu, jadi sepenuhnya dia masih tanggung jawab saya). Karena kalau anak saya yang pertama sudah berkeluarga jadi secara langsung saya tidak bisa mengatur dia lagi, karena dia sudah menjadi tanggung jawab suaminya. Ternyata semua tidak semudah yang saya fikirkan dan saya bayangkan. Pikir saya, saya lebih mudah untuk mengatur dan menasehati anak saya yang bungsu, tapi ternyata tidak semudah itu. Justru semakin lama anak saya yang bungsu semakin tidak karuan, bahkan dia sempat mengikut okultisme, setelah saya sadar ternyata memang itu kutuk keturunan dari nenek moyang dari papahnya (suami saya). Saya mengalami saat-saat berat pada waktu itu dan kebetulan suami saya diluar kota dan suami saya pun tidak begitu fokus kepada anak-anaknya. Setiap malam saya hanya bisa berdoa pada Tuhan Yesus untuk pemulihan anak-anak saya dan khususnya anak saya yang bungsu, setiap malam ketika dia tidur saya membisikkan ayat-ayat firman Tuhan ke telinganya, karena saya tau walaupun fisiknya tidur tetapi saya yakin rohnya mendengar setiap ayat firman Tuhan yang saya bisikkan, karena di firman Tuhan pun katakan bahwa “iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus” dan itu yang saya lakukan setiap hari, setiap malam, bahkan setiap waktu. Saya percaya bahwa Tuhan akan kembalikan anak saya dan iman percaya anak saya akan kembali kepada Tuhan Yesus. Dan luarbiasanya Tuhan Yesus, doa yang saya panjatkan selama bertahun-tahun akhirnya Tuhan jawab. Dari tahun 1994-2007 akhirnya Tuhan genapi, tahun 2007 Tuhan ketuk pintu hati anak saya dan akhirnya pada tahun 2007 tepatnya bulan Februari anak saya yang bungsu mau bahkan meminta untuk di baptis di GBI Keluarga Allah, dan Tuhan berikan nama KEZIA = Anak Pemulihan (sesuai dengan perjalanan hidupnya). Dia mengikuti kelompok sel dan bahkan saat ini pun Tuhan ijinkan dan Tuhan percayakan anak saya yang bungsu itu untuk juga bisa melayani Tuhan sepenuh waktu di GBI Keluarga Allah. Sungguh dahsyat perbuatan Tuhan untuk anak-anakNya yang mau percaya dan memiliki iman kepada-Nya. Saat ini saya masih memiliki beban dan kerinduan Tuhan juga ketuk pintu hati anak saya yang pertama beserta keluarganya untuk bisa percaya pada Tuhan Yesus. Saya yakin bahwa iman itu tidak pernah gagal. Dan sampai sekarang bahkan sampai selamanya saya mau terus beriman dan percaya kepada Tuhan Yesus, saya percaya mujizat besar pasti terjadi. Jika beberapa waktu yang lalu Bapak Pendeta Obaja kotbah tentang pemulihan keluarga yang saya dengar lewat radio El-Shaddai, saya yakin tahun ini Tuhan akan kembalikan hati anak saya (yang pertama) dan keluarganya kepada Bapa. Saya tetap mau lakukan apa yang jadi bagian saya sebagai orangtua yaitu BERDOA karena saya percaya jika DOA yang penuh IMAN percaya kepada Tuhan akan membawa kuasa yang besar, dan saya yakin Tuhan sendiri yang akan bekerja untuk anak pertama saya dan Tuhan juga akan selesaikan bagianNya yaitu menyelamatkan anak saya dan keluarganya. Dan saya rindu tahun depan (2015) saya bersaksi tentang anak saya yang pertama dan keluarganya telah beroleh keselamatan yang daripada Tuhan Yesus. AMIN!!! Tuhan Yesus memberkati.

Nara Sumber Kesaksian : Ibu Rael Naomi – Karanganyar.