Karunia Kesembuhan Ilahi Untuk Selamatkan Jiwa

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Matius 19:1-12

RHEMA HARI INI
Matius 19:2 Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan Iapun menyembuhkan mereka di sana.

Bulan Maret kemarin kita telah melihat jiwa-jiwa yang haus akan Tuhan berbondong-bondong datang ke gereja untuk mencari Tuhan dan meminta kesembuhan kepada-Nya. Saat itu KKR dilayani oleh Ps. Samson Dabbas, seorang hamba Tuhan yang sangat diurapi Tuhan. Kuasa Tuhan bekerja begitu dahsyat melalui beliau. Banyak sekali yang mengalami kelepasan dan kesembuhan dari penyakit yang tidak terobati. Dari kanker, tumor, sakit tulang belakang, diabetes, depresi, sampai yang sakit keuangan juga dijamah dan disembuhkan Tuhan secara ajaib. Mujizat demi mujizat yang mencengangkan terjadi sepanjang ibadah. Tidak heran banyak sekali jiwa-jiwa baru yang hadir saat itu menjadi takjub, percaya, dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka.

Inilah gol yang Tuhan mau, yaitu keselamatan jiwa-jiwa. Kesembuhan ilahi adalah salah satu alat yang Tuhan pakai untuk itu. Ada maksud dan rencana Tuhan mengapa Dia mengirim hamba-Nya, Samson Dabbas, ke tengah-tengah kita. Tidak hanya untuk melawat yang sakit, tetapi juga supaya kita dapat melihat dan menangkap visi yang Tuhan mau taruh atas gereja kita. Yaitu kebangkitan para pahlawan dengan karunia dan kuasa untuk melakukan mujizat kesembuhan besar. Ya, Tuhan mau setiap kita yang melihat tidak hanya mengharapkan mujizat kesembuhan, tetapi dibangkitkan imannya untuk percaya bahwa kita juga bisa dipakai Tuhan untuk mengadakan mujizat besar.

Oleh karena itu, siapkan diri kita, tangkap setiap rhema dan pengurapan Tuhan dengan sungguh-sungguh. Terus ikuti tuntunan Roh Kudus, agar kita dapat menggenapi rencana Allah. Bagaimanapun, Sang Penyembuh sudah berada dalam kita. Dia mau, supaya melalui hidup kita, mujizat kesembuhan besar boleh terjadi atas jutaan jiwa, sehingga mereka menjadi percaya, dan berbondong-bondong datang untuk mengikut dan menyerahkan hidup mereka kepada Yesus. Sehingga penuhlah sukacita Allah kita, karena pahlawan-pahlawan-Nya dan karena jiwa-jiwa yang diselamatkan.

RENUNGAN
Tuhan memakai KESEMBUHAN ILAHI sebagai ALAT untuk MENYELAMATKAN JIWA.

APLIKASI
1. Apa visi dan rencana Tuhan atas gereja kita hari-hari ini?
2. Apakah alat yang mau Tuhan gunakan untuk menyelamatkan jiwa-jiwa?
3. Apa yang akan Anda lakukan untuk memperoleh karunia kesembuhan ilahi tersebut?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih atas mujizat kesembuhan besar yang mau dan sedang Engkau kerjakan di tengah-tengah kami. Mampukan kami untuk menangkap setiap visi dan rencana-Mu. Buat kami sadar bahwa Sang Penyembuh ada dalam kami, sehingga kami dapat dipakai untuk menyelamatkan jutaan jiwa melalui karunia dan kuasa yang Engkau percayakan kepada kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.