Kedekatan Membawa Pengenalan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 65:1-14

RHEMA HARI INI
Mazmur 65:5 Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu! Kiranya kami menjadi kenyang dengan segala yang baik di rumah-Mu, di bait-Mu yang kudus.

Pada usia delapan belas tahun, Arthur Farquhar membaca tentang beberapa pengusaha besar dan memutuskan bahwa ia ingin lebih mengenal mereka dan meminta nasehat dari mereka sebelum ia mulai bekerja. Satu hari ia pergi ke New York City, ia menuju ke kantor William B. Astor pada pagi hari pukul tujuh. Setelah memperkenalkan diri, Arthur lalu mengajukan pertanyaannya, “Saya ingin tahu bagaimana caranya menghasilkan uang satu juta dolar?” Astor melihat wajah penuh antusias di dalam diri Arthur, ia berbincang salama satu jam dengan Arthur. Ia juga merekomendasikan daftar orang lain yang bisa ia datangi, dan Arthur lalu menemui mereka semua, para pengusaha besar, editor terkenal, dan bankir besar.

Namun akhirnya nasehat yang ia terima tentang bagaimana caranya menghasilkan uang tidak banyak membantunya. Namun perkenalannya dengan orang-orang itu berhasil memberinya suri teladan yang dapat dicontoh dan keyakinan yang ia butuhkan untuk mencoba, ia mengikuti semangat dan kebiasaan kerja mereka. Dalam waktu dua tahun, ia menjadi mitra toko dimana ia mulai menjadi asisten. Pada usia dua puluh empat tahun ia adalah pemilik tunggal dari bisnis pertanian, dari mana ia menghasilkan uang jutaan dolar. Hanya dengan belajar mengenal orang-orang hebat di sekitarnya, Arthur termotivasi dan berhasil menjadi pengusaha sukses.

Demikian juga dengan kita semua, kita akan sukses dan hidup dalam mujizat setiap hari kalau kita menjadikan Yesus sebagai teladan dan panutan dalam setiap langkah hidup kita. Sebab Yesus adalah Tuhan maha kuasa, pembuat mujizat, pemilik langit dan bumi. Tuhan ada setiap saat untuk kita, hanya dibutuhkan kemauan dari kita sendiri untuk dekat, intim dan mengenal pribadi dan kuasa-Nya. Baca Firman Tuhan, renungkan siang dan malam, lakukan dalam kehidupan sehari-hari, maka semangat dan kuasa kebangkitan-Nya akan membangkitkan segala hal yang mati dalam hidup kita. Kita akan menang seperti halnya Yesus sudah menang atas maut, dan hidup kita akan penuh dengan Mujizat Besar Tuhan.

RENUNGAN
KEDEKATAN dan KEINTIMAN yang MENDALAM dengan Tuhan, membuat kita akan semakin MENGENAL PRIBADI dan KUASA-NYA yang begitu ajaib.

APLIKASI
1. Seberapa dalam pengenalan Anda akan Tuhan?
2. Menurut Anda, apakah dampaknya kalau kita mengenal Tuhan lebih dalam?
3. Komitmen apa yang akan Anda lakukan supaya Anda bisa mengenal Tuhan lebih dalam?

DOA UNTUK HARI INI
“Terimakasih Tuhan, karena kuasa kebangkitan-MU akan membuat hidup kami bisa bangkit dan meraih kemenangan. Tolong kami untuk lebih dalam lagi mengenal Engkau serta kuasa kebangkitan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.