KEKUDUSAN MEMBUKA PINTU-PINTU YANG SUDAH TERTUTUP RAPAT

RHEMA HARI INI

Mazmur 24:3-5 “Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?” “Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu. Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.

Saat baru mulai merintis usahanya sebagai pembuat mebel, Agus adalah orang yang sangat tekun beribadah. Ia rajin bekerja, jujur dan selalu bersemangat. Perlahan tetapi pasti, usaha mebel Agus berkembang semakin pesat. Sayangnya di saat usahanya sedang maju, Agus menjadi lupa diri. Ia mulai senang pergi ke karaoke dan masuk dalam pergaulan yang salah. Agus meninggalkan ibadah dan sibuk mengejar kesenangan duniawi. Akibatnya Agus mulai tidak fokus dengan pekerjaannya. Banyak pesanan yang terbengkalai sehingga banyak pelanggan yang meninggalkannya. Semua pintu seakan tertutup bagi Agus dan akhirnya ia terpuruk dengan beban hutang yang besar.

Dalam menjalani hidup, kita mungkin pernah melakukan kesalahan seperti Agus. Kita terseret dalam arus dunia, melupakan kekudusan dan meninggalkan Tuhan. Tak heran kita kemudian menemukan diri kita terperosok dalam kesulitan. Kemanapun kita melangkah, pintu-pintu seolah sudah tertutup rapat bagi kita. Jika sudah terjadi demikian, kita tidak perlu berputus asa. Belajar dari bangsa Israel yang harus menghadapi tembok Yerikho yang begitu kuat, tebal dan pintunya tertutup rapat-rapat. Mustahil rasanya untuk bisa diterobos.

Bukan tanpa alasan Tuhan memerintahkan Yosua dan bangsa Israel untuk menguduskan diri, bahkan kekudusan dobel porsi dengan melakukan sunat sebelum mereka berhadapan dengan tembok Yerikho. Terbukti dengan kekudusan yang radikal, tembok dengan ketebalan dan kekuatan yang luar biasa, runtuh begitu saja di hadapan bangsa Israel. Pintu yang tertutup rapat pun kini terbuka lebar-lebar bagi mereka. Hari ini tetaplah berjuang untuk hidup kudus di hadapan Tuhan. Sebab hanya kekudusanlah yang bisa membuka pintu-pintu yang sudah tertutup rapat bagi kita. Dengan menjaga kekudusan, dosa tak lagi mengalahkan kita. Orang akan bisa melihat Buah Roh yang terpancar dari kehidupan kita. Pintu-pintu kepercayaan, kesempatan dan anugerah akan terbuka kembali saat hidup kita berkenan di hati Tuhan.

RENUNGAN

KEKUDUSANLAH yang BISA MEMBUKA pintu-pintu yang SUDAH TERTUTUP RAPAT.

APLIKASI

1. Pernahkah Anda atau sedang menemui pintu-pintu yang sudah tertutup rapat dalam hidup Anda? Pintu-pintu apa sajakah itu?
2. Apa yang menyebabkan pintu-pintu itu kini tertutup bagi Anda?
3. Dengan apa Anda bisa membukanya kembali? Apa komitmen Anda tentangnya?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, kami merindukan hidup yang berkemenangan. Ampuni bila kami sempat kehilangan kekudusan. Hari ini kami mau berkomitmen untuk hidup dalam kekudusan dan menjaganya sebaik mungkin. Kami percaya, ketika kami hidup kudus, semua pintu yang telah tertutup akan Kau bukakan kembali. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!