KENYAMANAN ADALAH CELAH BAGI IBLIS UNTUK BEKERJA

RHEMA HARI INI

Yesaya 32:11 Gentarlah, hai perempuan-perempuan yang hidup aman, gemetarlah, hai perempuan-perempuan yang hidup tenteram, tanggalkanlah dan bukalah pakaianmu, kenakanlah kain kabung pada pinggangmu!

Kita tahu hidup Daud selalu sarat dengan peperangan. Ia banyak mengalahkan bangsa-bangsa yang menjadi musuh Israel dan menakhlukkannya. Sungguh luar biasa. Tetapi ada satu masa pada saat pergantian tahun dimana dicatat di dalam Alkitab, saat itulah biasanya raja-raja maju berperang, Daud memilih untuk tidak ikut maju berperang Bersama para Panglimanya. Ia berdiam diri di istana dan menikmati segala kenyamanan yang ada. Saat itulah iblis melihat celah dimana iblis melihat ada kesempatan untuk bisa menjatuhkan Daud, hamba Tuhan yang tidak terkalahkan itu. Iblis membuatnya tergoda kepada Batsyeba dan kita semua tahu bagaimana akhirnya Daud sungguh-sungguh jatuh dalam dosa besar yang membuatnya harus tetap menanggung konsekuensi sepanjang sisa hidupnya. Ya, kenyamanan membuah Daud lengah. Dan ia tidak sadar iblis yang terus mengintai memanfaatkan hal itu.

Ya, kita harus sadar bahwa iblis akan selalu berusaha mencari celah untuk bisa menjatuhkan kita. Seringkali kita pikir setelah kita menang atas suatu pergumulan dan diijinkan Tuhan ada di masa yang penuh kenyamanan, semua akan baik-baik saja. Tetapi ternyata tidak begitu. Kenyamanan justru memberi peluang bagi iblis untuk bisa menjatuhkan kita karena saat itulah kita tidak lagi waspada. Sama seperti sebuah ilustrasi tentang kisah monyet dan angin. Diceritakan bahwa si angin sangat ingin menjatuhkan si monyet yang sedang asik bersantai diatas ayunan kain. Anginpun segera meniup monyet dengan sekuat tenaga berhapap si monyet akan terjatuh. Tetapi saat monyet tahu ada angin yang bertiup kencang, monyet itu segera berpegangan kuat-kuat. Dan terbukti, monyet itu tetap tidak terjatuh. Akhirnya, angin itupun memilih cara yang lain, yaitu meniup si monyet dengan angin sepoi-sepoi. Begitu lembutnya angin itu, membuat monyet akhirnya tertidur. Dan setelah si monyet itu tertidur, si angin segera meniupkan angin yang sangat kencang dan pada akhirnya, monyet itu terjatuh juga.

Hal itu sungguh-sungguh memberikan pembelajaran kepada kita bahwa keadaan yang nyaman justru sangat berpotensi membuat kita terjatuh. Karena itu, tetaplah waspada di dalam segala keadaan. Minta kekuatan Roh kudus senantiasa supaya kita bisa melihat serangan-serangan iblis dan kita tidak tertipu olehnya. Haleluya!

RENUNGAN

Saat kita TERLENA dengan KEMENANGAN dan KENYAMANAN, maka kita sedang menjadi SASARAN EMPUK bagi Iblis untuk DIJATUHKAN.

APLIKASI

1. Menurut Anda, dengan cara apakah iblis bisa menjatuhkan Anda hari-hari ini?
2. Bagaimanakah seharusnya sikap Anda jika Anda sedang ada dalam kondisi yang baik-baik saja / nyaman ?
3. Tuliskan komitmen Anda untuk selalu waspada dalam segala keadaan supaya iblis tidak mengambil kesempatan untuk menjatuhkan Anda!

DOA UNTUK HARI INI

Roh Kudus, terimakasih atas penyertaan-Mu selalu di dalam hidup kami. Kami sadar sepenuhnya bahwa iblis tidak akan pernah menyia-nyiakan kesempatan untuk menjatuhkan kami. Berikan kami kekuatan ya Tuhan, supaya kami tetap waspada dan berjaga-jaga sekalipun kami sedang ada dalam kondisi yang nyaman. Kami tidak akan membiarkan iblis menjatuhkan kami. Didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa, Amin!

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!