Komitmen Hidup

comm2RHEMA HARI INI
Yosua 1:16 Lalu mereka menjawab Yosua, katanya: “Segala yang kauperintahkan kepada kami akan kami lakukan dan ke manapun kami akan kausuruh, kami akan pergi.

Ada sebuah ilustrasi indah tentang komitmen. Komitmen adalah sesuatu yang membuat seorang suami menerima istrinya dengan segala kekurangan dan kelemahannya tanpa menghakimi. Bersyukur ketika istrinya tampil menawan, dan sama bersyukurnya ketika sang istri mengenakan daster dengan wajah berminyak tanpa make-up. Bersyukur ketika bentuk tubuh sang istri berubah setelah melahirkan, dan tetap mengecupnya sayang sambil bilang, “Kamu cantik.” Komitmen adalah sesuatu yang membuat seorang suami tidak membongkar kelemahan istrinya pada orang lain. Sebaliknya, menutupi rapat-rapat setiap kekurangan itu dan dengan bangga bertutur bahwa sang istri adalah anugerah terindah yang pernah hadir dalam hidupnya. Komitmen adalah sesuatu yang membuat seorang istri terus mendampingi suaminya tanpa mengeluh atau mengomel. Sebaliknya, dengan setia tetap mendukung dan menyemangati meski sang suami pulang ke rumah dengan tangan kosong, tanpa sepeser uang pun. Dalam arti luas, komitmen menunjuk pada adanya tekad untuk setia pada sesuatu (organisasi, perusahaan, gereja dan sebagainya) atau seseorang (perkawinan) atau kepada Tuhan. Sebagai contoh, seorang suami yang berkomitmen terhadap perkawinannya pasti tidak akan pernah berselingkuh meskipun mungkin istrinya telah menjadi tua, gemuk, sakit-sakitan dan sebagainya. Komitmen akan bertahan selamanya, sebab komitmen tidak dipengaruhi oleh perasaan, suasana hati dan sebagainya.

Ayat diatas mengajarkan kita untuk selalu berkomitmen dengan panggilan hidup kita seperti yang dilakukan bangsa Israel. Dengan kata lain jika Tuhan suruh bangsa Israel menyerbu Yerikho, mereka berkomitmen melakukannya! Sekalipun penduduknya raksasa yang mengerikan, sekalipun temboknya sangat tinggi, bahkan sekalipun mereka akan membayar harga yang mahal, mereka tetap melakukannya. Jadi apapun yang Yosua perintahkan, kemanapun Yosua suruh, mereka tetap komitmen. Dasar dari setiap komitmen yang kita lakukan adalah karena cinta Tuhan yang telah mengasihi kita (Yohanes 3:16). Cinta itu akan membuat kita mengasihi Dia diatas segalanya dan mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri (Matius 22:37-40). Dengan dasar itulah, maka setiap orang seharusnya memberi diri untuk melayani Tuhan, dan bukan diatas dasar yang lain. Amin (RK)

RENUNGAN
Orang-orang yang bisa KOMITMEN untuk berjuang bersama dalam KESATUAN akan menerima PENGURAPAN yang membawa mereka mengalami GELOMBANG BARU yang lebih besar!

APLIKASI
1. Menurut Saudara, apa yang membuat seseorang bisa tetap setia dengan komitmennya?
2. Coba bagikan buah-buah positif apa yang Anda peroleh ketika tetap berkomitmen? (dalam bidang apapun).

DOA UNTUK HARI INI
Bapa yang baik, kami sungguh bersyukur atas keluarga,pekerjaan dan pelayanan yang telah Engkau percayakan. Ajar kami selalu setia dan tetap berkomitmen dengan segala kepercayaan yang Engkau telah berikan. Amin.