Kompas Rohani

BACAAN HARI INI
Mazmur 119:1-176

RHEMA HARI INI
Mazmur 119:164-‬165 Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil. Besarlah ketenteraman pada orang-orang yang mencintai Taurat-Mu, tidak ada batu sandungan bagi mereka.‬‬‬

Hanya beberapa hari menjelang Natal 2018, Jaxon yang berusia 3 tahun, harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sindrom hemolitik uremik (HUS). Penyakit infeksi yang biasa terjadi di sistem pencernaan disebabkan oleh bakteri e-coli yang merusak sel-sel darah merah dan berujung pada kerusakan fungsi ginjal sampai kematian. Kondisi Jaxon saat itu sudah sangat kritis, menurut dokter satu-satunya cara untuk menyelamatkan Jaxon adalah melalui operasi. Ibunya, Joel, merekam sebuah video permohonan doa kepada teman-teman gerejanya yang akhirnya menjadi viral. Tidak ketinggalan, Jonathan dan Melissa Helser, worship leader di gereja mereka, ikut mendoakan mereka. Orang tua Jaxon sempat berpikir bahwa anak mereka tidak akan bisa bertahan hidup. Mereka kehilangan iman dan merasa raksasa ketidakpercayaan berdiri di depannya. Saat Jonathan berdoa pada Tuhan, sebuah kalimat bergaung kuat dalam hatinya, “I raise a hallelujah in the presence of my enemies, my weapon is a melody. Heaven comes to fight for me.” Aku serukan halleluya di hadapan para musuhku, senjataku adalah nyanyian. Surga hadir untuk membelaku.

Kalimat-kalimat itu melantun begitu saja dan Jonathan mulai menyanyikannya dalam sikap penyembahan. Ia dan beberapa teman gereja datang ke rumah sakit untuk menyanyikan lagu itu untuk Jaxon. Mereka setiap hari menjenguk Jaxon menyanyikan pujian itu berulang-ulang untuk Jaxon. Setelah beberapa minggu dirawat di rumah sakit kondisinya pun secara ajaib mulai membaik. Bocah itu mulai bisa bicara dan berjalan. Dan hal yang paling menakjubkan adalah penyakit Jaxon sembuh secara total.

Ketika kita merasa sedang kehilangan arah dan pegangan dalam hidup kita, yang kita perlukan adalah kompas rohani. Daud menemukan bahwa dalam hadirat Tuhan sementara Daud menyembah, ia menemukan kompas rohani yang bisa meluruskan hatinya. Ketika hatinya mulai ada yang serong, ia dapat segera kembali ke arah yang tepat. Penyembahan dan hadirat Tuhan lah yang akan membuat kita tidak sampai tersesat saat mata kita dibutakan oleh dunia. Ketakutan, penyakit, dendam, sakit dan kepahitan hati, kecewa, semua itu bisa membutakan kita, tapi hidup dalam penyembahan membuat Tuhan bisa menunjukkan kembali arah yang benar. Saat hati kita diubahkan, mata rohani kita akan bisa melihat rencana Tuhan yang indah dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.(ABU)

RENUNGAN
PENYEMBAHAN membuat kita memiliki KOMPAS ROHANI, sehingga hati yang serong dapat diluruskan kembali ke ARAH YANG BENAR.

APLIKASI
1. Apakah Anda pernah atau sedang mengalami merasa kehilangan arah dan tujuan dalam hidup Anda?
2. Apa yang menyebabkan Anda merasa demikian?
3. Saat Anda masuk dalam penyembahan dan dalam hadirat Tuhan, apa yang Anda rasakan dan alami?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa kami datang ke hadirat-Mu, bukalah mata kami ya Bapa agar kami melihat kasih setia-Mu yang begitu besar pada kami. Ajar kami untuk selalu hidup dalam penyembahan yang benar, sebab kami tahu hanya di dalam Engkaulah ada jalan kebenaran dan hidup. Terimakasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.