Kunci Mendapat Kekuatan Allah

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Mazmur 91:1-16

RHEMA HARI INI
Mazmur 91:1-2 Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.”

Bagi seorang pencinta alam, melihat keindahan alam bukan hanya menarik, tetapi juga kegiatan yang menantang. Apalagi hal yang jarang bisa dilihat oleh orang lain, misalnya menyelam (diving) atau susur gua (caving). Bagi orang biasa, laut hanyalah hamparan air yang sangat luas. Namun, jika kita menyelam ke dalamnya, kita akan menyaksikan keindahan alam bawah laut, seperti terumbu karang, berbagai macam ikan, dan aneka jenis biota laut. Pun ketika kita menyusuri gua, kita akan mendapati bahwa itu bukanlah tempat yang gelap, lembab, dan menakutkan. Kita akan melihat keindahan yang terbentuk dari stalaktit dan stalagmit. Sudah tentu, perlu persiapan matang dan keinginan kuat untuk masuk lebih dalam lagi, agar kita bisa menyaksikan keindahan yang tidak bisa dilihat oleh orang lain.

Begitupun saat kita mencari Tuhan. Kita tidak bisa menemukan kebaikan, kekuatan, dan kuasa Tuhan di permukaan saja. Kita hanya bisa menemukannya jika kita masuk lebih dalam. Bagaimanapun, kuasa Allah hanya diberikan bagi orang yang mau duduk di hadapan Allah dan menanti-nantikan-Nya. Hanya bagi orang yang siap berlama-lama menyelam di hadirat-Nya yang akan mengetahui di mana letak kekuatan Allah yang terselubung itu.

Itulah mengapa Tuhan Yesus menyediakan diri untuk berdoa puasa 40 hari. Dia pun sering berdoa semalam-malaman. Sebab butuh waktu untuk masuk ke “secret place of the most high”. Dari hanya di pelataran, lalu masuk dan tenggelam lebih dalam. Sampai akhirnya dibawa dalam level keintimanan yang lebih lagi, tempat rahasia yang tidak ditemukan banyak orang. Di situlah kuasa Roh Kudus yang dahsyat ditemukan, letak kekuatan Allah yang terselubung yang gagal ditemukan oleh orang yang lain. Sampai akhirnya kita keluar dan kembali “turun gunung” menjadi orang yang penuh kuasa. Ya, dengan berdoa, berpuasa, memuji, menyembah Tuhan, serta merenungkan firman-Nya, manusia roh kita akan diaktivasikan dan kuasa Roh Kudus akan bekerja dasyat dalam hidup kita. (LEW)

RENUNGAN
KEKUATAN ALLAH terletak di tempat TERSELUBUNG dan hanya diberikan bagi orang yang MAU DUDUK dan MENANTI-NANTIKAN-NYA.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menemukan kekuatan Allah yang terletak di tempat terselubung? Jika sudah atau belum, mengapa?
2. Bagaimana Anda mengetahui bahwa itu adalah kekuatan Allah?
3. Tindakan nyata apa yang akan Anda lakukan dalam duduk dan menanti-nantikan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami tahu bahwa kekuatan-Mu berada di tempat terselubung dan hanya bisa Kau berikan jika kami duduk dan menanti-nantikan-Mu. Oleh karena itu, ajarilah kami setia menantikan Engkau dalam setiap pergumulan hidup kami. Kami percaya, perkara besar akan Kau nyatakan bagi kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.