KUNCI MENERIMA BERKAT BESAR DARI TUHAN

BACAAN HARI INI

Mazmur 37:1-40

RHEMA HARI INI

Mazmur 37:8 Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.

Kisah hidup Yusuf sangatlah menarik, begitu sarat dengan perjuangan namun juga penuh pertolongan Tuhan. Pencobaan yang dialaminya datang bertubi-tubi, diawali dengan rasa iri dan benci kakak-kakaknya yang lalu berusaha menyingkirkannya. Saat itu lewatlah saudagar-saudagar Midian, dan Yusuf pun dijual sebagai budak yang kemudian di bawa ke Mesir. Di Mesir, dia difitnah isteri Potifar. Karena peristiwa itu karir yang sudah dibangunnya dengan susah payah seketika sirna. Bahkan Yusuf harus masuk penjara karenanya. Tetapi ternyata di situpun Tuhan punya rencana, sebab justru dengan cara menjadi tahanan, Yusuf kemudian bisa masuk lingkungan istana Firaun. Di saat Firaun tengah gundah dengan mimpinya, juru minuman Raja memperkenalkan Yusuf kepada Firaun untuk mengartikan mimpinya. Sejak peristiwa itu Tuhan benar-benar mengubah hidup Yusuf. Tuhan menggenapi janji abadi-Nya kepada Yakub melalui Yusuf.

Alkitab tidak pernah mencatat bahwa Yusuf mempunyai dendam dan kepahitan kepada semua orang yang telah membuatnya sengsara. Setelah dua puluh tahun, di tengah situasi kelaparan yang hebat, Yusuf berjumpa kembali dengan saudara-saudaranya. Namun dalam perjumpaan itu Yusuf tidak menyalahkan saudara-saudaranya. Bahkan dia meminta saudara-saudaranya untuk tidak bersusah hati dan menyesali diri karena telah menjual dirinya. Kedekatan dan ketaatannya kepada Tuhan, membuat Yusuf menyadari bahwa semua yang terjadi dalam hidupnya adalah karena rencana Tuhan. Sama seperti Yusuf, Daud juga mempercayakan sepenuhnya hidupnya dalam rencana Tuhan. Daud mengerti benar bahwa kemarahan dan kepahitan hanya akan membawanya kepada kejahatan dan malah menjauhkannya dari kasih karunia Tuhan.

Malam ini marilah kita memeriksa diri kita masing-masing. Masih adakah kepahitan dan kemarahan di dalam diri kita. Jika ada, mari segera kita bereskan. Jangan sampai kita terjebak dalam kubangan kepahitan. Mari segera bangkit. Ketika kita bangkit maka kita akan bisa melihat dan merasakan terang dan keindahan yang sebenarnya selalu ada dan terus bersinar. Mari kita minta Roh Kudus masuk ke dalam hati kita supaya hati kita menjadi lembut. Roh Kudus akan memampukan kita untuk bisa melihat rencana Tuhan yang selalu mendatangkan kebaikan untuk kita.

RENUNGAN

Kalau kita MENGERASKAN HATI untuk tinggal dalam KEMARAHAN dan KEKECEWAAN, kita bisa KEHILANGAN BERKAT BESAR dari Tuhan.

APLIKASI

1. Mengapa Tuhan tidak ingin Anda mengeraskan hati dan menyimpan kepahitan?
2. Apa yang membuat Anda sulit untuk membuang kepahitan dalam hati Anda?
3. Apa komitmen Anda setelah membaca renungan malam hari ini?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa, ampuni kami jika kami masih menyimpan kekecewaan, kemarahan dan dendam sehingga hati kami menjadi pahit. Tolong kami Bapa, lembutkanlah hati kami, mampukan kami untuk melepaskan pengampunan. Bersihkan hati kami supaya kami bisa berjalan dalam rencana-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!