Kunci Untuk Menerima Urapan Untuk Berkuasa

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
2 Tawarikh 16:1-14

RHEMA HARI INI
2 Tawarikh 16:9a Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia.

Tuhan tidak pernah memandang siapa yang Dia beri urapan untuk memperoleh kuasa. Tidak peduli kaya atau miskin, apa tingkat pendidikannya, bahkan tidak memandang gender mereka. Mungkin banyak pahlawan yang digambarkan adalah seorang pria. Namun, Tuhan pun pernah mengangkat seorang gadis asal Perancis sebagai pahlawan perang di abad ke-15. Di masa ketika perempuan masih dianggap sebagai kaum lemah dan kurang berharga. Namanya Jeanne d’Arc.

Jeanne hanyalah anak petani yang mengalami kesengsaraan karena wilayah Utara Perancis diduduki pasukan Inggris. Namun Tuhan memilih Jeanne pada masa mudanya, ketika ia masih berumur 13 tahun. Saat itu Tuhan berbicara kepada Jeanne melalui sebuah penglihatan, bahwa dirinyalah yang akan mengembalikan masa kejayaan Perancis. Sebagai seorang anak perempuan dari keluarga petani, yang tidak memiliki koneksi ataupun pelatihan militer, hal tersebut sangatlah mustahil. Namun tiga tahun kemudian, dengan kebulatan hati, Jeanne berangkat menemui raja. Menurut catatan sejarah, ia berkata, “Aku harus berada di samping raja … tidak akan ada bantuan lain yang datang selain dariku. Meskipun aku lebih memilih untuk menenun di samping ibuku, tetapi aku harus pergi dan melakukan kehendak Tuhanku.” Ketika Jeanne mengorbankan kenyamanannya sendiri untuk mentaati panggilan Tuhan, urapan berkuasa dinyatakan dalam hidupnya. Ia berhasil melakukan apa yang gagal dilakukan para tentara Perancis selama hampir satu abad. Ia merebut kembali wilayah demi wilayah dari jajahan Inggris.

Ya, Tuhan melihat hati kita. Ketika Dia mendapati kesungguhan kita untuk melakukan kehendak dan panggilan-Nya, Dia akan melimpahkan urapan untuk berkuasa kepada kita. Karena itu, bangkitlah menjadi pahlawan Kerajaan Allah. Penuhi panggilan Tuhan untuk menjadi terang yang membawa keselamatan bagi bangsa-bangsa. Tidak peduli apa status kita, bagaimana orang memandang kita, ataupun pendapat kita tentang diri kita sendiri, selama ada kemauan dan kesungguhan dalam hati kita, Tuhan sendirilah yang akan melakukan perkara-perkara besar melalui kita.

RENUNGAN
Kunci menerima URAPAN UNTUK BERKUASA adalah BERSUNGGUH HATI TERHADAP TUHAN.

APLIKASI
1. Menurut Anda apakah yang dimaksud dengan bersungguh hati terhadap Tuhan?
2. Mengapa Anda perlu hidup dengan bersungguh hati terhadap-Nya?
3. Langkah apa yang akan Anda lakukan untuk bisa bersungguh kepada Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami mau bersyukur untuk penyertaan-Mu hari ini. Kami yakin bahwa kasih setia-Mulah yang membawa kami ada hingga saat ini. Kami ingin memiliki hati yang terus berungguh-sungguh terhadap-Mu, Bapa. Ajar kami untuk bisa terus mengandalkan Engkau, seperti apa pun situasi kami. Terima kasih Bapa. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.