Masa Open Door Masa Panen Raya

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
2 Korintus 6:1-10

RHEMA HARI INI
2 Korintus 6:1-2 Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima. Sebab Allah berfirman: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.

Ria hampir merasa kuwalahan, minggu-minggu ini kelompok selnya kebanjiran jiwa-jiwa yang ingin bergabung. Setiap harinya Ria harus melayani pertanyaan mereka satu-persatu, dari mulai yang ingin bergabung sampai pertanyaan seputar ayat Alkitab atau konseling masalah kehidupan sehari-hari. Banyak sekali waktu Ria yang tersita untuk melayani jiwa-jiwa baru yang berdatangan ke kelompok selnya, belum lagi anggota kelompok selnya yang sudah lama bergabung, mereka juga membutuhkan perhatian khusus dari Ria.

Ketika Ria sudah hampir merasa kuwalahan, Tuhan memberikan rhema yang kembali menguatkannya bahwa inilah waktu perkenanan itu, dan inilah waktu penyelamatan itu, jangan sampai disia-siakan. Ria menangkap rhema tersebut dan itu menjadi pendorong semangat lagi untuknya bangkit dan berjuang semaksimal mungkin melayani jiwa-jiwa yang Tuhan kirimkan kepadanya. Bahkan, Ria diteguhkan lagi dengan firman Tuhan yang terdapat dalam Amsal 10:5b, “…siapa tidur pada waktu panen membuat malu.” Ya, inilah waktunya panen jiwa-jiwa itu, dan saat panen memang penuainya akan menjadi sangat sibuk, itu adalah sesuatu yang sangat wajar. Dari situlah Ria kembali merasakan rohnya menyala-nyala dan berkobar-kobar untuk membawa lebih banyak lagi jiwa kepada Tuhan.

Sadarilah bahwa inilah saatnya momen open door Tuhan nyatakan di tengah-tengah kita. Inilah saatnya penuaian jiwa besar-besaran sedang Tuhan kerjakan. Itu sebabnya, jangan sia-siakan kesempatan ini. Pakailah momen open door ini untuk memberitakan Injil kepada sebanyak mungkin orang, undanglah mereka ke gereja dan kelompok sel. Bagikan kesaksian tentang mujizat Tuhan yang terjadi di gereja kita. Bagikan link video kotbah gereja kita yang ada di youtube kepada orang-orang yang membutuhkan. Jadilah penyelamat jiwa yang efektif dan berbuah banyak bagi Kerajaan Allah, maka hati Tuhan akan disenangkan dan hidup kita akan mengalami anugerah serta kemuliaan Tuhan yang luar biasa.

RENUNGAN
Jangan sia-siakan MOMEN OPEN DOOR untuk SELAMATKAN JIWA, sebab inilah MASA PANEN RAYA JIWA besar-besaran itu.

APLIKASI
1. Apakah yang sudah Anda lakukan untuk menyelamatkan jiwa?
2. Bagaimana Anda menanggapi momen open door untuk selamatkan jiwa ini?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Anda bisa menjadi pemenang jiwa yang efektif bagi Kerajaan Allah?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, kami bersyukur untuk momen open door yang telah Engkau berikan dalam hidup kami. Kami tidak mau menyia-nyiakan dan kami mau menjadi bagian di dalamnya. Kami mau menjadi anak-anakMU yang berbuah banyak bagi Kerajaan-MU dan menyenangkan hati-MU. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.