Masuk Level Disiplin Rohani Yang Lebih Tinggi

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Ibrani 5:11-14

RHEMA HARI INI
Ibrani 5:12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

Ada harga yang harus dibayar ketika seseorang ingin mencapai suatu titik tertentu. Seorang atlet tidak akan menjadi juara jika dia malas berlatih. Seorang dokter tidak mungkin menjadi dokter spesialis jika dia tidak mau belajar dengan tekun. Seorang anak tidak akan naik kelas jika dia malas belajar. Seorang pegawai tidak akan mendapatkan promosi jabatan jika dia hanya bekerja asal-asalan dan tidak disiplin. Ya, diperlukan kesabaran, ketekunan, dan tentu saja kedisiplinan yang tinggi untuk mencapai sesuatu yang lebih besar.

Dalam hal rohani pun demikian. Jika kita ingin hidup dalam kuasa dan pengurapan Tuhan, kita harus sering melakukan latihan rohani. Di sini kita dituntut untuk giat melatih manusia rohani kita dengan berbagai latihan yang akan mendewasakan kita. Kita harus rutin melakukan doa, pujian penyembahan, membaca Alkitab, bahkan berpuasa. Jika kita sungguh-sungguh melatih kehidupan rohani kita, kita akan dibawa masuk ke dalam level disiplin rohani yang lebih tinggi. Seperti contohnya tokoh Alkitab yang bernama Daniel. Ia berdoa tiga kali sehari (Dan. 6:11) dan bahkan berpuasa, sehingga ia menjadi orang kepercayaan raja dan sering diluputkan dari rancangan-rancangan jahat manusia kala itu.

Untuk menjadi seperti Daniel, dibutuhkan komitmen dan disiplin rohani yang tinggi. Tidak mungkin kita akan memiliki kuasa, jika kita tidak mau berlatih. Oleh karena itu, pastikan bahwa dari tahun ke tahun, latihan rohani kita membawa kita masuk dalam level disiplin rohani yang lebih tinggi lagi, semakin serupa dengan Yesus, Guru dan teladan kita. Hanya dengan cara seperti inilah, maka impartasi kuasa Yesus akan mengalir juga dalam hidup kita. Dari waktu ke waktu, kuasa mujizat Tuhan akan semakin nyata bermanifestasi dalam hidup kita. Karena itu, jangan hanya menjadi orang Kristen biasa-biasa saja, tetapi tingkatkan jam-jam doa kita, bahkan doa yang disertai puasa. Percayalah, dengan doa puasa yang kita lakukan terus-menerus, Tuhan akan memberikan urapan berkuasa bagi setiap kita atas permasalahan, sakit-penyakit, maupun pergumulan hidup kita. (LEW)

RENUNGAN
Pastikan bahwa DARI TAHUN KE TAHUN, latihan rohani kita membawa kita masuk dalam LEVEL DISIPLIN ROHANI YANG LEBIH TINGGI lagi.

APLIKASI
1. Apakah kita sudah melatih kehidupan rohani kita secara rutin? Jika sudah atau belum, mengapa?
2. Adakah penghalang bagi Anda untuk hidup dalam disiplin rohani yang tinggi? Sebutkan!
3. Apa saja yang akan Anda lakukan untuk melatih kehidupan rohani Anda agar masuk dalam level disiplin rohani yang lebih tinggi?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih untuk setiap waktu yang masih Engkau berikan dari tahun ke tahun ini. Kami rindu hidup kami terus mengalami peningkatan dalam disiplin rohani yang lebih tinggi lagi. Kami mau sungguh-sungguh melatih kehidupan rohani kami, sehingga kami menjadi anak-anak Tuhan yang penuh kuasa. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.