Melepaskan Kuasa Tuhan Dengan Deklarasi Profetik

BACAAN HARI INI
Roma 4:1-25

RHEMA HARI INI
Roma 4:17 seperti ada tertulis: “Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa” –di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.

Chritopher Colombus, seorang nakhoda kapal dan navigator ulung kelahiran Genoa, Italia, dengan teguh mendeklarasikan dalam sidang di istana Ratu Isabella I Spayol, gagasan dan keyakinannya untuk mencari  jalan alternatif ke daerah-daerah di timur untuk dijadikan koloni baru bagi Spanyol, Colombus yang percaya bahwa bumi itu bulat, akan mengarungi samodra ke arah barat mengelilingi bumi dan akan sampai di titik keberangkatan semula dari arah timur. Deklarasi Colombus itu bukanlah main-main, karena para pejabat istana, ilmuwan dan bahkan Sang Ratu sendiri mempercayai teori bumi datar. Namun keyakinan dan tekadnya sebagai seorang nakhoda kapal dan navigator ulung mampu membuat Ratu Isabella I bersedia medanai seluruh ekspedisi pelayaran. Dengan 3 kapal besar, Nina, Pinta dan Santa Maria, Columbus berangkat meninggalkan pelabuhan Spanyol pada 3 Agustus 1942 berlayar menuju “dunia baru”. Dan dunia mencatat, deklarasi Columbus itu akhirnya berbuah dengan ditemukannya Benua AMERIKA.

Hal-hal besar, yang tak masuk akal berhasil dicapai dan dibuktikan oleh para pendahulu kita sehingga nama-nama mereka tetap dikenang dunia, lalu mengapa banyak anak-anak Tuhan justru belum banyak yang mengalami manifestasi mujizatnya? Dalam Rhema hari ini, walaupun Tuhan telah menjanjikan pada Abraham untuk menjadi bapa banyak bangsa, tidak cukup bagi Abraham hanya mengimaninya. Abraham harus mendeklarasikan imannya, dan mengganti namanya dari Abram menjadi Abraham dan Sarai menjadi Sara. Sehingga bersamaan dengan iman dalam hatinya bahwa Tuhan akan membuat keturunannya sangat banyak, Abraham juga setiap hari mendeklarasikan istrinya sebaga Ibu Bangsa-bangsa dan dirinya sendiri sebagai Bapa Banyak Bangsa.

Oleh deklarasi kemenangan inilah akhirnya LEDAKAN IMAN dan MUJIZAT BESAR terjadi dalam hidup Abraham. Ishak, anak perjanjian lahir disaat Abrahan menginjak usia seratus tahun, kemudian diikuti kelahiran Yakub, yang tak hanya menurunkan sebuah keluarga, tetapi sebuah bangsa yang besar dan diberkati, ISRAEL. Deklarasi kemenangan yang diucapkan saat kita mempunyai iman dalam hati kita, membuat kuasa Allah bekerja luar biasa dan mujizat besar terjadi. Deklarasikan bahwa kita adalah Petrus, batu karang yang teguh keyakinannya, deklarasikan kita adalah Gideon, pahlawan yang gagah berani, deklarasikan kita adalah orang yang diberkati dan hidup dibawah tingkap langit yang terbuka, berkat tercurah sampai berkelimpahan. (DAM)

RENUNGAN
Tuhan MELEPASKAN KUASA-NYA dengan DEKLARASI PROFETIK, yaitu MEMPERKATAKAN FIRMAN-NYA.

APLIKASI
1.    Mengapa Tuhan ingin agar Anda mendeklarasikan iman Anda
2.    Apa yang harus Anda miliki sebelum Anda mendeklarasikan iman Anda?
3.    Apa yang kesulitan yang Anda hadapi untuk mengucapkan deklarasi kemenangan?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa yang baik, terima kasih atas berkat-berkat dan anugerahMu. Terimakasih untuk rhema firmanMu hari ini. Kami sungguh-sungguh percaya dengan kami berani mendeklarasikan iman kami, maka ledakan iman dan mujizat-mujizat besar akan terjadi tak hanya dalam hidup kami pribadi lepas pribadi, tetapi tsunami mujizat akan terjadi dalam gereja kami. Ajari dan terus didik kami, agar kami selalu berani mendeklarasikan iman kami. Amin