MELIBATKAN SANG MAESTRO KEHIDUPAN (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

1 Samuel 30-31
Lukas 13:23-35

BACAAN HARI INI
1 Yohanes 3:18-24

RHEMA HARI INI
1 Yohanes 3:19-20 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah, sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu.

Di sebuah pabrik kapas, ada sebuah kartu yang ditempelkan di dinding tempat bekerja yang berbunyi: “Jika benang Anda ruwet datanglah kepada mandor.” Suatu hari, benang seorang pekerja baru ruwet, dan dia mencoba mengurainya, tetapi justru membuatnya makin ruwet. Kemudian, dia datang kepada mandor. Mandor itu datang dan melihat. Dia lalu berkata kepadanya, “Apakah Anda mencoba mengurainya sendiri?” “Ya,” jawabnya. “Mengapa Anda tidak datang kepada saya sesuai perintah?” “Saya mencoba melakukan yang terbaik,” ujarnya. “Tidak, Anda tidak melakukan yang terbaik,” ujar mandor itu. “Ingat, melakukan yang terbaik adalah datang kepada saya.”

Berapa banyak kali kita berusaha membebaskan diri dari rasa bersalah kita dengan usaha dan kekuatan kita sendiri? Ujung-ujungnya justru rasa bersalah itu semakin menjadi-jadi dan hidup kita semakin terpuruk sangat dalam. Ya, rasa bersalah yang tidak diselesaikan dapat menggerogoti hidup kita perlahan-lahan. Bukan hanya perasaan bersalah yang harus kita tanggung, kerap kali, kita pun harus membayar harga yang mahal untuk itu. Bahkan dengan nyawa kita sekalipun. Itulah yang terjadi kepada Yudas Iskariot setelah menjual Tuhan Yesus. Ia tidak dapat menanggung rasa bersalah yang menghunjam hatinya. Padahal, kita memiliki Allah Bapa yang sanggup menolong kita untuk lepas dari rasa bersalah yang membelenggu hidup kita.

Hari ini, adakah kerumitan hidup yang membuat kita tertekan? Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Tidak seorang pun dari kita luput dari pelanggaran dan dosa. Ketika hati dan pikiran kita selalu dipengaruhi dengan rasa bersalah dan itu membuat kita menderita, datanglah kepada Tuhan. Segera lakukan pemberesan. Tuhan akan segera mengambil alih kerumitan hidup kita, dengan cara-Nya yang tak terbatas. Kuncinya, buka hati bagi Yesus, Sang Maestro Kehidupan. Percaya dan terima dengan iman, kasih karunia Tuhan yang jauh lebih besar dari kesalahan kita. Minta ampun dan bertobat sungguh-sungguh. Mulai lawan intimidasi iblis. Percayalah bahwa kita sudah diampuni dan hiduplah bebas dari rasa bersalah. Bukan hanya pengampunan, Tuhan bahkan sanggup memberikan kesembuhan total bagi batin kita.

RENUNGAN
Saat kita MELIBATKAN Sang Maestro Kehidupan dalam hidup kita, Dia akan MENGAMBIL ALIH serta MENGELUARKAN kita dari rasa bersalah.

APLIKASI
1. Kesalahan apakah yang kini masih sering menghantui Anda?
2. Mengapa Anda perlu melibatkan Tuhan dalam rasa bersalah Anda?
3. Bagaimana Anda bisa melibatkan Tuhan dalam mengatasi rasa bersalah yang menghantui Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, kami bersyukur sebab Engkau memahami setiap kelemahan kami. Engkau tidak memandang kami hina tidak peduli sebesar apa pun kesalahan yang kami lakukan. Bantu kami, agar kami dapat bangkit dari rasa bersalah kami dan hidup sesuai rencana-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”