MEMPELAJARI DAN MEMAHAMI BAHASA KASIH

RHEMA HARI INI

1 Korintus 13:1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.

Sore itu selepas dari perjalanan dinas, Kristo menyempatkan diri untuk mengecek tugas harian anaknya. Meski isterinya yang bertanggung jawab atas semua urusan rumah tangga dan anak-anak, namun Kristo selalu berusaha untuk ikut membantu. Kristo tahu bahwa isterinya sangat senang ketika ia ditemani saat bekerja. Walaupun bantuan Kristo tidak seberapa, tetapi waktu yang mereka lewatkan bersama membuat hubungan mereka menjadi semakin erat. Begitupun Kristi, isterinya, sangat tahu apa yang disukai oleh Kristo. Suguhan teh manis hangat dan cemilan ringan seusai bekerja, serta pijatan ringan kala mereka sudah bisa duduk bersantai, selalu bisa membuat Kristo senang, puas dan bahagia.

Butuh waktu memang untuk Kristi dan Kristo bisa mempelajari dan memahami bahasa kasih masing-masing. Tetapi ketika mereka berhasil dan melakukannya, mereka menjadi 1 tim yang solid dan kompak dalam mengerjakan tugas-tugas mereka. Pembagian tugas pun kini bukan lagi untuk saling melempar tanggung jawab dan membebani, tetapi untuk meringankan dan bahu membahu dalam segala hal. Hati yang mau berbagi dan tidak segan untuk melayani merupakan dasar yang baik untuk bisa mengerti bahasa kasih orang lain. Bukan hanya dalam lingkup keluarga, tetapi juga hubungan dengan sesama. Saat kita memahami bahasa kasih mereka maka hubungan akan menjadi semakin erat.

Di sebut bahasa kasih karena memang bahasa ini tidak mempunyai ejaan, pengucapan atau penulisan huruf tersendiri. Bahasa ini sangat unik dan personal karena merupakan bahasa yang tidak bisa terjemahkan namun bisa diterima bahkan mengubahkan hidup, sebab berasal dari hati yang mengasihi. Sekalipun kita memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi dan pandai berkata-kata dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa roh, tetapi jika hati kita tidak dipenuhi dengan kasih, maka hal itu tidak akan ada artinya. Ada satu ungkapan yang sangat bagus untuk menggambarkan hal ini, “What’s comes from the heart, goes to the heart.” Apa yang berasal dari hati akan sampai kepada hati si penerima. Saat ada kasih yang tulus, kasih agape di hati kita, maka apa yang kita perbuat baik bagi Tuhan atau sesama, akan berkenan dihati, menjadi berkat dan mempererat hubungan yang sudah terjalin.

RENUNGAN

Mempelajari dan MEMAHAMI bahasa kasih dapat MEMPERERAT HUBUNGAN kita dengan sesama.

APLIKASI

1. Apakah Anda sudah memahami apa saja bahasa kasih orang-orang di sekitar Anda? Jika belum, apa yang membuat Anda tidak mempelajarinya?
2. Mengapa Anda perlu untuk mempelajari dan memahami bahasa kasih?
3. Apa manfaat yang Anda dapatkan ketika Anda berhasil memahami bahasa kasih orang lain?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, berilah kami mata yang jeli untuk melihat, beri kami hati yang tulus dan bisa menangkap apa yang di butuhkan oleh mereka yang Kau tempatkan di sekeliling kami. Biarlah melalui bahasa kasih, kami dapat menjadi saluran kasih-Mu yang ajaib dan menyelamatkan kami.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!