Menabur Benih Menuai Berkat

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Amsal 28:1-28

RHEMA HARI INI
Amsal 28:20 Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman.

Seorang aktor menjalankan perannya, dia mendatangi orang-orang yang sedang makan pizza untuk meminta mereka berbagi makanan kepadanya, seolah ia sedang kelaparan dan tidak mempunyai cukup uang untuk membeli makanan. Tidak seorangpun dari orang-orang yang dijumpainya mau berbagi makan siang mereka, sampai akhirnya ia duduk di sebelah seorang tunawisma yang berapa saat sebelumnya mendapatkan sekotak pizza ukuran besar dari kru sang aktor. Kepada tunawisma ini kembali sang aktor menceritakan kalau dia sedang kelaparan dan tidak cukup uang untuk bisa membeli makan siang. Tak disangka tunawisma ini tanpa berpikir panjang menyodorkan dos pizza, dan memberikan sisa potongan pizza yang ada kepada sang aktor. Dengan antusias sang aktor mengambil pizzanya dan memakan dengan lahap. Sambil berterima kasih, sang aktor menceritakan tentang sulitnya hidup ini. Selesai makan, sambil berdiri sang aktor mengambil segepok uang dan memberikan kepada tunawisma itu sambil menyampaikan rasa kagumnya untuk kepeduliannya kepada sesama. Ini adalah kisah nyata yang terjadi di New York, dan videonya sempat viral di YouTube.

Segala sesuatu yang baik datangnya dari Allah, tidak ada seorangpun patut bermegah karena kehebatannya. Tunawisma itu menyadari bahwa pizza itu pemberian orang lain, sudah selayaknya dia juga berbagi kepada orang lain yang membutuhkan, bukankah seperti itu seharusnya kita berbuat? Ketika kita menyadari bahwa berkat yang ada pada kita adalah pemberian Tuhan, sudah selayaknya kita juga belajar berbagi ketika orang lain membutuhkan. Terlebih ketika ada kesempatan kita bisa memberkati lewat Gereja-Nya, taburlah benih yang Tuhan sudah berikan dalam hidup kita, itu akan menjadi alat untuk memperluas Kerajaan Allah di muka bumi ini. Makin banyak pekerjaan Tuhan bisa dikerjakan, makin banyak jiwa bisa dilayani, dan semakin luas Kabar Baik bisa disebarkan. Disaat kita punya komitmen untuk memperluas kerajaan Allah lewat apa yang Tuhan sudah percayakan kepada kita, Tuhan yang maha baik tidak akan tinggal diam, Dia akan lebih lagi mempercayakan berkat-berkat-Nya, mujizat keuangan besar akan terjadi dalam hidup kita, dan nama Tuhan semakin ditinggikan lewat kesaksian kita. Amin.

RENUNGAN
Ambillah komitmen untuk MEMPERLUAS KERAJAAN ALLAH, maka Tuhan juga akan komit MENAMBAHKAN MUJIZAT KEUANGAN BESAR kepada kita.

APLIKASI
1. Menurut Anda, mengapa kita harus komit memperluas kerajaan Allah melalui keuangan kita?
2. Apakah faedahnya kalau kita komit memperluas kerajaan Allah melalui keuangan kita?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat untuk memperluas kerajaan Allah melalui keuangan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami menyadari bahwa semua berkat yang ada pada kami asalnya dari Engkau. Itu sebabnya kami rindu mengembalikannya bagi hormat kemuliaan bagi nama-MU. Ajar kami untuk berkomitmen memperluas kerajaan-MU melalui setiap berkat yang Engkau percayakan dalam hidup kami, supaya nama-MU semakin dipermuliakan melalui hidup kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.