Menabur Mencurahkan Berkat

RHEMA HARI INI
Galatia 6:7 “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”

Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar. Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air. Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu. Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat dan kemudian bertanya, “berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?” Wanita itu menjawab: “Kamu tidak perlu membayar apapun”. “Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan” kata wanita itu menambahkan. Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata: “Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda.” Sekian tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter di kota itu sudah tidak sanggup menganganinya. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut. Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut. Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu. Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan… Wanita itu sembuh!!! Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan. Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien. Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus dicicil seumur hidupnya. Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatuannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi.. “Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu..” tertanda, DR Howard Kelly.

Hukum tabur tuai sangat penting dalam kerajaan Allah. Hukum ini menerangkan bagaimana prinsip hidup yang berbuah dan berhasil. Hukum ini berbunyi, “Apa yang ditabur orang itu jugalah yang dituainya.” Ini sudah menjadi ketetapan sorgawi. Jika ada orang menanam benih jagung, pasti menuai jagung. Setiap orang akan menuai apa yang ditaburkannya. Semuanya berawal dari benih. Prinsipnya adalah menaburlah terus apa yang baik, jangan pikirkan kapan kita akan menuainya. Dalam kisah di atas wanita tersebut bisa menuai setelah menabur bertahun-tahun sebelumnya. Mungkin dimasa kita hidup, kita tidak bisa menikmati hasilnya. Bisa jadi anak cucu kita yang akan menikmati taburan kita kelak. Ibarat seseorang yang menanam biji durian, dia tidak langsung menerima hasil buah durian itu. Harus menunggu 10 sampai 13 tahun lagi. Dan bila kita tidak sampai menikmati hasilnya, ada anak-anak kita yang pasti akan menikmatinya. Ketika kita MENABUR, secara manusia memang TAMPAKNYA HABIS. Namun sebenarnya taburan kita itu naik menjadi PERSEMBAHAN HARUM dihadapan Tuhan, yang membuat Tuhan MENCURAHKAN BERKAT! (ABU)

RENUNGAN
Ketika kita MENABUR, secara manusia memang TAMPAKNYA HABIS. Namun sebenarnya taburan kita itu naik menjadi PERSEMBAHAN HARUM di hadapan Tuhan, yang membuat Tuhan MENCURAHKAN BERKAT!

APLIKASI
1. Apa yang anda rasakan ketika anda menabur padahal keadaan anda sendiri sedang dalam kekurangan ?
2. Setelah membaca renungan hari ini, apakah cara berfikir anda sudah diubahkan dan hal apa yang pertama terfikirkan dalam pikiran anda ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa FirmanMu makin membuat kami bertumbuh, kami tidak mau berfikir secara manusia lagi. Kami mau terus berkomitmen untuk menabur karena kami tahu Bapa bahwa taburan kami menjadi PERSEMBAHAN HARUM di hadapan-Mu dan membuat berkatMu tercurah atas kami. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN :
Keluaran Pasal 9-11
Matius Pasal 15 ayat 21-39