MENGANDALKAN TUHAN MEMBUAT KITA BERBUAH LEBAT

RHEMA HARI INI

Mazmur 84:6-8 Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah! Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat. Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion.

Pada kejuaraan badminton All England tahun 1978, Rudy Hartono harus berhadapan dengan lawan berat dari Swedia, Sture Johnson. Banyak orang menyaksikan bagaimana pertandingan itu berjalan sangat alot dan menguras tenaga. Rudy akhirnya berhasil mengalahkan Johnson dengan 3 set dalam waktu 64 menit. Di game terakhir, Rudy sempat ketinggalan 4 angka di saat Johnson tinggal butuh 1 angka untuk menutup permainan. Namun di angka-angka penentuan itu, stamina Rudy justru menjadi semakin kuat. Saking semangatnya, Rudy bahkan harus menggunakan raket pinjaman karena kedelapan raket yang dibawanya sudah putus talinya. Poin demi poin yang terus diraih membuat Rudy semakin percaya diri bahwa ia akan mampu mengukir sejarah dunia di All England. Setelah sempat kalah 10-15 di set kedua, Rudy berhasil membalik keadaan dan memenangkan set ketiga dengan skor 18-17.

Di dalam kitab Mazmur Daud melukiskan dengan indah bagaimana kerinduan Bani Korah kepada kediaman Allah. Mereka tahu benar bahwa kekuatan mereka sangat terbatas dan menyadari bahwa satu-satunya sumber kekuatan mereka adalah Allah. Mereka percaya bahwa Allah adalah satu-satunya sumber jawaban dari setiap pergumulan yang mereka hadapi. Keyakinan mereka akan betapa besarnya kuasa Allah itu membuat mereka termotivasi untuk terus berjalan makin lama makin kuat, sebab mereka tahu bahwa di depan sana Tuhan sudah menyediakan segala sesuatu yang mereka perlukan.

Di dalam perjanjian berbuah lebat, Tuhan semestinya menjadi Penyokong kuat yang berdiri di belakang kita. Secara manusia kemampuan kita sangatlah terbatas. Kita tidak mungkin bisa terus berdiri kuat dalam menghadapi setiap tantangan yang muncul. Di dalam menghadapi setiap pergumulan itu kita bisa saja menjadi lemah dan lelah. Tetapi bila kita memiliki Tuhan sebagai penyokong, maka kekuatan-Nya yang tak terbatas akan memampukan kita, bahkan membuat kita semakin kuat. Itu sebabnya mari miliki hati yang miskin di hadapan Tuhan dan yang selalu mengandalkan Tuhan serta menaruh harapannya kepada Tuhan. Hidup kita akan semakin diberkati, berjalan makin lama makin kuat dan semakin berbuah lebat.

RENUNGAN

Orang yang MENGANDALKAN TUHAN sebagai sumber kekuatan akan BERJALAN MAKIN LAMA MAKIN KUAT dan SEMAKIN BERBUAH LEBAT.

APLIKASI

1. Siapakah yang selama ini Anda andalkan dalam menghadapi persoalan?
2. Mengapa Anda harus mengandalkan Tuhan sebagai sumber kekuatan?
3. Dengan cara bagaimana Anda bisa senantiasa ingat untuk mengandalkan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, kami mengucap syukur atas berkat-Mu yang melimpah. Ajar kami Bapa, untuk hanya mengandalkan Engkau saja sebagai sumber kekuatan kami. Sebab di dalam Engkau, kami tidak akan menjadi lelah dan lemah, melainkan semakin kuat dan semakin berbuah lebat. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!