Mengangkat Tangan Tanda Memuja Tuhan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Mazmur 50:1-23

RHEMA HARI INI
Mazmur 50:23 Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.”

Sebelum Piala Dunia FIFA 2018, ekspresi iman kekristenan tidak pernah terlepas dari lapangan sepak bola Brazil. Hal ini karena hampir 90% populasi penduduknya memeluk agama Kristen. Sebelum dan sesudah bertanding, tim-tim yang bermain akan berdoa bersama. Mereka pun kerap merayakan gol dengan menampilkan kaos dengan pesan-pesan kekristenan. Saat memenangkan Piala Dunia 1994, Claudio Taffarel dan Jorginho mengakui keterlibatan aksi ilahi atas kemenangan mereka. Saat pemain Italia gagal menyarangkan gol tendangan penalti pada gawang mereka, Taffarel berlutut di lapangan sambil mengangkat tangannya. Adegan tersebut pun diabadikan dalam sebuah foto yang kemudian menjadi sampul buku “Quem Venceu o Tetra?”

Buku yang judulnya berarti “Siapa yang Memenangkan Kejuaraan Keempat?” ini berisi kesaksian para atlet Kristen Injili yang memuji Tuhan atas kemenangan mereka. Mereka mengakui perbuatan-Nya yang ajaib atas hidup mereka. Ungkapan cinta mereka kepada Yesus tidak terbendung, sebab mereka menyadari betapa besar pertolongan Tuhan dalam hidup mereka. Dunia pun menyaksikan, semakin mereka mengekspresikan pujian mereka pada Tuhan, semakin hati Tuhan disenangkan, dan Dia pun semakin berkarya lagi dalam hidup mereka. Itulah yang membuat tim sepak bola Brasil selalu berada di peringkat atas dunia.

Ini adalah hal yang semestinya menginspirasi kita semua. Tuhan sudah melakukan yang terbaik bagi kita. Kasih dan karya-Nya yang terbesar dalam hidup kita pun telah dibuktikan-Nya di atas kayu salib. Ketika kita menyadari bahwa itu adalah hal yang luar biasa, tentu kita akan melakukan apa pun bagi-Nya. Terlebih lagi hanya mengangkat tangan saat kita memuji menyembahnya, dalam ibadah maupun Pondok Daud. Lakukanlah dengan senang hati dan rela hati, maka hati Tuhan akan disenangkan. Kita pun akan melihat karya Tuhan dinyatakan lebih lagi dalam hidup kita. Kita akan dibawa naik ke level yang lebih tinggi lagi. Besarnya ekspresi kasih sayang Tuhan akan terus terjadi tanpa berhenti dalam diri kita.

RENUNGAN
Saat kita MENGANGKAT TANGAN karena hati kita MEMUJA dan MENGAKUI Tuhanlah Allah yang berkuasa atas hidup kita, HATI-NYA DISUKAKAN.

APLIKASI
1. Sudahkan Anda mengangkat tangan ketika memuji menyembah Tuhan?
2. Menurut Anda, apakah artinya mengangkat tangan ketika memuji menyembah Tuhan?
3. Bagaimana Anda dapat mengekspresikan hati Anda lebih lagi saat menyembah Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih atas kebaikan yang senantiasa Engkau berikan dalam hidup kami. Kami mengakui, dalam segala situasi, Engkaulah yang mengendalikan hidup kami. Hidup kami aman dalam-Mu dan apa pun yang terjadi, semua itu Engkau izinkan untuk menyatakan karya-Mu yang indah dalam hidup kami. Terima kasih, Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”