MENGELOLA DENGAN BIJAK DAN MENGEMBANGKAN APA YANG TELAH TUHAN PERCAYAKAN

RHEMA HARI INI

Amsal 10:1 Amsal-amsal Salomo. Anak yang bijak mendatangkan sukacita kepada ayahnya, tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya.

Adalah sebuah hal yang biasa terjadi, namun bukan berarti sebuah kepastian, bahwa seorang anak yang mendapat warisan usaha dari orangtuanya, tidak akan sesukses orang tuanya. Sebab apa yang diperoleh dengan mudah dan tanpa perjuangan, membuat anak itu kurang ulet dan gigih dalam mengelolanya. Kita mungkin pernah mendengar bahwa di tangan keturunan yang kesekian, bisnis keluarga mengalami kemerosotan besar bahkan kebangkrutan. Meski demikian, tidak sedikit pula yang justru semakin sukses dan besar di tangan anak-anaknya. Dengan ilmu yang mereka miliki dan kemajuan dunia internet, anak-anak bisa semakin mengembangkan bisnis keluarga menjadi semakin besar bahkan mendunia.

Dalam Alkitab ada disebutkan kisah tentang si anak bungsu yang menghamburkan harta ayahnya dengan sangat tidak bijak. Seharusnya dengan harta sebanyak itu, bisa digunakan untuk modal kerja, investasi atau membuka sebuah usaha. Namun akhirnya uang itu habis begitu saja. Bisa kita banyangkan jika kita ada di posisi sang ayah, tentu kita akan kecewa dan berduka. Susah payah kita mengumpulkan harta dengan tujuan agar bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi anak kita, ternyata di buang dengan sia-sia.

Sebagai anak, mari kita gunakan uang dengan bijaksana. Baik itu uang yang kita peroleh dari jerih payah sendiri atau terlebih lagi uang pemberian orang tua kita. Justru ada tanggung jawab yang lebih besar jika itu adalah sebuah pemberian yang dipercayakan kepada kita. Jangan sampai kita menyia-nyiakannya untuk sesuatu yang tidak berguna. Ingatlah pesan firman Tuhan bahwa anak yang bijak membawa sukacita bagi orangtuanya, sebaliknya anak yang bebal mendatangkan dukacita bagi keluarga. Seperti seorang hamba yang baik, sebagai anak kita juga harus bisa mengelola bahkan mengembangkan keuangan, pekerjaan, talenta atau apapun yang sudah Tuhan percayakan kepada kita.

RENUNGAN

Anak yang BIJAK akan MENGELOLA dan MENGEMBANGKAN apa yang dipercayakan TUHAN.

APLIKASI

1. Bagaimana sebagai anak yang bijak Anda mengelola dan mengembangkan apa yang telah Tuhan percayakan pada Anda?
2. Sudahkah Anda merasa puas dengan apa yang telah Anda lakukan? Mengapa demikian?
3. Apa komitmen Anda untuk bisa lebih baik lagi dalam mengelola dan mengembangkan apa telah yang dipercayakan Tuhan pada Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, terima kasih atas semua yang telah Kau percayakan pada kami. Ajarkan kami untuk dapat mengelola dan mengembangkannya dengan hikmat dan pengurapan ilahi. Supaya nama-Mu semakin dipermuliakan melalui hidup kami. Terima kasih Bapa. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!