Mengerjakan Mujizat Untuk Keselamatan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yesaya 49:1-26

RHEMA HARI INI
Yesaya 49:6 Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”

Coba Anda perhatikan sebelum suatu produk semisal handphone keluaran terbaru akan dijual, seringkali diadakan suatu acara yang megah untuk memperkenalkan produk tersebut yang kebanyakan dihadiri oleh kalangan wartawan dengan tujuan berita tentang keunggulan produk tersebut akan tersebar dengan masif ke masyarakat sehingga tertarik untuk membelinya. Demikian juga Tuhan ingin agar kita sebagai anak-anakNya yang telah diberi-Nya kuasa, bisa mengerjakan mujizat di hadapan dunia ini, agar semakin banyak jiwa diselamatkan.

Sama seperti Tuhan memanggil Musa dan mengutus Musa untuk menyelamatkan orang Israel, demikian pula kita dipanggil Tuhan dan diutus Tuhan untuk menyelamatkan orang-orang di sekeliling kita. Dan Tuhan tahu untuk kita bisa menjadi saksi Kristus dan menjalankan Amanat Agung Allah, maka kita membutuhkan mujizat. Jadi kuasa mengadakan mujizat diberikan kepada kita bukan untuk pamer, bukan untuk sombong atau bergaya, tetapi kuasa itu diberikan supaya kita bisa menjadi saksi Kristus.

Percayalah bahwa mujizat telah diserahkan ke dalam tangan kita! Artinya kuasa untuk melakukan mujizat sudah Tuhan berikan melalui Roh Kudus yang ada dalam diri kita. Katakan dengan penuh iman: kuasa untuk melakukan mujizat sudah aku terima dalam nama Tuhan Yesus! Kuasa untuk melakukan mujizat sudah ada di tangan kita! Mari kita tangkap isi hati Tuhan ini. Tuhan rindu sebanyak mungkin jiwa diselamatkan sama seperti Tuhan rindu bangsa Israel bebas dari perbudakan Mesir. Tetapi untuk melakukannya, maka dibutuhkan demonstrasi mujizat besar-besaran. Dan Tuhan mau pakai kita jadi agen sorga dalam hal mengadakan mujizat sehingga semua mata yang melihat percaya kepada-Nya dan great harvest sungguh-sungguh terjadi.

RENUNGAN
Tuhan ingin kuasa untuk MENGERJAKAN MUJIZAT yang Dia berikan, kita perbuat di depan dunia ini, agar semakin BANYAK JIWA DISELAMATKAN.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda memiliki iman bahwa setiap anak Tuhan memiliki kuasa untuk mengerjakan mujizat?
2. Adakah yang menghalangi Anda untuk percaya Tuhan akan memakai hidup Anda untuk mengerjakan mujizat? Sebutkan.
3. Adakah di sekeliling Anda yang Tuhan ingatkan agar Anda bersaksi dan mengerjakan mujizat atasnya?

DOA HARI INI
“Tuhan urapilah kami agar kami memiliki mata iman untuk dapat percaya bahwa kami dilahirkan dengan kuasa untuk mengerjakan mujizat sehingga melalui hidup kami mujizat dinyatakan di depan mata dunia dan membawa jiwa diselamatkan. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.