Menjauhi Tuhan Berarti Menjauhi Kasih Karunia-Nya

BACAAN HARI INI
Amsal 8:1-36

RHEMA HARI INI
Amsal 8:35-36 Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan akan dia. Tetapi siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang yang membenci aku, mencintai maut.”

Kurniawan adalah siswa pindahan dari luar kota. Ayahnya sudah lama meninggal dunia, sementara ibunya bekerja sebagai seorang perawat. Kurniawan tinggal di sebuah kos pelajar. Karena kesibukan ibunya yang harus berjuang sendiri sepeninggal suaminya, ibunya tidak punya waktu untuk memberikan perhatian dan santapan rohani bagi anaknya, Kurniawan. Kurniawan tumbuh sebagai seorang anak yang kering kerohaniannya. Ia suka bicara kotor, kasar dan sering terlibat perkelahian dan tindak kekerasan. Sulit baginya untuk menjalin pertemanan dengan predikatnya sebagai biang kerok. Nilai-nilai pelajarannya tak pernah memuaskan, bahkan kepindahannya pun karena sekolahnya yang lama tidak menerimanya bersekolah disana lagi.

Suatu hari, Kurniawan tengah mengejek dua teman sekelasnya yang sedang membuat janji untuk ke gereja bersama. Apa bagusnya pergi ke gereja, apa tidak ada tempat lain yang lebih menarik? Salah satu temannya itu kemudian malah menantangnya untuk ikut mereka ke gereja. Karena merasa ditantang, Kurniawan pun menyanggupinya. Tak pernah ia sangka, saat ia datang, Tuhan berkenan menjamah hatinya. Ia yang terkenal sangar, menangis tersedu-sedu seperti anak kecil. Titik balik kehidupan Kurniawan pun dimulai. Kini tak ada lagi Kurniawan yang suka membuat onar, ia terus bertumbuh dalam karakter, dan prestasinya meningkat tajam seiring dengan pertobatannya.

Setiap kita tentunya ingin hidup dalam limpahan kasih karunia dan anugerah Tuhan. Sebab hidup dalam anugerah membuat apapun yang kita kerjakan membuahkan hasil yang memuaskan. Dalam Amsal 8:35-36 dikatakan, barangsiapa ingin mendapatkan hidup dan perkenananan Tuhan, maka ia harus mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh. Siapa mendapatkan Tuhan, ia juga mendapatkan kasih karunia dan anugerah Tuhan. Tuhan kita setia, Dia itu tetap tak pernah berubah dari dulu sampai selamanya, kita lah yang seringkali menjauh dari kasih karunia-Nya. Kita sendiri yang akan rugi jika jauh dari-Nya. Jadi jangan pernah berpikir untuk menjauh dari gereja, komsel, Alkitab dan pelayanan kita. Mari kita makin mendekat dan makin mencari Tuhan. Kita akan makin bertumbuh dalam anugerah-Nya dan semua yang baik akan datang dengan sendirinya dalam hidup kita.

RENUNGAN
Teruslah MENDEKAT KEPADA TUHAN, sebab ketika kita MENJAUHI-NYA, kita juga MENJAUHI KASIH KARUNIA TUHAN.

APLIKASI
1.    Bagaimana kondisi Anda saat ini, sedang ingin menjauhi Tuhan atau sebaliknya? Apa alasannya?
2.    Apa perbedaan yang Anda rasakan saat dekat Tuhan dengan saat Anda menjauhi-Nya?
3.    Komitmen apa yang Anda buat untuk makin dekat dan makin mencari Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
Ya Bapa di Sorga, terima kasih atas semua anugerah dan kasih karunia-Mu. Kami mau terus mendekat kepada Engkau, sebab kami tahu hanya di dalam Engkau, kami mendapatkan kasih karunia. Ajar kami untuk terus setia dan melekat kepada-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.