Menuai Apa Yang Ditabur

BACAAN HARI INI
Galatia 6:1-10

RHEMA HARI INI
Galatia 6:7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Seorang petani jagung mengerti bahwa ketika ia menanam benih jagung, maka pada musim panen ia akan mendapatkan panen jagung, bukan gandum. Seorang petani gandum mengerti bahwa ketika ia menanam benih gandum, maka pada musim panen ia akan mendapatkan panen gandum, bukan jagung.

Anda dan saya sangat mengerti logika diatas. Namun, ada kalanya Anda dan saya gagal dalam prakteknya. Ya, hal yang lumrah, karena praktek selalu lebih sulit dibandingkan dengan teori. Tidak heran seringkali kita dengar, “Kenapa anakku nakal sekali?!” atau “Kenapa prestasiku di sekolah tidak bagus?!” dengan nada-nada gerutuan bercampur kesal, sedih, kecewa, dan lain-lain. Entah kecewa pada diri sendiri, orang lain, atau mungkin kecewa pada Tuhan. Lalu, yang terakhir, “Kenapa Tuhan tidak menjawab doaku?!” Nah pastilah kalimat yang terakhir ini paling sering kita dengar, atau bahkan mungkin pernah terucap dari mulut kita.

Jika Anda pernah melontarkan kalimat-kalimat diatas. Mungkin satu hal sederhana perlu Anda lakukan hari ini. Buatlah daftar taburan, baik itu taburan dalam keuangan, tindakan, talenta, bahkan perkataan Anda. Jika Anda berkata, “Kenapa anakku nakal sekali?!” Mungkin selama ini Anda menaburkan kata-kata kasar untuk anak Anda, atau Anda jarang memperhatikannya? Jika Anda berkata, “Kenapa prestasiku di sekolah tidak bagus?!” Mungkin selama ini Anda terlalu sibuk dengan kegiatan-kegiatan lain yang membuat Anda jarang belajar? Jelas saja prestasi Anda di sekolah tidak meningkat.

Tuhan selalu menjawab doa dari anak-anak-Nya. Jika Anda bertanya, “Kenapa Tuhan tidak menjawab doaku?!” ditambah dengan kekecewaan mendalam pada Tuhan, hari ini, Anda perlu cek hidup Anda. Tuhan mungkin sedang tersenyum melihat hidup Anda saat ini. Ibarat petani jagung yang menanam benih gandum tapi tetap mengharapkan panen jagung, ditambah gerutuan karena yang dilihatnya hanyalah gandum. Sebuah hal yang konyol namun seringkali kita lakukan dalam hidup ini. Ya, itulah hidup manusia.

Lalu, yang terakhir, jangan pernah lupa untuk taburkan hidup Anda untuk jiwa-jiwa. Mengapa menabur untuk jiwa-jiwa sangat penting? Karena Tuhan Yesus datang ke dunia untuk menaburkan hidupnya untuk jiwa-jiwa. Jika tidak demikian, Anda dan saya tidak akan memiliki hidup seperti sekarang ini. Taburkan hidup Anda seperti Tuhan Yesus. Selamatkan minimal 1 jiwa setiap bulannya untuk Tuhan dan lihatlah ketika Anda taburkan hidup Anda untuk jiwa-jiwa, keajaiban-keajaiban yang tak terbilang banyaknya akan datang pada hidup Anda. Tuhan Yesus memberkati.

RENUNGAN
Kita hanya dapat MENUAI apa yang kita TABUR.

APLIKASI
1. Apa yang Anda pahami dari prinsip hukum tabur tuai dalam renungan diatas ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa dalam nama Yesus, kami bersyukur bahwa kami mengerti satu prinsip dalam menabur hari ini. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Bilangan 9-11
Kisah Para Rasul 5:26-42