Mujizat Keselamatan Jiwa

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Wahyu 7:9-17

RHEMA HARI INI
Wahyu 7:9-10 9 Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. 10 Dan dengan suara nyaring mereka berseru: “Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!”

Kita sangat bersyukur karena Tuhan sudah bawa kita masuk dalam berbagai macam dimensi mujizat. Dan kita sendiri menjadi saksi betapa Tuhan mengerjakan begitu banyak mujizat yang spektakuler di tengah-tengah kita. Mujizat-mujizat ini akan terus berlangsung dalam skala yang lebih masif dan lebih besar lagi sampai gereja kita lebih lagi menjadi berkat bagi kota, bangsa Indonesia bahkan sampai level bangsa-bangsa!

Mujizat berikutnya yang mau Tuhan kerjakan adalah Mujizat Selamatkan Jiwa. Orang-orang yang tidak pernah bersaksi, tidak pernah menceritakan tentang Yesus, tidak pernah memimpin 1 orangpun untuk terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat; akan mengalami mujizat yang spektakuler: 1 orang menyelamatkan 7 jiwa, 1 orang menyelamatkan 12 jiwa, 1 orang dipakai untuk membawa pertobatan untuk seisi keluarganya, 1 orang dipakai Tuhan untuk membawa teman-teman di kantornya ke gereja, 1 orang akan dipakai Tuhan untuk membawa revival di kota dan bangsanya. Inilah Mujizat Selamatkan Jiwa yang Tuhan mau kerjakan di tengah-tengah kita sehingga terjadi banjir jiwa-jiwa.

Jadilah bagian dari Mujizat Selamatkan Jiwa dan dipakai Tuhan untuk kegerakan banjir jiwa-jiwa ini. Ikutilah seri baru kotbah bulan Agustus “The Miracle of Soul Winning” atau “Mujizat Selamatkan Jiwa” dengan sesi pertama yang berjudul: “The Hunger For Soul Winning” atau “Kelaparan Roh Untuk Selamatkan Jiwa.” Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv Bagikan link ini kepada kerabat, kenalan, atau keluarga Anda sehingga mereka juga bisa diberkati.

RENUNGAN
JADILAH BAGIAN dari MUJIZAT SELAMATKAN JIWA yang dahsyat yang akan dikerjakan Tuhan di tengah-tengah kita.

APLIKASI
1. Selidiki, apakah Anda memiliki kerinduan supaya jiwa-jiwa diselamatkan?
2. Mengapa harus banyak jiwa yang diselamatkan?
3. Bagaimana komitmen Anda supaya Anda bisa terlibat dalam penuaian jiwa besar-besaran ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami rinduk masuk dalam kegerakan-MU dala penuaian jiwa besar-besaran di akhir jaman ini. Pakailah hidup kami Tuhan, jadikan kami saksi-MU dimanapun kami Engkau tempatkan. Biarlah kerinduan-Mu akan jiwa-jia diselamatkan juga menjadi kerinduan di dalam hati kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.