Nubuatkan Sesuai Rencana Tuhan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 18:

RHEMA HARI INI
Matius 18:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.

Johny tinggal di sebuah daerah di Pasifik Selatan, dimana semua orang di sekitarnya seolah-olah selalu meremehkannya. Namun, tatkala waktunya tiba baginya untuk mencari seorang isteri, banyak orang menggelengkan kepala karena tidak percaya. Biasanya seorang pria disana mendapat isteri dengan membayar ayah si wanita dengan ternak, empat sampai enam sapi dianggap sebagai harga yang tinggi. Namun Johny memilih seorang wanita muda yang biasa-biasa saja, bertubuh kurus, berjalan dengan bahu membungkuk dan kepala tertunduk, dan wanita itu sangat pemalu. Namun Johny memberikan kepada ayah sang wanita delapan ekor sapi untuk meminangnya. Banyak orang mentertawakan Johny, dan menganggap ayah wanita itu meraih untung besar.

Beberapa bulan kemudian, seorang kerabat yang mendengar kisah gadis delapan sapi ini datang mengunjungi Johny. Sewaktu ia menjumpai Johny dan isterinya, ia sangat terkejut. Ia tidak melihat wanita yang pemalu, kurus, bungkuk, dan berjalan menunduk, seperti yang sudah didengarnya, tapi yang dijumpainya adalah seorang wanita yang anggun, cantik dan penuh percaya diri. Melihat reaksi kerabatnya, Johny berkata, “Aku menginginkan isteri senilai delapan ekor sapi. Setiap hari aku berkata kepada istriku bahwa aku mencintainya, dan ia sangat berarti bagiku. Tidak perlu waktu lama, ia berubah menjadi wanita yang percaya diri dan dengan segera menjelma menjadi seorang istri yang berbeda.”

Keluarga kita adalah bagian dari Keluarga Allah. Tuhan tidak pernah menganggap kita sepele. Keluarga kita adalah keluarga yang dicintai Allah, dan kita sangatlah berarti bagi-Nya. Bukan dengan delapan ekor sapi Tuhan menebus kita, tetapi dengan darah-Nya yang mahal, dengan nyawa-Nya sendiri Tuhan mengambil kita menjadi bagian dari hidup-Nya. Dengan demikian, keluarga yang penuh berkat adalah hak bagi kita semua. Seburuk apapun keadaan keluarga Anda saat ini, percayalah bahwa Tuhan ingin memulihkan keadaan keluarga Anda. Nubuatkan bahwa keluarga kita adalah Keluarga Allah, keluarga yang sukses dan bahagia. Taburkan kasih Allah di tengah keluarga kita, perkatakan perkataan profetik setiap hari, ucapkan perkataan yang baik untuk keluarga kita, lakukan terus, terus, dan terus dengan konsisten. Dan nubuatan kita pasti akan digenapi, keluarga kita akan dipulihkan, mujizat akan terjadi, dan suasana sorga akan nyata dalam keluarga kita.

RENUNGAN
NUBUATKAN kondisi keluarga yang kita INGINKAN untuk terjadi, supaya hal itu SUNGGUH-SUNGGUH TERJADI.

APLIKASI
1. Apakah yang selama ini Anda perkatakan atas keluarga Anda? Apakah akibat yang dapat Anda lihat?
2. Mengapa perkataan profetik dapat mempengaruhi pemulihan keluarga Anda?
3. Perkataan profetik apa yang dapat Anda perkatakan atas kondisi kehidupan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih untuk pewahyuan-Mu tentang perkataan profetik. Mulai sekarang kami mau mulai berkata-kata yang baik atas keluarga kami. Kami percaya, adalah kehendak-Mu untuk melihat pemulihan terjadi dalam keluarga anak-anak-Mu, sehingga kemuliaan-Mu bisa semakin kami nyatakan kepada sekeliling kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.