Orang Benar Dikejar Berkat

BACAAN HARI INI
Amsal 3:1-35

RHEMA HARI INI
Amsal 3:33 Kutuk TUHAN ada di dalam rumah orang fasik, tetapi tempat kediaman orang benar diberkati-Nya.

Seorang tua yang sederhana memelihara seekor kuda putih yang sangat cantik. Banyak orang menginginkan kuda putih itu menjadi miliknya, bahkan termasuk rajanya sendiri. Harga yang sangat tinggi sudah terus-menerus ditawarkan kepada orang tua yang sederhana itu, tetapi orang tua itu tetap bersikukuh tidak mau menjual kuda putihnya itu. Sampai suatu hari, tiba-tiba kuda putih nan cantik dan gagah itu hilang! Semua penduduk desa mencemooh orang tua sederhana itu, “Orang tua bodoh, kuda yang bisa dijual dengan harga mahal malah dibiarkan hilang…! Pasti Tuhan mengutuk Anda dengan kemalangan.” Orang tua itu dengan tenang menjawab, “Jangan bicara terlalu cepat. Katakan saja bahwa kuda itu tidak berada di kandangnya, itu saja yang kita tahu, selebihnya adalah penilaian. Apakah hilangnya kuda saya itu berkat atau kutuk, tidak ada seorangpun yang tahu dan berhak menghakimi.” Limabelas hari kemudian, tiba-tiba kuda putih nan cantik milik orang tua sederhana itu kembali! Ia tidak hanya kembali, namun juga membawa sekitar selusin kuda liar bersamanya. Ketika anak laki-laki dari orang tua itu melatih kuda-kuda tersebut, ia terjatuh dari salah satu kuda dan kedua kakinya patah. Sekali lagi orang desa berkumpul di sekitar orang tua itu dan menilai, “Tidak usah kamu jelaskan, kami sudah tahu bahwa kuda-kuda itu sungguh kutukan dan bukan berkat!” Sekali lagi dengan tegas orang tua itu menjawab, “Apakah anakku patah kakinya itu berkat atau kutuk, kalian tidak berhak untuk menilainya!” Maka terjadilah 2 minggu kemudian negeri itu berperang dengan negeri tetangga. Semua anak muda di desa diminta untuk menjadi tentara. Hanya anak si orang tua tidak diminta karena ia sedang terluka. Sekali lagi orang berkumpul di sekitar orang tua itu sambil menangis dan berteriak karena anak-anak mereka sudah dipanggil untuk bertempur, sedikit sekali kemungkinan mereka akan kembali. Musuh sangat kuat dan perang itu akan dimenangkan musuh. Mereka mungkin tidak akan melihat anak-anak mereka kembali. Kali ini orang-orang sekampung berkata kepada orang tua itu, “Kamu benar pak tua, berkat atau kutuk tidak ada seorangpun yang berhak menghakimi. Bahkan kesusahan yang kami lihat terjadi dalam dirimupun, diubahkan Tuhan menjadi berkat bagi hidupmu. Sungguh, engkau orang yang sangat diberkati Tuhan!”
Orang yang hidup di bawah kutuk, apapun yang dikerjakannya pasti selalu gagal. Tetapi orang yang hidup di bawah berkat, maka apapun yang dikerjakannya selalu berhasil. Bahkan saat mengalami apa yang dianggap orang sebagai kutukpun, orang yang hidup di bawah berkat tetap akan mengalami berkat yang luar biasa dari Tuhan. Benarlah perkataan ini: “Orang benar dikejar berkat. Berkat selalu mengejar orang benar.”

Mungkin saudara bertanya, bagaimana kita bisa menjadi orang benar, sedangkan hidup saudara masih jatuh bangun dalam dosa? Berita baiknya adalah, pengorbanan serta penebusan Tuhan Yesuslah yang menjadikan kita orang benar, itu bukan usaha kita sendiri. Itu sebabnya, bagi saudara yang belum pernah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidupmu, ambillah langkah iman saudara hari ini juga, maka saudara akan dibenarkan dan menjadi orang benar yang selalu dikejar berkat!

RENUNGAN
Hidup dibawah KUTUK, apapun yang kita lakukan GAGAL. Hidup dibawah BERKAT, apa yang kita kerjakan BERHASIL dan memuliakan Tuhan.

APLIKASI
1. Bagaimana Anda merasakan hidup dibawah berkat Tuhan sebagai orang benar ?

DOA UNTUK HARI INI
Terimakasih Tuhan, karena karya-MU kami dibenarkan dan menjadi orang benar yang selalu dikejar berkat. Ajar kami untuk selalu menjadi berkat juga unuk orang lain. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Ulangan 17-20