Passion Untuk Selamatkan Jiwa-Jiwa

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
1 Yohanes 2:1-6

RHEMA HARI INI
1 Yohanes 2:6 Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.

Eno awalnya adalah seorang yang pasif. Dalam keluarganya, ia adalah anak yang tidak diperhatikan. Orangtuanya sibuk bekerja dan perbedaan usianya dengan kedua kakaknya terlalu jauh. Ia pun tumbuh menjadi pribadi yang sangat cuek. Tidak hanya dengan keluarganya saja, ia pun hampir tidak memiliki teman. Suatu hari, ketika Eno pulang dari kegiatan, ia mengendarai motor dan melewati sebuah gereja yang sedang mengadakan ibadah. Entah mengapa, meskipun ia dan keluarganya belum percaya Yesus, ia menyempatkan diri untuk masuk ke gereja dan ikut beribadah. Saat itulah, Eno mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan Yesus. Gambar dirinya dipulihkan, dan semua kepahitan hati Eno kepada keluarganya dipulihkan.

Semenjak itu, makin hari Eno makin intim dengan Tuhan. Ketika tinggal dalam Tuhan, Eno pun mulai berubah. Ia ingin keluarganya juga mengalami kasih Tuhan seperti yang ia alami. Ia pun mulai mendekati kedua orangtua dan kakak-kakaknya. Eno yang semula angkuh dan cuek, kini menjadi hangat dan penuh kasih. Perubahannya itu menjadi berkat untuk keluarganya. Akhirnya kedua orangtua dan kakak-kakaknya membuka hati dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi mereka.

Seperti ranting yang melekat pada pokoknya, ketika kita semakin melekat kepada Tuhan, apa yang ada dalam diri-Nya pun mengalir ke dalam hati, diri, dan hidup kita. Kasih-Nya dan kerinduan-Nya akan jiwa-jiwa tidak bisa tidak memenuhi hati kita. Menjadi bagian dari hidup kita. Satu hal yang perlu kita sadari, kita sudah berada di tengah-tengah musim berbuah lebat. Musim saat jiwa-jiwa siap dipanen bagi Kerajaan Allah. Kalau kita mau terlibat dalam kegerakan besar yang Tuhan kerjakan, tinggallah di dalam-Nya. Kita pun akan menerima semua passion, keberanian, hikmat, dan kuasa Tuhan untuk menjadikan kita pemenang jiwa yang efektif. Ya, Tuhan sendiri yang akan memperlengkapi kita, sehingga kita bisa terlibat dalam mujizat selamatkan jiwa yang Dia adakan.

RENUNGAN
TINGGAL DALAM TUHAN berarti kita juga memiliki PASSION untuk SELAMATKAN JIWA-JIWA.

APLIKASI
1. Apa kaitannya tinggal dalam Tuhan dengan passion untuk selamatkan jiwa?
2. Apa yang akan Anda lakukan untuk bisa memiliki passion tersebut?
3. Ketika mengetahui kebenaran ini, apa komitmen Anda untuk terus bisa lebih dekat dengan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah memberikan kami passion, keberanian, hikmat, dan juga kuasa yang Kau miliki untuk menjangkau jiwa-jiwa. Kami rindu untuk bisa menyalurkan isi hati-Mu untuk teman-teman kami yang belum mengenal Engkau. Semua itu hanya untuk lebih memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.