PASTIKAN YANG KITA MILIKI ADALAH IMAN, BUKAN KERAGUAN

RHEMA HARI INI

Yakobus 1:6-7 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.

Kita tentu sudah sering mendengar kisah Petrus yang berjalan di atas air. Saat itu para murid sedang berada dalam sebuah perahu ketika badai besar datang dan membuat perahu mereka hampir tenggelam. Di tengah badai itulah para murid menyaksikan Yesus berjalan di atas air menghampiri mereka. Petrus dengan berani meminta kepada Yesus supaya ia pun bisa melakukan hal yang sama. Dengan berani pula, ia akhirnya melangkahkan kaki keluar dari perahu. Selangkah, dua langkah, Petrus bisa melakukannya. Tetapi ketika dirasakannya besarnya tiupan angin dan gelombang laut, imannya menjadi goyah. Petrus akhirnya terjatuh dan mulai tenggelam. Yesus pun mengulurkan tangan untuk menolongnya di sertai dengan sebuah teguran, mengapa ia kurang percaya dan bimbang sehingga imannya runtuh di tengah jalan.

Berbeda dengan Abraham yang diminta Tuhan untuk memberikan anaknya sebagai korban persembahan kepada Tuhan. Kita bisa membayangkan apa yang dirasakan oleh Abraham saat itu. Tetapi Abraham tetap melangkah maju dan mengerjakan apa yang Tuhan minta tanpa keraguan sedikitpun. Imannya tetap teguh meskipun hal itu sama sekali tidak masuk akal. Dan di satu titik, ketika imannya kepada Tuhan sudah terbukti, Tuhan sendiri yang turun tangan menyelamatkan Ishak. Sebagai upahnya, Abraham mendapatkan janji Tuhan yang sangat besar bagi dirinya dan juga keturunannya. Sungguh luar biasa.

Saat ini, mungkin kita sedang diperhadapkan pada sebuah situasi seperti Petrus. Dimana kita berjuang mempertahankan iman di tengah situasi yang nampaknya sangat mustahil. Atau mungkin sedang menghadapi sebuah tantangan iman seperti Abraham. Tuhan meminta kita mengorbankan sesuatu yang sangat berharga bagi kita untuk diri-Nya. Apapun itu, jangan pernah menyerah di tengah jalan. Pastikan yang ada di dalam hati kita adalah iman, bukan keraguan. Sebab sedikit saja keraguan, bisa membuat kita kehilangan mujizat dan terobosan besar yang sudah Tuhan sediakan. Arahkan pandangan kita hanya pada Yesus dan bukan pada penghalang. Maka semakin hari kita akan semakin kuat, lebih kuat dari pada sebelumnya. Haleluya!

RENUNGAN

Pastikanlah yang ada dalam hati kita adalah IMAN, BUKAN KERAGUAN.

APLIKASI

1. Manakah yang lebih sering Anda rasakan hari-hari ini? Iman ataukah keraguan?
2. Dalam hal apakah keraguan biasanya muncul mengalahkan iman Anda?
3. Bagaimana Anda akan mengatasinya dan memperkuat iman Anda kepada Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Roh Kudus, kami tahu bahwa kuasa-Mu sudah dicurahkan bagi kami yang percaya kepada-Mu. Dan sekarang bagian kami untuk terus menguatkan iman percaya kami kepada-Mu, sehingga langkah kaki kami tidak goyah meskipun badai terus ada di sekeliling kami. Kami tahu, kami berjalan bersama Allah yang hidup dan tidak ada yang mustahil di dalam Engkau. Didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!